Holla kalo kemarin sudah dengan kapal dan kereta yang terbilang mudah, kalian cukup beli tiket dan langsung bisa naik. Kali ini Tiara akan menceritakan bagaimana dengan menggunakan bis reguler maupun menggunakan bis khusus untuk pariwisata di Jepang ataupun bis unik yang bisa kita jadikan pertimbangan saat akan liburan!


Oke untuk yang pertama dimulai dari menggunakan bis secara reguler, 
meskipun tidak sebanyak dan secepat kerta, Jepang khususnya daerah yang masih susah kereta memiliki rute bus yang cukup mudah kita ikuti dan mengerti,

sumber tertera

Pertama, disetiap halte memiliki jam waktu datang dan keberangkatannya. Ini cukup akurat dan biasanya akan banyak anak kecil, jadi jangan kaget kalau seandainya kalian menemukan banyak anak-anak yang naik bus sendirian ya! 


Nah nantinya didalam bus akan ada sebuah box yang mengeluarkan sejenis tiket (khusus bagi kalian yang tidak memiliki kartu), nantinya tiket tersebut akan mencetak nomer bus yang kalian naiki berserta dengan tanggal nya. 


Selanjutnya kalian bisa memantau tarif bus itu dari papan yang seperti ini didepan, disana tertulis harga untuk setiap halte bus yang kalian lewati, kira-kira akan menghabiskan berapa yen, nah disana kalian bisa langsung membayar ke dekat supir sesuai nominalnya (uang pas), kalau seandainya kalian engga punya, nanti ada mesin yang bisa menukarkan uang kecil jadi kita lebih mudah.
 Tapi kalau menurut aku pribadi memang enak menggunakan kereta aja, ini hanya menjadi alternatif semata.

Nah berikutnya aku akan menceritakan menggunakan bus secara khusus, 

1. Bus Limosin dari Bandara

Nah kalau misalnya kalian ke Jepang, ada 2 bandara Interntional yang mungkin kalian naiki, yaitu Narita maupun Haneda. Sayangnya dari sana engga ada Tokyo Metro yang bisa kita naiki, jadi kalau JR pass atau Japan Rail Pass kita habis atau memang engga punya, kita bisa menggunakan Airport Limousine untuk ke Tokyo sebelum melanjutkan ke rute selanjutnya. 

sumber supervaluetours

Pertama kalian harus beli tiketnya dulu disini, tapi sering kali kalau beli di konter cenderung antri panjang dan lama, jadi mending beli dulu HIS Travel, untuk sekali perjalanan harga nya mulai dari 80.000, itu lumayan murah banget dibanding kita naik mobil elf anter jemput, kemarin aku naik itu karena JR pass aku abis, dan itu bisa sampe 650.000/orang 

sumber keywordsuggest 

Nanti setelah beli itu, kalian bisa langsung ke halte kalian masing-masing dan tinggal menunggu dengan tenang deh! Perjalanan memakan waktu 20-90 menit tergantung jaraknya. 
Hal yang paling enaknya lagi, mereka melakukan beberapa pemberhentian di hotel-hotel besar di Tokyo, jadi kalian bisa dengan nyaman langsung sampai hotel tujuan tanpa harus repot turun naikin bagasi hohoho


 2. Willer Express : Bus Starfighter Tour 

Nah kalau yang berikutnya kita akan naik  Starfighter Tour Bus, yang membawa kita keliling Jepang menggunakan bus tak biasa! Kenapa soalnya bus yang ini memiliki konsep luar angkasa <3

 

Bus yang satu ini memang terlihat biasa aja kalo dari luar, tapi pas bagian dalemnya kalian akan kaget deh, bus yang memiliki tujuan sama pada bus umum nya, ini berfungsi untuk mengantarkan kita dari satu tujuan ke tujuan selanjutnya, cuma dengan konsep yang engga biasa. 



Mereka memberikan sensasi luar angkasa, lengkap dengan pemandangan dan game yang bisa kita nikmati sebagai misi kita dalam perjalan sebelum sampai tempat tujuan. 


Dengan tempat duduk berkapasitas hingga 25 orang, tempat ini didesign dengan cukup nyaman dan dilengkapi monitor bagi setiap penumpangnya! Jadi seru banget deh. 


sumber gambar theawesomer & tourismattraction 

Untuk harga nya sendiri dimulai dari 2.3000 yen, tergantung pada paket apa yang kita ambil. 



Nah itu dulu kali ya? Next time akan aku ceritain perjalanan lainnya yang bisa jadi opsi liburan yang seru buat kalian! <3



HISGO 

HIS 

JR PASS 
http://bit.ly/hisgojrpas

Oh ya jangan lupa cek 
BEAUTYNESIA.ID

 http://www.beautynesia.id/

untuk trend kecantikan dan khas perempuan jepang yang update ya <3




Allooohhaaa <3 

Hari ini aku akan menuliskan sebuah kisah, 
jadi kalian lebih suka bad news before good news atau good news before bad news? Ahahahah, aku tipe anak yang suka menuliskan hal buruk sebelum kebahagiaan tentang hal baik. Jadi mari kita mulai review kali ini dengan membahas produk Avène yang kemarin aku dapat dari kolaborasi dengan Clozette Indonesia <3 

Okeh, hal partama yang aku gemes sama si Avène  ini adalah karena produk mereka susah banget dibedain satu sama lain, semuanya hanya didominasi warna putih atau orange, jadi kalian harus jeli banget untuk melihat apa yang kalian beli, nah pertama akan aku bahas dari 


1. Avène Cold lip balm Rp. 123/180k

yes, seperti yang kalian baca ini adalah Lip Balm dari Avène yang memiliki keistimewaan bahwa ia akan terasa dingin ketika kita aplikasikan, to be honest, aku engga bisa merasakan dingin dari si lipbalm ini. Produk ini punya kemasan yang simple tapi solid, jadi bahannya engga akan jatoh terus pecah gitu, nah badan si lip balm ini sendiri kaya akan informasi produk yang kalian mungkin ingin kepo, sayangnya kebanyakan masih pake bahasa Prancis karena asalnya sendiri memang dari sana. 

Dibawahnya ada tulisan kapan expired date nya, kemudian ada bahan dan kandungan maupun alamat si kantor Avène  yang ada di Prancis nunjauh disana. 
Dari segi texture aku bisa bilang ini engga mirip sama apa apa, awalnya dia ngasih kesan 'balm' yang lengket namun kemudian dia bertahan di tingkatan melembapkan tapi bikin smooth yang mengarah ke kering tapi engga kering, aku pikir itu karena kandungan BeesWax, yang ditahan oleh Sea Butter. Jadi keduanya memiliki fungsi yang sama tapi Sea Butter lebih mahal, mungkin karena itu keduanya dicampur, disini juga ada Mineral Oil yang aku kurang favorite sih tapi beberapa kandungannya kemudian mengarah pada natural ingredients. 




2.  Thermal Spring Water Spray 50ml Rp. 118.000

TER-FA-MO-US Mungkin sebenernya aku pun bingung kenapa ada produk ini dalam list, siapa sih yang engga familiar dengan produk spray lenderasi ini, yang membuat orang berlomba-lomba untuk membuat air ajaib yang dapat menyembuhkan. Well, this is the one of oldest, alias yang menjadi salah satu pionernya. Aku inget banget dulu dokter ku langsung nyuruh aku beli ini sehabis dia dapet presentasi dari Avène soal produk ini.  

Sudah ada sejak 1736 produk ini terkenal banget diseluruh dunia. 
Terapi pengobatan menggunakan ATSW ( Avène Thermal Spring Water ) sudah ada sejak
jaman dahulu. Lebih dari 250 tahun, produk ini telah dikenal memiliki khasiat yang dapat
menenangkan (soothing) & melembutkan kulit yang sensitive.
Kandungannnya telah diketahui sejak abad ke-18. Berasal dari kaki gunung Cevennes, di
kedalaman Lembah Orb, bagian selatan Paris, Perancis. ATSW berasal dari air yang mengalir
dengan suhu konstan (25,6ᵒC), bebas dari kandungan mikroba, dan memiliki pH 7,5
(mendekati netral).

Kalau kalian beli produknya kalian juga bakalan tau cerita dan pabriknya yang cukup menarik untuk dibaca. Produk ini diaplikasikan 30 cm dari muka setelah cuci muka, setelah make up maupun saat make up, atau disaat saat kalian merasa kurang seger juga bisa.


 

Produk ini efektif banget untuk melembapkan muka, memberikan efek segar dan menjaga muka tetap ter-hidrasi dengan baik. Sayangnya aku kurang love sama produk ini karena partikle nya masih mikro yang menyababkan produk ini basah di wajah dan lama terserapnya, ketika produk lain sudah menawarkan nano yang lebih efficient. 

Kalau di aku sendiri efeknya adalah pori-pori aku jadi lebih naik keatas, kadang pori-pori kita jadi jebakan batman banget terlihat invisible padahal banyak kotoran didalamnya, tapi semenjak rutin pake ini rasanya pori-pori aku jadi engga se-dalem ini lagi dan lebih naik keatas jadi lebih sedikit kotoran yang ditampung. Jerawat ku yang lagi meradang juga jadi cepet kering somehow <3



3.  Mineral SPF 50 + 50ml Rp. 428.000

Last but the most favorite of them all <3 *insert tumbs up and hearts* 
Jadi ceritanya awalnya aku pun bingung, ini produk ya buat apa, wong tinggi banget SPF nya, 
I was huge fan of high SPF pas SMA di Cikarang, sekarang sih sudah biasa-biasa saja, malah aku engga pake karena kalo jerawatan harus terpapar sinar matahari katanya. 
Sampe seminggu ini masih terdiam di sudut rumah, okelah, akhirnya aku pake kemudian hari. 
Untuk mengetahui fakta bahwa produk ini lovely banget!

Okeh dari ketiga produk, hanya produk ini yang berada didalam box yang pas aku keluarin ada katalog panjanggggg banget isi nya soal banyak banget jenis sunblock yang si Avène punya, baik untuk anak-anak maupun dewasa, tapi sunblock ini sendiri bisa dipakai untuk anak-anak maupun dewasa sih, bahkan produk ini aman digunakan untuk mereka yang abis laser agar dapat terpapar sinar matahari (namun sebaiknya tetap dihindari ya).
Kandungan nya sendiri di claim non-chemical, sejujurnya aku belum familiar sih mungkin akan aku bahas di blog-post yang terpisah ya. 


Pas dibuka, bentuknya tube yang lagi-lagi di dominasi putih, tube nya sendiri berbentuk kerucut dengan bahan plastik dove yang cukup carry-able dan pocket-able alias gampang deh dibawa-bawa. Pas aku keluarin, aku kaget, texturenya light banget bahkan engga kaya sunblock cream pada umunya, dan memiliki warna yang cukup terang ke pinkish. 

Ternyata produk ini memang diformulasikan agar dapat menggantikan penggunaan make up seperti fondation maupun cream lainnya. Okelah, aku coba oles dan pake, pemakaiannya ada disini ya  


busyed putih banget awalnya, bahkan aku ngerasa annoying pada awalnya barulah menunggu sekitar 5-10 menit untuk kemudian produknya menyerap dan menyesuaikan warna kulit kita! Iya, dia bisa menyesuaikan waran kulit kita jadi engga perlu khawatir. 

Oke, aku awalnya akan mengira produk ini biasa aja sampai aku balik kampus sekitar jam 7an malem. Aku kuliah jam 7 pagi jadi itu di muka udah 12 jam lebih harusnya, aku ke toilet dan ngaca sambil cuci tangan dan menemukan fakta bahwa muka aku engga berminyak! Its amazing tho, soalnya aku selama ini engga doyan pake SPF tinggi karena yaitu, bikin minyakan juga dan malah butek tapi pake ini engga! Mukaku terlihat mendingan, engga buluk-buluk amat dan pastinya lebih seger. So, I do recommend this for you, bahkan dia bisa untuk renang karena water resistant. 

Overall aku in love sama Sunblocknya tapi aku baru pakai 2x, akan aku pakai lagi untuk coba tau apakah kira-kira ini akan komedogenic atau tidak, tapi sih diklaim tidak. So hopefully ini bisa membantu yang punya kulit sensitif ya.



Thank you clozette dan Avène Indonesia



disclimer : Produk diberikan pda saat acara, dalam penulisan ini tidak dibayar dan semua opini yang Tiara utarakan jujur tanpa melebih-lebihkan maupun menjatuhkan pihak manapun. 

Terimakasih <3 


Pss.. aku ada satu Avène Thermal Spring Water Spray! 
adakah yang mau coba? Kalau ada boleh komen disini dan follow instagram ku ya! <3 







Hollaaaa <3 
Jadi aku tuh akhir-akhir ini jarang upload karena lagi ujian plus muka aku engga bersahabat banget untuk review, tapi kali ini aku bakalan nge-review yang aku pikir engga pernah akan eksis di dunia ahahaha, yaitu penghilang bekas luka! 

Eits engga sembarang bekas luka, mulai dari bekas jerawat, bekas operasi bahkan bekas terbakar-pun dapat terbantu dengan laderma. Percaya kah gitu Tiara?

Enggalah! Aku akhirnya mencoba sendiri karena kepo, masa iya bisa menyembuhkan bekas luka?


Aku kepoin mulai dari perusahannya, yaitu PT. Interbat yang telah di-dirikan sejak tahun 1948 yang merupakan distributor maupun produsen farmasi  independen pertama di Indonesia. Berloasi di Sidoarjo, mereka telah mengeluarkan lebih dari 280 produk yang sudah tersebar dari sabang-marauke, kemudian di export sampai ke Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika. 





Nah produknya yang aku mau kenalkan adalah 


sebuah krim yang dapat memudarkan bekas luka, karena mereka sangat yakin bahwa banyak orang yang memiliki masalah tersebut sehingga terciptalah Laderma atas keyakinan mereka terkait kerusakan yang terjadi pada jaringan epidermis maupun lapisan dermis, meskipun tergantikan oleh jaringan yang baru namun kadang jaringan baru tersebut tidak dapat se-sempurna yang awal, dikarenakan beberapa faktor baik internal maupun external, seringkali hal ini disebabkan perawatan yang kurang maksimal, 

ada 3 kunci utama, yaitu hidrasi kulit, perlindungan kulit dan pemudaran bekas kulit. 

Hal yang tidak menyenangkan lainnya adalah karena dapat terciptanya Keloid, yaitu sebuah proses penyembuhan yang terlalu agresif menimbulkan jaringan yang tumbuh diarea luar, 
misalnya pada orang yang telah melakukan operasi, 


Biasanya orang tersebut akan mengdapati sebuah garis yang menonjol dan menyebabkan pemandangan tidak menyenangkan, terlebih bila tidak dirawat dengan baik dapat membuat garis kehitaman. 


Nah langsung aja kita berkenalan sama si kecil-kecil cabe rawit ini! 
Jadi produk Laderma sendiri bentuknya kecil banget, bahkan kaya lip gloss yang biasa aku bawa-bawa, dengan ukuran 8mL dan tube berbahan plastik, Laderma memiliki beberapa kandungan yang signifikan untuk mengatasi bekas luka kita.


Pertama, kita bahas dari si kemasan tube laderma nya.
Produk ini memiliki tutup yang runcing agar mudah dan terukur untuk mengeluarkan si 'krim'nya, karena krim nya sendiri bertexture light alias tidak seperti krim kebanyakan yang berbentuk salep tapi ini cenderung lebih seperti moisturizer, 




Kedua, kemasan box Laderma 
bahanya seperti box pada umumnya kecuali seluruh bagiannya cukup informatif terkait produk laderma ini sendiri, mereka tidak memberikan selembar kertas informasi seperti produk kebanyakan, mereka hanya memberikan sebuah info dan instruksinya pada kardus ini, jadi baiknya disimpan ya. 

Ladermas sendiri memiliki kandungan aktif vitamin C yang dapat mencerahkan bekas luka, Aloe Vera yang dapat menyembuhkan sekaligus memperbaiki texture kulit (yepsss its all famous thing you have been heard), Jojoba Oil yang dapat melembutkan kulit dan vitamin E yang dapat menambah elastis kulit. But itu cuma basic knowladge aku aja, ternyata mereka menggunakan Aruba Aloe Vera yang merupakan anti inflamasi yang mengurangi iritasi membuang sel kulit mati serta melindungi sel kulit baru dengan meningkatkan produksi kolagen yang mempercepat menyembuhan, dengan 100% Aruba Aloe Vera dari kepulauan karibia yang mempunyai konsentrasi akfti yang lebih tinggi, Jojoba oil membuat krim ini dapat menyerab dengan lebih cepat, melembapkan dan memperbaiki kulit, Vitamin C & E sebagai anti oksidan dan melindungi serta membantu memproduksi jaringan kulit baru yang lembut. 

Hal yang aku notice adalah produk laderma ini tanpa pewangi, tanpa silikon dan tidak memiliki dampak buruk jangka panjang. 


Sehinga hasilnya dapat dilihat seperti yang aku alami, dipostingan kemarin aku mau coba di wajah tapi karena lagi aktif jerawatnya aku engga pake dulu, jadi aku coba dibekas cacar aku yang ada di paha. Sebenernya emang engga kelihatan tapi gemes aja ada bintik yang cukup menganggu. 

Awalnya sekptis? banget! Aku masih engga percaya ada produk yang bisa menghilangkan bekas luka, apa lagi bekas aku engga bisa dibilang baru tapi udah hampir 2-3 tahun lalu. Ternyata, setelah aku pake beberapa minggu dengan penggunaan 2-3x sehari (iyeee tekun bener aye) hasilnya cukup membuat aku engga percaya. Bisa mengatasi bekas luka cacar aku yang notabennya itu kaya di coel gitu, kaya ada coek (?) nya dan lama lama bisa kaya membentuk jaringan baru dan naik keatas dan kemudian memudar! Memang sih belum sampe kaya normal but soon, I hope it will be good <3 

Yang aku rasakan adalah pas make ini kaya engga pake apa-apa, texture si krim yang aku bilang tadi light, berasa pake dan engga pake, terus aku oles aja, tapi dalam kondisi yang bersih ya.
Engga butuh waktu lama sampai produk ini terserap dengan baik. 


Aku coba ke luka yang lebih simple dan baru, yaitu bekas luka yang aku juga engga inget dapet dari mana.... kayaknya sih jatoh, dan ini dibawah lutut. ENGGA BANGET! Kan mau pake rok tengsin ya ada sebuah luka lama yang engga asik, akhirnya aku olesin aja tapi engga sesering si cacar tadi sih, tapi hasilnya cukup terlihat, kelaman luka itu memudar dengan texture yang lebih lembut. Yeay!! 
Mereka benar-benar bekerja sesuai dengan 3 tahapan yang baik, melembakan, melindungi dan menyamarkan bekas luka. 

Jadi cantik tanpa bekas luka, siapa takut? 

Super love banget sama si Laderma ini, tau kenapa super love?
Karena harganya bersahabat ahahahah :'D 
iya, untuk satu kemasan harga nya hanya Rp.95.000 percayalah ini 
harga krim yang paling murah yang ada di drugstore saat ini 
(now you know the reason) ahahahah tapi memang harus tekun ya untuk hasil maksimal,
semua orang dapat memiliki hasil yang berbeda-beda. 





Holla! 

(Sumber gambar: Yasufumi Nishi/JNTO) via Tripsto 

Kalo beberapa waktu lalu aku bilang liburan dengan menggunakan Kereta di Jepang, ternyata sebagai negara yang berada dekat dengan laut, mereka juga punya banyak pilihan untuk berwisata dengan Cruise ataupun Kapal loh. Di Jepang sendiri ada Tokyo Cruise yang membawa kita untuk menikmati pemandangan kota Jepang dalam beberapa jam, disana juga menawarkan paket untuk dinner dalam kapal. 

Ada beberapa tempat yang mungkin bisa jadi refrensi untuk kalian yang pengen mencoba menikmati liburan dengan kapal, kalau digambar tadi itu melalui Sumida River yang ada di Tokyo,




1. Odaiba- Tokyo Skytree cruise 2.000 - 11.000 yen
disin ada beberapa pilihan untuk perjalanan maupun kapal yang dinaikin, semakin komplit pilihan perjalannya tentu harga nya makin mahal. Biasnaya rute yang akan diambil melalui Rainbow Brige Odaiba, melewati pusat perbelanjaan, sungai Sumida dan berlabuh di Tokyo Skytree. Paling pas dinikmati pas musim panas, soalnya biasanya banyak kembang api nya hehehe, kalau kalian mau bisa reservasi atau booking dulu karena sering penuh.

2. Afternoon Tea Cruise  2.000 - 3.500 yen

Kalo yang ini buat yang pengen menikmati semilir angin dipantai ~ soalnya emmang khusus untuk minum teh ala Jepang (iya menggunakan teknik dan tradisi Jepang), yang nantinya akan dinikmati bersama kudapatn ringan kalian akan melewati Rainbow brige dan berkeliling sekitar Odaiba.


sumber : Hubjapan.io

4. All you can eat Cruise by Yakata Bune  mulai  4.500 yen

Nah yang ini juga engga kalah seru, kalian bisa menikmati makanan tradisional Jepang yaitu tsukishima monjayaki, jadi dia itu kaya okonomi yakit tapi isinya berbeda dan kita buat sendiri. 
Terus disana kita bisa menikmati indahnya Odaibda dan Tokyo brige. Disini juga ada 2 kategori, yaitu untuk makan siang dan makan malam, tapi sayangnya kalian harus nge-cek jadwalnya si kapal ini akan berlayar karena setiap bulan bisa beda-beda hehehe


sumber : See Japan


5. Hotaluna(Tokyo Cruise Ship) 1000-2000 yen

Kalau ini merupakan kapal yang dibuat oleh seorang anime master yaitu Leiji Matsumoto, dimana dia membuat kapal dengan model futuristic yang membuat penasaran banget sama isinya, untuk kapal ini sendiri memulai perjalanan dari Azumabashi Bridge di Asakusa dan berlabuh kemudian di Odaiba, dia melewati Sumidaga river dimana kita bisa menikmati perjalanan selama 2 jam-an kira-kira. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore aja. 
Selain kapal Hotaluna juga ada Himiko yang dibuat oleh Mr. Matsumoto loh, keren banget!
sumber : Kanpai Japan


6. The Cruise Club Tokyo (Lady Crystal) mulai dari 4000 yen

sumber Tokyo Go

Nah kalau ini yang pengen mencoba sensasi dunia malam dalem kapal bisa mencoba Tokyo night club cruise dimana kita bisa menikmati coktail, maupun minuman ringan diiringi dengan dinner with a view selama satu jam dalam Lady Crystal ini. Kapal ini mulai berlayar jam 21.30 dan bisa dimasuki anak-anak diatas 6 tahun juga loh, selama dalam pengawasan orang tua. 


Wah seru banget ya, pasti yang pengen ke Jepang jadi pengen nambahin wishlist yang satu ini deh! Untuk pergi kesana kalian bisa menggunakan Bus maupun Kereta. 


Untuk liburan kesana juga bisa menggunakan Online Travel agent seperti HIS, yang juga menawarkan penerbangan dan tiket murah ke Jepang loh, untuk info lengkap bisa klik disini 


HISGO 

HIS 

JR PASS 


Oh ya, buat ciwi ciwi, jangan lupa kalo kesana pake selalu tabir surya dan make up cetar soalnya semua kan instagram-able banget, untuk informasi seputar kecantikan khas Jepang bisa cek disini

BEAUTYNESIA.ID 








Holla lama tak jumpa, lagi sangat sangat jenuh untuk menulis ahahhaa, 
tapi karena aku bangga sama produk Indonesia, jadi akan aku tulis soal produk ini. 

Jadi sekitar seminggu lalu aku diundang ke acara Female Daily untuk datang ke acara mereka
bersama beberapa bloggers untuk mendapatkan edukasi dari si Natur ini, sayangnya aku 
engga ngerasa banyak dapet ilmu yang bisa dibagi ke kalian, akhirnya aku lebih banyak 
nanya langsung ke tim Natur soal produk ini.


Oke, langsung aja. 

Natur sendiri merupakan produk dari Indonesia yang sangat asli Indonesia ahahaha, 
soalnya kandungannyapun juga dari petani lokal, dengan teknologi yang berkembang dan maju. 
Sebenernya aku udah tau ini lama banget, bahkan dari sebelum aku lahir karena produk ini udah lama banget tapi satu yang pasti, aku engga suka sama bau nya dulu! :'

Natur udah jadi produk kesukaan mama dan ibunya jauh sebelum ada banyak MNC (ex. Unilever dst) dateng ke Indonesia, dan memang terbukti berhasil bekerja dengan baik, sayangnya aku suka sebel kalo rambut mama bau jamu gitu sampe akhirnya beliaupun ikut ganti sampo ahahaha.

Tapinya kemarin pas acara kita dikasih satu set dan diminta untuk review, sebenernya aku engga punya masalah hair loss atau rambut rontok, lebih ke rambut yang sekarang mulai kasar dan cepet minyakan tapi karena wajib aku mencoba selama beberapa hari menggunakan produk ini. 

As the result is~




Natur Sampo, 

produk ini salah satu main core dari sih produknya, soalnya dia efektif banget jauh sebelum ada conditioner ect, mama cuma pake ini dan tonic, yang memang bekerja dengan baik. 
Texture nya dari yang dulu sedikit berubah tapi masih serupa, yang dulu punya texture super light dengan warna coklat dengan busa yang engga terlalu banyak dan pastinya bau menyengat dari gingseng, tapi untungnya sekarang mereka pake bantuan teknologi korea untuk memberikan natural fragrance ke sampo mereka.  Hebatnya lagi, setelah aku bicara dengan Marketinya, 
beliau bilang kalau Natur meng-extract sendiri produk mereka jadi pasti terjamin, 

beda dengan kebanyakan produk diluar sana yang beli extract jadi, dan cuma di add's on.
Which is kalian bisa bandingin deh.


After use, aku ngerasa kepalaku bersih banget dan bahkan bisa bertahan untuk engga keramas sampai 3 hari. Kalau seandainya rambut aku engga di bleaching atau perming, its totally will be fine for me, sayangnya rambut aku jadi kasar bagian bawahnya, dan susah diatur tapi lumayan cepet kering.


Oh ya, berikutnya aku engga akan foto box-nya ya, soalnya info di badan kemasan dan box sama jadi aku engga post. 




Tonic! Its my favorite. 

Dari semua produk natur ini adalah yang paling bisa dipakai dan diterima oleh siapa saja, 
soalnya tonic nya ini meski masih ada hint gingseng tapi enak sekarang, masih sama kaya dulu dengan bentuk cair murni yang diaplikasikan langsung ke kulit kepala setengah kering, aku suka banget pake ini dan bisa dipake ke siapa aja buat mengencangkan akar rambut. I think its must have items for everyone, apa lagi kalau kalian pengen punya rambut panjang. Biasanya kalo lagi manjangin rambut kalian aan ngerasa lebih berat dan lebih cepet rontok.




Berikutnya conditioner, texture nya sebenernya sama aja kaya conditioner biasa, engga terlalu kental dan mudah diaplikasikan, cukup licin dan creamu. Sayangnya aku ngerasa produk ini useless dan engga membantu banyak untuk membuat rambut aku jadi lebih lembut, sebenernya dikit sih jadi engga keluar-keluar berantakan gitu tapi tetep aja! :' 




Nah ada maskernya, aku belum pake ahahaha, akan aku update kalo udah bisa pake dan ada waktunya. Huhehehehe sebenernya ada serum cuma aku belum pake, yang aku sadari adalah si serum ini produknya kaya vitamin oil bedanya engga se-lengket oil.




Nah ini adalah variasi tutup dari si Natur, hehehhe, beda semua dan bener-bener helpfull untuk mengaplikasikan produk secara maximal kecuali lagi-lagi si conditioner. Hhehehe
Apa lagi yang tonic, itu bantu banget untuk membuat rambut aku jadi lebih kencang.


Setelah pemakaian ini emang aku engga ngerasa rambut aku jadi rontok yang gimana-gimana tapi pasti susah pas nyisir bagian bawah jadi aku stop pake yang lain dan kasih amma cuma pake si tonic. Oh ya, buat yang suka hair styling bisa pake serum nya karena selain menjaga rambut dia juga bikin rambut terlihat sehat dan berkilau.


Masing-masing produk punya ukuran yang berbeda juga dan menurut aku itu bagus karena melengkapi satu sama lain <3 
Semua kemasannya berbahan plastik dan lumayan tipis, mungkin mereka lebih invest ke kandungan produknya ya, kecuali yang serum, itu satu-satunya yang dara 'berat' pas di pegang. Semuanya dalam ukuran sedang, engga ada yang gede banget atau ke kecilan.



Gitu aja kali ya? Kalian penasaran apa lagi? ahahhaa, tapi overall ini jauh lebih worth-it dibanding sampo yang cuma banyak busa ahahaha dan, percayalah lokal is better. 






Disclimer : Dalam penulisannya produk diberikan oleh Natur namun dalam penulisannya adalah wajib dari female daily tanpa berbayar, serta didalamnya memuat opini yang jujur tanpa sifat promosi/iklan, karena saya me-review bukan jualan *peace* 

You choose your own weapon to be beauty *kiss kiss* 

((kalo aku beli tonicnya)) 

((lah)) 



Jadi beberapa hari lalu aku di tag sama kak Lyla, mungkin kalian yang belum familiar dia adalah adik dari Astrid Satwika yang juga seorang instagram influencer yang bergelut dibidang lifestyle. Singkat cerita kak Lyla bilang dia ada bekas jerawat yang annoying gitu. Nah karena aku penasaran, dapetlah produk ini, kalian juga bisa dapetin dI drugstore terdekat, aku belum tau kalo online dimana nanti ku info yesss~




Produk ini namanya Laderma, familiar? Enggak! HAHAHAH jadi aku tuh penasaran karena dia mengandung aloe vera, singkat cerita aku kemarin lagi break out parah abis lepas skincare huhuhu, nah pakelah si aloe vera yang zuper terkenal buat healing and its works really well dalem seminggu TAPI ada side effect nya, aku langsung berbulu satu muka. Itu alesan aku engga mau get the moist from Aloe Vera, bahkan aku dulu pernah dikerjain sama kakak-kakakku makanya rambut di tangan dan kaki aku banyak banget! 

Cuma aku tuh ngerasa banget efeknya, sayangnya karena adanya folikel rambut sarang si minyak yang memperkaya sebum, aku jadi jerawatan kecil-kecil. Huft. Serbasalah, nah tapi karena si Laderma ini bukan Aloe Vera murni tapi ada vitamin E, C dan Jojoba Oil, aku jadi penasaran apakah akan berefek lebih baik? 


Kenapa sih pengen banget cobain? Kenapa harus pake scar cream? bukanya banyak buat penghilang bekas jerawat?

Pertama karena aku sebenernya bukan punya bekas jerawat, mostly jerawat aku berbekas coklat yang kemudian hilang dengan scrub tapi bekas cacar.

AND I BELIEVE, There's people like me out there. 

Yes, orang yang dituduh mukanya 'engga mulus' karena jerawatan lah, karena kurang ngerawat dirilah. Bahkan dokter kulit di salah satu klinik kecantikan bilang ini bekas jerawat! Oh... aja ya kan, baiklah karena menurutku harganya cukup terjangkau, let's give a try untuk beberapa bekas cacar ku yang membuat mukaku selalu gagal flawless kaya Nikkie Tutorials karena siapa sih yang engga pengen cantik tanpa bekas luka?!

and slay it baby.




😘



Hollahope semuanya <3 

Ini sebenernya udah lama banget nangkring di Youtube aku 


dan banyak banget yang dislike karena ga pake lagu AHAHAHAH, maafkan ke-lalaian aku, nah juga ada yang minta untuk ngasih lihat lebih jelas perbedaannya soalnya kan lip-tint ya, kalo dipake cuma bagian dalem aja kerasa kurang kelihatan. Maka dari itu blog ini aku buat untuk menunjang si video nya, sebenernya ya, Video nya itu udah lengkap banget T^T 

Baiklah, kalian lihat dulu shade-nya pas aku pake. Maaf ya kalo beberapa ada yang blur.






Nah semuanya ada 4 warna, untuk claim produk sendiri di website nya adalah 

 Tahan lama, melembapkan, dan ringan di bibir!

sebenernya aku lagi galau, mau buat semua kaya naratif gini atau ter-kategori kaya yang kebanyakan, menggunakan layout, kemasan, bahan dan texture yang kaya pertab gitu :') info ya kalian lebih suka aku nulis review seperti apa. 

Baiklah kita bahas dari si kemasannya sendiri, pas dateng mereka dateng tanpa box seperti maybelline kebanyakan. Hanya dibungkus segel plastik yang juga memberikan info soal produk tersebut. Di US sepertinya ada lebih banyak warna tapi di Indonesia memang cuma 4 yang masuk warnanya. Sebernya memang mereka termasuk terlambat masuk tapi lucunya produk yang dibilang sebagai Lip Tint ini engga punya 'kesan' lip tint korean pada umumnya. 


Dari kemasannya kita bisa lihat dia bentuknya tuh eclips gitu, jadi kaya melebar gitu dan lumayan makan tempat, kemasannya terkesan simple tapi elegan dengan bahan plastik bening dan tutup warna silver. Keduanya terasa tahan banting. 

Kita lanjut ke texture nya, aku gemes banget sama texture si Maybelline ini, beda dengan korean yang kebanyakan watery, product ini lebih kaya melted lipgloss jadi cair tapi engga yang wateery banget dan enaknya engga pait.  Kadang ada yang cenderung pait, dengan aplikatornya yang bentuk meliuk itu jadi gampang banget buat diaplikasiin. Tapi engga enaknya kadang pas diaplikasikan produknya ini engga sama sekali keluar takarannya, jadi kadang harus ambil lagi untuk satu bibir dalam bentuk tint yang didalem, dan ambil lebih banyak seandainya kalian mau jadiin semacem liptint yang full bibir. Produknya sendiri setelah di bibir akan menyerap dengan cepat, ada senasi dingin pas pertama kali pake, kemudian akan kering. Stay dengan finish glossing tapi engga yang berminyak atau gimana, sayangnya akan ada senasi kering dibibir setelah dipake berapa lama. Semua warna nya meskipun mirip-mirip sebenernya pigmented banget, cuma aku saranin kalian pake nya setelah bibir di scrub jadi engga kaya aku :'


Lanjut ke ingredients atau bahan si Lip Tint Maybelline color sensational punya bahan yang engga terlalu friendly memang, jadi kalo aku bilang keringnya karena cukup banyak mengandung 'turunan' dari alkohol, di produknya sendiri ada beberapa hal lainnya seperti Silica dan Parfum yang engga terlalu oke, jadi meskipun ini memang lip tint tapi aku engga menyarankan untuk pemakaian sehari-hari. Nah balik hasil si Maybelline ini, untuk daya tahan sebenernya dia cukup bagus tapi engga bikin ini jadi tahan lama, setelah makan ini akan hilang dengan sedikit sisa warna yang natural, jadi engga yang serem gitu hilangnya. Cuma emang ini bisa dipakai secara natural aja, engga buat glammor, tapi karena warna nya cukup pigmented aku suka pake ini pas lagi make up mata yang heboh. 

Oh ya di website nya ada cara pakainya,

LANGKAH 1: Aplikasikan lip tint dari salah satu sudut bibir bagian bawah ke arah tengah. Bentuk bingkai mengikuti bentuk bibir, kemudian isi bagian dalam bibir.
LANGKAH 2: Aplikasikan lip tint dari bagian atas bibir ke sudut-sudut bibir, lanjutkan dengan mengisi bagian dalam bibir atas

tapi kalo aku secara personal akan memilih untuk menggunakannya langsung dari bagian dalem bibir di tengah aja kemudian di ketjup bibir ku (katupkan) , soalnya aku enga suka efek glowing yang bikin bibir aku terlihat besar meskipun engga kaya abis makan gorengan.

Untuk harga nya produk ini seharga 119.000 
lumayan murah untuk ukuran Lip Tint. 
Tapi sejujurnya kalo diantara ini sama Lip Flush, aku lebih suka Lip Flush ahahaha 

Overall 3/5
+ Warna cantik
+ hasil natural 
+ Aplikator enak
- kadang engga merata 
  





Hollahope <3 
selamat pagi, siang, sore maupun malem kalian yang baca ini u-u 
aku kali ini mau ngereview soal perming atau bikin rambut keriting secara natual di Point Cut,
ini bermula dari notifikasin Clozette yang ingin memilih beberapa blogger untuk me-review
produk dari Point Cut, baik hair coloring, smoothing atau perming (wave) dan sebagainya. 
Nah aku pengen banget dari dulu punya rambut wavy yang badai tanpa harus nyatok tiap pagi.

Jadilah dengan modal ke inginan itu aku daftar di Clozette, dan seminggu kemudian diumumkan
aku menjadi salah satu clozetter yang beruntung! Thanks Clozette <3 

Point Cut salon sendiri merupakan branch dari Irwan Team design dengan harga lebih ekonomis, 
karena produk-produknya menggunakan Loreal bukan Kerastase seperti biasnaya. 
Lokasinya sendiri ada di Bendungan Hilir, sejujurnya kalo nyari di Google maps engga ada tapi kalo nyari di Google biasa akan ketemu hehehe. 

Nah aku diminta untuk membuat appointment terlebih dahulu sebelum kesana, tapi setelah 3 kali nelefon kok susah banget ya nyambugnya ke Point Cut? ternyata emang harus sabar,
karena mereka punya 3 line call di satu telefon jadi hoki-hokian banget, 
so mending telefon jam 9an karena masih pagi dan cukup sepi. 

akhirnya minggu kemarin aku buat appointment untuk jam 9 pagi, karena jalanan masih sepi dan enak banget aja kalo buat vlog atau moto, belum rame ahahaha

Ini dia penampakan aku sebelum di-apa-apain, rambutnya memang lagi kusut soalnya belum keramas ahahaha (biasan kalo mau ke salon engga keramas :'p) 


Nah pas sampe disana sebenernya kita akan diminta konsultasi sama stylistnya, jadi disana ada beberapa level jabatan gitu. Berawal dari OB yang pake kaos hitam, kemudian Shampoo Boy/Girl, mereka yang bantu proses nyampoin, meni-pedi dan segala macemnya deh, kemudian ada Beauty Therapist, kalo ini yang mulai buat creambath rambut, hair spa dan lain lain, baru kemudian Assistant Stylist yang buat ngewarnain rambut, make up, perming dan sebagainya dan teratas ada Stylist yang bisa semuanya termasuk motong rambut. Jadi disini yang motong cuma stylist. So engga akan ada cerita salah potong lagi deh,

nah aku sendiri ditangann oleh Assistant Stylist yang sudah menggeluti bidang ini selama 8 tahun! Lama banget kan? Nahamnay mas Didik, nah disini baik mas didik maupun Stylist nya bilang kalo yang aku mau diawal adalah styling rambut bukan 'wave' yang ada disini.

Oh ya, disini mereka menawarkan beberapa treatment diantaranya, 
 - Air Wave 
- Digital Wave 
- Regular Wave 

nah disini kalo rambut kalian di bleaching, kalian engga lagi bisa buat nyobain Air Wave maupun Digital yang proses nya menggunakan mesin, soalnya akan membuat rambut kalian lebih kering dari yang sebelumnya. Kelebihannya air wave dan digital hanya lebih tahan lama dibandng regular yang dilakukan oleh mas Didi, tapi hasilnya sendiri engga akan banyak berbeda.
Dan aku suka meski menyakitkan mereka jujur, ini hanya memberikan efek wave maupun keriting ikel, engga bisa kaya yang cruly ikel ke dalem gitu yang kaya abis di styling :'D 
Tapi memang kalaupun di styling hasilnya akan jadi lebih tahan lama, 
soalnya rambut kita jadi lebih kering dan nurut kalo di styling tapi harus banget dirawat kalo engga bisa rusak T^T 

Image result for permingImage result for perming


Hasilnya kira-kira kaya gitu lah, kalo misalnya engga kaya gitu berarti cuma hasil stylingan biasa, hehehe. Jadi kalo kalian google itu kebanyakan hasil styling setelah di perm aja.

Setelah mendiskusikan hal tersebut, Tiara tetep lanjut buat nyobain tapi dengan teknik gantung, jadi engga di curly sampai atas cuma sampai sebatas telinga aja, jadi engga akan kerting ngembang sampai atas, heheheh,


Pertama-tama kita akan di cuci rambutnya oleh Samphoo Girl, aku suka banget sama gaya si mba yang aku engga tau namanya ini nyuci rambut, enak! Bikin relax dan bersih. Kemudian aku di
oper lagi ke mas Didi untuk section rambut, yang di perm dibagi beberapa area untuk memudahkan

Abis di bagi-bagi gitu, mas Didi kemudian menyiapkan hal yang dibutuhkan, diantaranya Loreal Kit obat Perm dan Neutralizer, kain yang menyerap obat perm dan roll-an rambut serta karet. 


Lanjut ke tahapan paling penting dan lamaaakkk banget, yaitu proses penggulungan rambutnya, jadi diambil dikit terus dialasin kain gitu, ada 2 jenis yan seperti kasa dan yang berongga lebih ringan, tujuannya agar rambut dapat menyerap cairan perm lebih baik. 


Selanjutnya baru digulung ke dalama kemudian di tutup dengan karet. Seperti yang dibawah gitu hasilnya. Dilakukan dengan berulang, perlahan dan rapih, soalnya kalo engga rapi nanti keritingnya jadi berantakan dan engga jelas kaya singa T^T



Baru setelah semua sudah rapih, di lanjut ke tahap berikutnya untuk memberikan cairan perm ke seluruh rambut. Cairannya ini punya wangi menyengat kaya bleaching (engga semua bleaching sama sih tapi), dari wanginya aku tau kalo rambut aku akan merusak AHAHAH soalnya chemical banget.
Baru kemudian di tutup dengan plastic warp, kemudian didamkan selama 45 menit dengan catatan, di cek setaiap 10-10-15 menit sekali.
Jadi mas Didi akan cek apakah sudah cukup keritingnya, bakalan dibuka sekali, kemudian dibuka lagi
soalnya ada 2 jenis tipe rambut, yang nurut dan bandel, kalo nurut dia akan ngikuti lama-lama keriting kalo bandel dia bisa antara engga keriting-keriting bahkan sampe 2 jam kemudian atau malah terlalu keriting di 15 menit pertama. Rambutku termasuk yang cukup nurut jadi setelah 30an sudah oke. Aku pake gulungan yang natural hasilnya, jadi engga terlalu keriting kecil maupun terlalu besar. 


setelah di cek semua sudah oke, barulah dibilas aja. Cairan perm yang sebelumnya dibilas dan kemudian dikeringkan dengan tissue dan hairdryer oleh mas Didik, iya bukan didi tapi mas Didik yang Shampoo Boy, sayangnya mas Didik ini orang nya engga sesabar mas Didi, dia cukup grasak grusuk dengan rambut aku T^T jadi kurang nyaman. 



Kemudian dia juga yang ngasih neutralizer, sayangnya ya karena dia kurang telaten dia kaya buru-buru gitu, semua dikasih sampe satu botol abis dan tumpah-_-'  baru kemudian setelah 15menian di cek sama mas Didi ternyata sudah oke dan bisa di cuci lagi dengan conditioner. 


Nah tada! Ini hasil rambut aku setelah di perm, pas abis dilepas gulungannya paling kiri, abis dicuci tengah dan setelah dikeringkan kanan. Sebenernya asik juga kalo misalnya hasilnya keriting kaya abis dilepas gulungannya ahahaha, dan tadaaa <3 ini hasilnya. 


Rambut aku jadi kaya beach wave gitu tapi engga gede-gede banget, ini aku sama mas Didi ya :D 
aku suka sama dia soalnya orangnya sabar telaten dan pastinya informatif. Enak juga diajak ngobrol doi ahahah jadi engga kaku. 

Oh ya untuk perawatannya ternyata cukup susah ahahaha, aku baru boleh cuci rambut setelah 3 hari, wajib menggunakan conditioner (untung dikasih tau tips nya sama mas Didi) terus pake minyak rambut dan jangan lupa pake foam untuk rambut yang telah di perming. 
Untuk lama waktunya sekitar 4 jam tapi engga terlalu kerasa sih, engga semati gaya pas di cat soalnya ini kan berulang-ulang mondar mandir ahahaha

Kalian tau ga aku abis berapa disini? 
Cuma 450.000! 

Biasanya kalo blow permanent ditempat lain kata temenku bisa 2000.000an disini cuma segitu.
Enaknya lagi disini kalian akan disuguhkan minum, kemudian kalo laper ada menu yang bisa kalian pesan dan nyaman banget tempatnya. Biasnaya aku udh pegel punggung kalo kelamaan dan disini engga. Selain itu kalian tetep bisa beli produk perawatan disana juga. Overall aku suka dengan treatment disini, murah dan ramah, siapa yang engga suka? ahahaha

Thank Clozette x Irwan Team 



Point Cut Salon
Jl. Bendungan Hilir Raya Blok G1 No. 6, RT.11/RW.3, 
Bend. Hilir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10210
Phone(021) 5742661



Disclaimer : Dalam melakukan treatment ini aku mendapatkan benefit voucher dari Clozette selain 750.000,- Review ini sendiri jujur berdasarkan pengalaman aku, dan memang baru pertama kali perm jadi belum ada perbadingan lebih lanjut. Terimakasih