Pas awal-awal beralih dari sabun tanpa Sulfate aku pusing bukan main, karena pilihan dipasar Indonesia awal aku aktif skincare-an kaya cuma dua, kalo engga sulfate ya isinya pencerah wajah, tapi disanalah waktu aku ke Jepang, aku ketemu Senka Perfect Whip. Semua toko jual dan di AirBnB aku nginep menyediakan Senka Perfect Whip sebagai steal dari produk dibawah naungan Shiseido Group. Produk-produk grup itu semuanya memang terkenal bagus dan kayaknya aku selalu bisa berteman baik dengan produk-produk mereka tapi beda cerita soal kantong, hahaha. Jadi aku sering merekomendasikan Senka bahkan keponakan aku yang masih SMP, karena dia pengen lebih cerah dan menurut aku Senka Perfect Whip efektif banget! 

Sayangnya aku menghabiskan 1.5 tube kemudian berhenti karena aku mau fokus mentreatment jerawat aku, makanya ketika aku diinfokan bahwa Senka Perfect Whip ada yang Acne Care aku langsung seneng banget! Soalnya, akhirnya doa dan penantianku terwujud! Hahaha, kapan lagi mengatasi jerawat sekaligus membantu mencerahkannya. Soalnya kebanyakan produk pencerah wajah memicu jerawat, kan jadi cycle yang ga selesai-selesai.

Kaya, Jerawat, hilang, pakai perawatan pencerah wajah, Jerawatan lagi, hilang dan balik lagi deh kesemuanya. Nah, sekarang mari kita bahas Senka Perfect Whip Acne Care ini!



Senka Perfect Whip Acne Care punya kemasan yang mirip dengan Senka Perfect Whip bedanya hanya terletak diwarna mereka. Kalau Senka Perfect Whip berwarna biru kalau Senka Perfect Whip Acne Care punya warna mint atau hijau. Kemasannya keseluruhan masih sama, mulai dari minimalis, dan tanpa seal apapun. Sebenarnya cukup senang karena produksi minim sampah, cuma jadi was-was kali-kali ada yang iseng colek produk hihihi..


Di bagian belakang terdapat imported label yang menandakan bahwa produk ini diproduksi diluar negeri. Ternyata Senka Perfect Whip Acne Care ini diproduksi dari Vietnam. Sayangnya dengan  ditulis dengan huruf warna putih jadi kalau di foto mungkin kurang kelihatan tapi kalau dilihat asli-nya cukup jelas dan terbaca kok. Produk ini sendiri sudah mengantongi sertifikasi BPOM dan ada informasi expired atau kadaluarsanya dengan warna hitam jadi terlihat jelas dan insyallah engga hilang. 

Oh ya, disana juga ditulis bahwa produk ini membantu membersihkan sisa makeup, pori-pori, sebum berlebih dan kulit mati serta memilih formulasi unik anti-acne yang memberikan kulit yang lebih sehat dan cantik meski bare-skin


Nah, disini yang menarik, yang membedakan Senka Perfect Whip dengan Senka Perfect Whip Acne Care yaitu dia mengandung BHA Salicylic Acid dengan Kyoto Chamomile, dimana Kyoto Chamomile dipercaya memiliki manfaat sebagai anti bakterial dan antioksidan. Setau aku sendiri Chamomile memang bagus untuk merawat kulit yang juga sensitif. Selain itu produk ini mengandung Double Hyaluronic Acid dan andalan mereka White Cocoon Essence. 


Meski demikian beberapa kandungannya ada fatty acid seperti Stearic Acid, Myristic Acid, dan mengandung alkohol serta Parfum, tapi wanginya sendiri jujur 11-12 banget sama yang Senka Perfect Whip jadi wanginya sama dan engga menganggu. 



Untuk teksture sendiri, Senka Perfect Acne Care ini memiliki teksture yang sangat familiar, serupa dengan pendahulunya dengan tekstur Whip yang kental dan sebenarnya sedikit saja sudah mampu membersihkan dengan menyeluruh loh! 




Cara pakainya juga sama, karena kandungan White Cocoon Essence itu bisa dibuat whip foam, dimana kalian cukup menuangkan sekitar 2cm pada telapak tangan, diberikan sedikit air kemudian dibuat busa, lalu busa tersebu yang digunakan untuk membersihkan wajah dan bilas sampai bersih.

Nah kalau aku sendiri, aku pelit memang anaknya hahaha, jadi biasanya aku tuang sedikit dikasih air sedikit dan tetap berbusa kok! Cuma engga sampai jadi whip sih hehe, kemudian baru dibilas. Oh ya, kalian perlu menghindari area mata ya jadi tidak masuk ke mata. Dengan penggunaan yang sesuai sebenarnya produk ini tahan 1-1.5 bulan tapi kalau dengan cara ku produk ini bisa tahan sampai 3 bulan hehe. 


Nah kita langsung bahas disaat yang paling ditunggu yaitu review produknya, sejujurnya aku baru pakai sekitar 1 minggu, tanpa puasa skincare yah. Jadi langsung aku ganti dengan Senka Perfect Whip Acne Care. Senka ini memang terkenal spesialisasinya untuk mengangkat komedo secara instan, ibarat kata kalau abis sabunan pake ini dia langsung bisa loh, mengeluarkan komedo. Kaya diangkat aja bareng pas dipakein whip foam-nya. 

Lalu apakah hal yang sama terjadi dengan Senka Perfect Whip Acne Care? Iya! Jadi produk ini memang double action, yang membantu mencerahkan dan mengatasi jerawat. Jadi produk ini kaya Senka Perfect Whip++ gitu! selama aku pakai seminggu aku merasa banget bahwa produk ini secara efektif mengangkat sel kulit mati ke permukaan kulit, nah dari sana kalian tinggal exfoliate agar sel kulit matinya tidak menumpuk. Biasanya aku exfoliate seminggu 1x tapi setelah pakai ini aku bisa exfoliate seminggu 3x deh. Belum lagi kulitku jadi banyak banget komedo yang rasanya gemesh pengen dipencet keluar semua! Mana aku combo pake claymask-kan, makin banyak deh..

Tapi, mungkin kalau kalian coba rasanya kulit terasa lebih kasar ya, ya karena itu tadi, kulit mati langsung naik secara cepat di permukaan. Efeknya kalau engga di exfoliate rasanya kok butek? Padahal kalau benar, langsung deh seminggu lebih terlihat cerah kaya aku, 




Kalian bisa lihatkan perbedaanya setelah seminggu, aku juga beru menyadari bawah kemerahan aku jadi lebih less visible, alias makin engga kelihatan. Awalnya aku mikir malah lebih banyak kemerahannya, tapi ternyata foto berbicara lainnya. Salahnya aku cuma satu, aku enga sabunins ampai leher jadi kalau kalian lihat jadi rada belang deh hahaha. Jadi inget ya guys, kalau sabunin wajah, leher juga biar engga belang! jangan lupa yah! 
oh ya, setelah menggunakan sabun ini, kulit memang terasa kaya "kosong", engga kering ketarik tapi juga engga lembab yang gimana-gimana, meski mereka claim ada double hyaluronic acid. Aku merasanya biasa aja sih, nah kalau kulit lagi "kosong" gini, sebaiknya langsung diisi dengan toner anti sebum kesayangan, karena akan efektif membantu mengurangi minyak berlebih diwajah, jadi langsung pake toner ya! Kalau engga, rasanya wajah aku jadi lebih cepat kembali berminyak soalnya, hohoho dan wajib banget exfoliate. 

Lalu mereka claim sebenarnya anti-acne, menurut aku lebih ke calming acne ya, soalnya pas aku pakai ini, jerawat dibagian dagu aku kalau kalian notice, masih tetap ada. Jadi lebih ke arah membuat jerawat lebih tenang dan tidak meradang yang gimana-gimana. 

So far aku bisa simpulkan bahwa produk ini masih tetap efektif untuk mencerahkan wajah, mengangkat sel kulit mati dan kotoran plus membantu mengangkat komedo, serta membantu menenangkan kulit, tapi kalau benar-benar menghilangkan jerawat aku belum lihat sih, mungkin butuh waktu yang lebih lama karena aku baru pakai sebulan. Nah kalian gimana? Apakah tertarik untuk mencoba?

Produk ini sudah tersedia di Guardian, Watson, Grand Lucky, AEON dan banyak lagi tapi karena masa-masa karantina jadi aku sarankan bisa beli secara online di Sociolla, Blibli.com, JD.ID, dan informasi lebih lanjut bisa langsung cek ke website Senka.co.id



Disclimer : review ini merupakan kerjasama dengan Senka Indonesia, pembuatan review ini ditujukan untuk kegiatan promosional namun dalam penulisannya sesuai dengan pengalaman penulis. 


Ditengah tengan cerita #DiRumahAja salah satu yang bikin aku masih semangat buat nulis adalah industri kecantikan yang engga berhenti dan bahkan cenderung peduli. Engga sedikit yang berbuat baik, contohnya induk Emina Cosmetics yaitu PT Paragon yang menyumbang 50M, lalu juga ada NIVEA yang mengalihfungsikan pabriknya jadi buat handsanitizer yang dibagi masal. Eitss.. tapi kita sekarang bahas produk baru Emina dulu yuk, yaitu Emina Glossy Stain! Produk ini hadir dengan 5 pilihan warna yang menarik banget, 


Warna-warna dari Emina Glossy Stain Lip Tint ini memberikan sebuah angin baru sebenarnya untuk dunia kosmetik Indonesia, bahwa kita punya lebih dari sekedar warna Merah yang biasanya selalu menjadi khas kebanyakan perona bibir. Mereka punya warna,

01. Autumn Bell : Dengan warna keunguan yang pekat
02. Apple Shower : warna merah merona sesegar apel mateng!
03. Candy Rain : Untuk kamu yang suka dengan rona manis pink
04. Peach Sprinkles : Peach muda yang pas disegala jenis bibir, natural tapi cantik!
05. Spring Dazzle : Orange yang segar dan memberikan cahaya bagi wajah.

Nah disini sebenarnya aku hanya beli 2 produk saja, maklum lagi krisis shay, yaudah lanjut baca aja untuk tau produknya worth it untuk dibeli atau engga,





Dari segi kemasan luar, emina simple banget dengan kemasan yang khas mereka banget dengan warna kemasan yang sama dengan warna isi produk alias shades. Jadi kita engga akan bingung ataupun sampai salah beli, selain itu belajar dari emina lip magic potion mereka memberi informasi nama shade didepan, belakang sampai di kemasan produk langsung! Suka deh sama brand yang mau dengerin konsumen gini. Kemasannya sendiri punya ilustrasi cantik dari gadis remaja di setiap produknya. 


Kemasannya lengkap memberi informasi dari klaim mereka yang engga terlalu banyak, informasi BPOM, isi netto 3gr dan kapan diproduksi maupun expirednya. Cukup informatif dan tidak berlebihan, produk ini sendiri diklaim, memiliki glossy finish yang cantik tanpa membuat bibir terasa berminyak, dengan formula yang membuat bibir tetap lembap. Menurut aku itu yang perlu di highlight saat ini. Meski ada nama Stain nya tapi produk ini tidak mengklaim apapun soal daya tahan.


Selain itu dari kemasan produk sendiri, produk ini terbilang paling mungil dibanding dengan lip produk emina cosmetics yang lain, bahkan dibanding dengan mini kit dari emina magic potion lip tint yang isinya hanya 1.8g, dia lebih pendek! Ukurannya memang 11-12 banget sama penghapus-an kalau dilihat-lihat. Jadi sangat memungkinkan untuk masuk ke saku ataupun tempat pensil. Oh ya, harga Emina Glossy Stain Lip Tint ini Rp.47.500 dengan isi 3g sementara dengan harga yang sama kamu mendapatkan Emina Creamatte 5.5gr! Jadi, sebenarnya ada tanya besar buatku kenapa harganya sampai mau menyentuh gocap.









Sementara itu dari segi ingredients produk ini memang kaya dengan pelembab, mulai dari Vitamin E (Topoperol), aneka ragam Oil seperti minyak Alpukat, Minyak Aprikot, dan minyak sayuran lainnya, belum lagi dia ada Squalene, Jojoba dan Allantoin. Meski begitu, produk ini juga mengandung Fragrance, makanya engga kaget pas mencium aroma manis gitu malah menurut aku yang Apple Shower ada wangi semangkanya wkwkw. Overall, kandungan mereka lumayan oke karena banyak turunan dari natural ingredients atau bahan-bahan yang cukup natural jadi engga perlu khawatir --menurutku, untuk dipakai setiap hari. Beberapa bahkan kayaknya ya foodgrade gitu tapi mungkin kalau emina team baca, bisa dikonfrimasi dugaan ku?



Dari tekstur-nya, sesuai dengan yang diinformasikan bahwa produk ini gel base jadi produknya engga cuma cair aja tapi ada sensasi gel atau oily tapi engga dari minyak gitu jadi kaya engga menyerap gitu rasanya tapi once itu sudah diratakan dia akan set dibibir sih, makanya dibilang stain. Wanginya seperti aku bilang, dia malah aroma semangka engga tau kenapa, yang peach juga kaya seger manis gitu. Wanginya cukup kuat tapi ketika diaplikasiin udah engga wangi banget. Biasa aja.




Selain itu untuk cara pakainya, produk ini dilengkapi dengan aplikator yang makin bagus! Bentuk ujung tip nya runcing jadi mengaplikasikannya mudah banget meskipun brushnya pendek sekali. 
Difoto aku informasikan bahwa dibandingkan dengan produk Emina Cosmetics yang lain, produk ini wand atau gagang produknya sangat pendek, jadi rada nabrak ya pas dipake, menurut aku yang paling ideal punya creamy tint. 


Sementara untuk daya tahan sendiri, Emina Cosmetics sama sekali tidak mention berapa lama waktu atau daya tahan produk mereka. 


Nah, bagian paling penting disini! Kalau diatas beberapa klaim mereka, sekarang setelah aku pakai yang shade Apple Shower kalian bisa melihat kalau produk ini punya warna yang cukup pigmented, bisa menutupi dengan semurna warna bibir aku. Memberikan kesan warna bibir yang segar dan merekah. Setelah dipakaipun hasilnya glossy yang lumayan cantik, tapi tanpa makanpun kelamaan efek glossynya hilang. 



Menurut aku, produk ini sebenernya daya tahannya engga terlalu lama sesuai ekspektasi aku saol stain, entah karena dia terserap atau transfer, oh ya, dia cukup transfer dan tidak kiss-proof ya, meski engga parah tapi kelamaan gesekan membuat pigment produk hilang. Disini aku pakai tanpa makan ya, cuma dipakai biasa aja kelamaan hilang. Memang masih sedikit stain dibagian dalam tapi engga yang lama banget gitu. Jadi menurut aku butuh di re-apply untuk daya tahan yang maksimal. Lalu gimana dengan klaim yang nyaman seharian? menurut aku, setelah aku pakai di jam ke tiga, aku merasa produk ini kaya moist dibibir tapi mengeringkan bibir. Paham ga? Jadi sensasi-nya kaya bibir kita diatasnya lembab-lembab aja tapi dalemnya kaya kurang air gitu jadi bagian dalamnya keras kering.

Sehingga akhirnya bibir kering juga dan warnanya tertinggal di lapisan kulit bibir yang mati gitu, meski dia engga separah Emina Magic Potion tapi menurut aku cukup menganggu apa lagi dia lebih tahan dibagian dalam dan frame bibir tapi hilang ditengah-tengah.

Meski demikian, aku memang harus mengakui bahwa warna mereka cantik banget! Apa lagi yang Peach kalau dipakai sehari-hari super cantik, glossy tint di bibir yang bikin bibir seger banget! Sayangnya formulasinya belum bisa bertahan lama. Semoga bisa di upgrade ya emina! Oh ya satu lagi, harganya kemahalan dibandingkan dengan emina yang lain ya, karena sekali lagi untuk 3g dengan harga yang sama kamu bisa dapet 5.5g creamatte hehe

So far, kalau ditanya aku lebih suka Creamy Tint karena bener-bener ngasih daya tahan dan kelembaban dibibir. Apakah aku merekomendasikan? Kalau kamu suka Magic Potion, aku akan lebih prefer ini tapi kalau kamu suka yang tahan lama, mungkin bisa coba Pixy Get Ink, rasanya mirip tapi isinya lebih banyak dan lebih tahan lama sampe susah ilang hahaha 


Thanks for reading! Kalau punya pertanyaan bisa langsung komen aja ya. 


Hollahope! Disini siapa yang pusing banget kalau ke datengan Jerawat? atau punya Jerawat bahkan mengoleksi Jerawat? Bawannya pengen segera di control all + delet, engga salah, makanya biasanya kita langsung segera mencari apa sih obat jerawat atau penghilang jerawat yang ampuh dan ajaib! Sayangnya, sama seperti kebanyakan "penyakit" kita sebenernya dituntut untuk tau dulu nih..

Apa sih sebenarnya penyebab Jerawat itu sendiri? 

Kalau kalian pernah DM atau nanya ke aku, aku engga langsung jawab biasanya, aku harus tau dulu kebiasaan kalian, kaya aktivitas maupun skincare yang sudah kalian gunakan. Barulah aku bisa sedikit memberikan kesimpulan, tapi jerawat itu berbeda. Meskipun sebenarnya itu-itu doang, penyebabnya. Jerawat yang engga dipahami malah bisa bawa temen, makanya, menghindari hal tersebut kita sama-sama belajar yuk soal Jerawat and the genk-nya!

jadi beberapa waktu lalu, diilhami oleh Dokter pas ke acara Bioderma, beliau memberikan penjelasan nih sebenernya gimana sih alur 'tumbuh kembang' Jerawat.

Pertama yang kalian harus tau dulu bahwa kulit kita secara keseluruhan menghasilkan dua komponen utama yaitu Minyak & Air. Keduanya saling melengkapi membantu melindungi kulit dari lapisan dermis (bagian tengah) hingga ke epidermis (bagian luar). Sebenernya sampai Hipodermis alias jaringan kulit yang lokasi aliran darah & lemak tapi nanti fungsinya akan beralih, jadi kita fokus dibagian dermis ya, yang menjadi pembentuk struktur kulit kita.

Hasil gambar untuk lapisan kulit
Sumber : Dosen Biologi

1. Epidermsi (10-20 lapisan).
jadi ini sebenernya lapisan ini dikit banget, tapi disanalah lapisan kulit yang biasanya kita lihat dengan mata biasa. Segala tekstur, kulit mati sampai kusam, semua ada disana termasuk 'penyakit' yang tampak.

Jadi peran si epidermis ini kaya permukannya -kulitnya, kalau dibuah semangka ini bagian yang warna hijaunya. 

2. Dermis (3x lapisan dermis*)
Sementara kalau si dermis ini jadi pusat kerjanya (kantornya), ada kelenjar sebasea, kelenjar keringat dan syaraf disana. Terikat sama jaringan lemak, kolagen, pembuluh darah dan kadar airnya.
Jadi pusatnya kulit sebenarnya dilapisan ini.

Jadi peran di demis ini kaya area putih-putih di semangka gitu, penyambungnya sama daging semangka. Which is abis itu ya memang daging kulit manusia. Sturkturnya kira-kira seperti itu.

*Estimasi Tiara sendiri mengacu pada gambar, engga ketemu spesifiknya berapa.


Nah jadi kalau kalian udah tau tadi, kita bahas sekarang gimana bisa terjadi si Jerawat itu sendiri.
Disini ternyata konseb sebab akibat banget. Seperti yang aku bilang, kulit memiliki air dan minyak secara alami. Keduanya sama-sama di proses secara alami oleh tubuh,

Sumber : Skin & Cancer Foundation Inc

1. Sebum 

Untuk memberikan perlindungan alami dalam menjaga kelembaban kulit, pada lapisan dermis ada kelenjar sebasea yang fungsinya memproduksi sebum sebagai melindung dalam bentuk minyak.
Minyak ini nantinya yang akan naik ke permukaan kulit sebagai bentuk pertahanan dari matahari, membanti menjaga aktivitas bakteri, membawa anti-oksidan dan menghindari perdangan diarea tertentu.

FACT : Ternyata, sebum kita bukan hanya 'komponen tunggal' tapi ada pembentuknya yaitu beberapa minyak yang membentuk kesatuan menjadi sebum, ada fatty acids kaya Oleic Acid, Linoleic Acid dan Sap & triglycerides (57.5%), wax ester (26%) dan squalene (12%).

2. Penyumbatan 
Nanti sebum naiknya numpang lewat pori-pori dari folikel rambut, makanya kalau kalian banyak atau pori-porinya besar cenderung lebih berminyak. Karena ada jalan yang dikasih buat si sebumnya naik.
Sayangnya, kadang, dia engga keluar sempurna. Jalurnya dihalangi ketika naik ke epidermis.

Pas di epidermis si sebum ketemu sama sel kulit mati, jadilah kisah cinta terlarang gitu.
yaitu Penyumbatan. 
jadi ketika sebum engga keluar secara normal dia akan 'melekat' pada sel kulit mati yang menimbulkan penyumbatan di pori-pori kita.

3. Komedo 
Nah disini mungkin kalian tau ada 2 tipe komedo ya, yang gelap (blackhead) dan yang putih (whitehead). Disini mereka posisi mereka setelah kisah cinta terlarang penyumbatan tadi ketemu sama bakteri dalam jumlah dikit. Bedanya kalo whiteheads itu dia ketemunya pas belum keluar dari jaringan dalam epidermis (layer bawah) kalo blackheads dia udah keluar dikit dari epidermis makanya warnanya menghitam. Banyak yang berasumsi kalau whiteheads dulu baru jadi blackhead pas keluar.

Nah baru deh, kisah-kisah lainnya yang mengintervensi, kaya kisah cinta terlarang antara sebum-sel kulit mati ditambah dengan bakteri dalam jumlah besar sebagai orang ketiga. Makin parah deh hasilnya alias jerawatnya. Makin banyak yang mengintervensi makin besar jerawatnya dateng.

Kalau diatas, kita bisa lihat ada 3 penyebab utama

1. Sebum yang keluar 
2. Sel Kulit Mati
3. Bakteri
4. Pori-Pori  (tambahan) 

a. Apakah kita bisa menghilangkan sebum? 
engga dong. Kalau dia engga ada, nanti engga memicu kolagen dan jaringan air, karena Sebum hadir ketika ada kolagen dan jaringan lain dibawahnya yang perlu dilindungi. Terus, dia engga akan berhenti produksi ketika kulit kering atau minyaknya dalam kadar yang menurut sistem kulit kurang.

Makanya kalau kalian tau istilah, kalau pake sabun keset-keset nanti ketarik dan semakin berminyak, ya karena ini tadi. Hal yang mungkin dilakukan adalah mencoba mengkontrol produksi sebum.
Terus pas aku diinformasiin kemarin, ternyata remaja produksinya lebih aktif sampai 5x! nah ini ternyata kenapa remaja puber lebih sering jerawatan. Soalnya produksi sebumnya ini dipengaruhi juga sama hormpn esterogen,,,,, yaudah :"D

Hal yang diperlu diperhatikan adalah kualitas dari Sebum itu sendiri, karena ternyata menurut risetnya Bioderma, bahwa Sebum itu bisa menjadi kurang bagus kualitasnya dan menjadi bumerang bagi tubuh. Misalnya produksi Squalene yang meningkat, kandungan Fatty Acids yang meningkat tapi beberapa menurun dan kandungan Vitamin E pembentuk Sebum juga menurun. Akhirnya, kualitas sebum yang buruk cenderung komedogenik alias jadi gampang berhubungan dan menyebabkan komedo yang cenderung memicu jerawat.


b. Sel kulit mati!
Nah ini adalah bagian serunya, kalau sebum ga mungkin hilang. Sel kulit mati bisa banget dikurangi sampai pada level minimal. Inget, dikurangi bukan dihilangkan keseluruhan, karena sel kulit mati masih kepake dalam jumlah sedikit buat melindungi kulit bayi dibawahnya. Jadi engga langsung terpapar udara, polusi dan debu kecuali kalian tinggal didaerah yang bener-bener bersih mah santai aja.

3. Bakteri dimana-mana
Nah kalau ini sebenernya love-hate karena kulit kita pasti ada bakteri. Soalnya kita hidup di alam bebas bukan dalam kotak steril. Bakteri ada di udara. Bakteri ada di air. Bahkan kayaknya kalo bisa ada di cahaya, dia ada deh? Intinya Bakteri itu ada dimana-mana. Fungsinya bisa melindungi juga!
Jadi yang bisa dilakukan juga meminimalisir keberadaan mereka dikulit kita.

4. Pori-Pori jalur sebum
Ga semua orang dengan pori-pori besar berjerawat, sebel ya? tapi memang gitu. Bisa jadi produksi sebumnya sedikit, bisa juga karena memang kondisi dia tidak terpapar bakteri atau kulit matinya sedikit tapi yang jelas, pori-pori ini sedikit mempengaruhi, jadi baiknya bisa kalian mengecilkan pori-pori.

PR memang yang punya kulit berjerawat ini, karena super domino efek antara ketiga aspek tersebut. Nah setelah kita tau penyebab jerawat, kita belajar untuk mengatasinya.


Nah jadi udah paham kan, penyebabnya seperti itu, kalian disini harus bisa nih belajar mengidentifikasi, kira-kira dari ketiga itu mana ya yang lebih jadi masalah untuk kalian?
Apakah kuliatas sebum kalian? bakteri? atau sel kulit mati,

Nah disini kalian bisa lihat seperti ini, 


1. Sebum Jahat, kalau kalian sudah makan bersih, bebas minyak, olahraga teratur dan secara keseluruhan dari dalam sudah baik tapi masih berjerawat mungkin ke-2

2. Sel Kulit Mati, nah yaudah kalau ini kalian harus rajin exfoliate atau menghilangkan sel kulit mati, kalian bisa baca lebih lanjut soal sel kulit mati disini.
Oh ya, bruntusan, milia dan sebagai grenjelan diwajah lainnya juga disebabkan oleh ditutupnya sama sel kulit mati ya, mengingat semuanya disebabin sama sel kulit mati yang menutupi pori kita belajar mengatasinya.

Kalau sudah done dengan yang pertama dan kedua, coba cek apakah yang 3.

3. Bakteri Buruk, kalian suka membersihkan wajah ga bersih? suka pegang-pegang wajah ga? atau kalian jarang ganti sarung bantal. Hal-hal seperti itu mempengaruhi.









Sumber : HealthLine | Vektor Stock | Blackhead vs Whitehead | Acne Proses | SkinBetter | Bioderma | Beauty Journal  
eyeliner, review, eyeliner sada, review sada skinny liquid eyeliner, sada skinny eyeliner review, eyeliner tahan wudhu, eyeliner tahan minyak, eyeliner awet seharian, eyeliner untuk kulit berminyak

Hollahope everyone! Beberapa bulan lalu aku sempet suka banget sama mata yang bold banget, tapi jujur memang kesulitan menemukan eyeliner yang bisa nyata ketika harus berhadapan dengan eyeshadow yang cukup tebal. Kebanyakan eyeliner engga mau nyata atau bahkan ada yang sama sekali engga keluar ketika harus ketemu powder, padahal kalau ditangan, eyelinernya kelihatan nyata dan keluar banget warnanya! Nah akhirnya, aku menemukan eyeliner yang cukup bagus bukan cuma untuk melawan eyeshadow aja tapi juga ketika diaplikasikan, cuss lanjut baca reviewnya~

Eyeliner ini pertama kali kenalan pas acara Indobeautysquad dengan PosexSada, jadi waktu itu kondisinya memang lagi ga punya eyeliner yang nyata. Setelah beberapa lama puasa eyeliner, eh pas mau dipake kembali, semuanya pada kering. Sedih banget! Makanya aku seneng banget ketika tau kalau dalam goodie bag tersebut dapet eyeliner, dan konon katanya eyeliner ini bagus banget loh! Okey, gimana tuh?



Kemasannya menandakan bahwa produk Sada Skinny Liquid Eyeliner by Cathy Sharon bukan produk sembarangan, aku yakin mereka invest cukup banyak dari kemasannya karena warnanya emas dan dengan press CS pada kemasan tutupnya. Sangat detail dan elegan. Belum lagi produk ini memiliki logo pariwisata Indonesia, bagus sih tapi aku engga terlalu paham kolerasinya hehe..



Cuma menurut aku kemasannya terlalu berlebihan, selain karena yaudah gitu aja, kemasan sebagus ini harus sayang kemudian terbuang. Sayang bangetkan? Tapi dari kemasannya kita bisa melihat banyak informasi, dari expired, sudah teregistrasi di badan BPOM, ingredients dan produksinya sendiri yang made in Germany. Panteslah kalau produk ini dipatok harga Rp.195.000 sayangnya produk ini belum mengantongi sertifikasi seperti eco-friendly, vegan, atau animal crultyfree meskipun kemasannya bisa di daur ulang.




Sementara dari ingredients atau kandungan produk sendiri, produknya tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, namun beberapa concern seperti adanya BHT yang merupakan parfum buatan, ada alkohol denant dan sulfate jadi kalau kalian merasa punya mata yang sensitif bisa dicek dulu atau di tes dikit gitu biar lebih aman. 






Sesuai namanya dia Skinny Liquid Eyeliner, jadi teksturnya memang cair dan cenderung becek gitu, dengan hasil matte dengan shimmer. Yes kalian engga salah baca, setelah aku perhatikan memang dia mengandung fine shimmer, mengarah ke glitter gitu. Sangat fine alias samar-samar jadi kalian engga akan kelihatan jelas kecuali di zoooooom. Jadi pemakaian daily masih aman menurut aku. Sama sekali engga ada wangi meski ada alkohol denant jadi amanlah pas dipake. Untuk pigmentasi produk ini sendiri aku bisa kasih nilai 8, engga jet black yang hitam total tapi cukup hitam dan nyata. Ketika dipake dieyeshadow yang nyata warnanya masih keluar meski penurunan level warna gitu. 





Secara ini eyeliner cair, dia diaplikasikannya dengan kuas dan untungnya kuasnya kaya spidol dengan ujung yang menurut aku cukup fleksibel. Jadi meski spidol bukan kuas, tapi lentur gitu jadi ketika dipake dia cukup mengikuti tapi engga terlalu lemes. Yang aku suka dengan ujung spidol adalah dia engga mukin megar hehe tumpul mungkin kalau dipakenya terlalu tekan, tapi menggunakan produk ini cukup effortless alias ketika bersentuhan dikit dia langsung keluar. Paling PR nya kalau misalnya ga sengaja kebuka tutupnya terus nempel kain yaaaudah hahhaa langsung hitam deh. 

Tapi so far aku bawa kemana-mana tutupnya cukup rapat dan engga pernah ga sengaja kebuka sih. Sementara gagangnya sendiri dia kasih kaya bantalan lembut, another detail yang membuat ini menjadi lebih mahal dibandingkan dengan eyeliner kebanyakan. 




It's review time! Nah, aku udah jelasin betapa pigmented produk ini dan ketika diaplikasikan ia memiliki kelebihan berupa tip atau ujung spidol yang mudah dikendalikan. Jadi gampang banget untuk dipake untuk mengaplikasikan eyelinernya. Sesuai namanya di Skinny Liquid Eyeliner! Sayangnya menurut aku, sedikit banget, dikit bangettt kepanjangan hehe jadi ketika dipake dia memang mudah dikontrol tapi kaya kurang pas aja. 

Would be lovely kalau engga sepanjang itu tapi tetap begitu ujungnya. Untungnya kebantu dengan tip fleksibelnya. Untuk daya tahan sendiri, aku merasa daya tahannya cukup bagus dimata aku yang punya lid berminyak. Sebagai perbandingan mascara lash paradise aku tetep smudge ketika aku pake tanpa eyeshadow hahaha jadi cukup berminyak yah! 

Kalau dipakai dengan eyeshadow dia akan lebih lama power staynya, bisa sampai 12 jam. Bener-bener engga geser. Tapi kalau dipakai langsung ketemu kulit dia akan smudge dikit dibagia ujung luarnya. Jadi yang tadinya tajem jadi lebih pendeek hahaha tapi mungkin itu efek ketika kegesek atau pegang-pegang area mata kali yah? Tapi overall aku suka dengan produk ini, mengingatkan aku pada Jesse's eyeliner tapi dia jelek banget brush-nya :( mekarrrr booo~ 




Nah produk ini cocok buat kalian yang pengen eyeliner tahan lama, awet dipake wudu dan susah pake eyeliner entah karena suka gemeter atau kadang susah aja mengkontrol kuasnya! 

Overall nilai dari aku, 4.25/5

Hal yang menjadi konsiderasiku mungkin bahan-bahannya dan kemasannya yang menurut aku kaya nanggung mewah sih tapi kaya sayang aja. Kalau mau dibuat mewah sekalian kenapa engga dibukaan depan, kenapa tetep bukaan atas? LOL. This is preference personal banget sih hehe.

Thank you sudah baca, kalau kalian, eyeliner andalannya banget apa nih? Siapa tau ada yang lebih ramah dikantong tapi sepigmented ini hahaha









Maybelline Super Stay Matte Ink udah jadi benda wajib buat kalian yang suka makeup tahan seharian
secara effortless! Aku sendiri memang meyakini bahwa itu Lipstick paling tahan lama sepanjang
masa. Nah, makanya aku penasaran, apakah produk terbaru Lipstik Baru Maybelline yaitu Super Stay
Ink Crayon bisa setahan lama itu?

Di claim sebagai lip crayon yang mudah digunakan dengan ujung tip yang memudahkan produk ini
berbeda dari lip crayon kebanyakan tapi, kalian tau sendiri kalau lipstick crayon atau lipstick pada
umumnya tuh engga tahan lama banget. Meski memang lebih nyaman karena biasanya lebih ringan
daripada kebanyakan lipcream ataupun lipmatte yang menglapisi bibir. Kalau lipstick lebih fleksibel
tapi kekurangannya harus selalu di apply ulang agar tetap tahan lama.  Makanya aku kaget banget
ternyata performanya Super Stay Ink Crayon ini engga main-main.....?


Okey kita bahas dari kemasannya dulu.

Seperti kebanyakan lip crayon, Super Stay Ink Crayon ini punya bentuk seperti crayon lengkap
dengan warna kemasan  yang menyerupai shadesnya. Totalnya ada 10 warna yang sangat colorful
dan vivid banget! Harganya termasuk terjangkau, 99.000 aja! Tapi worth it engga ya? 


Maybelline tetap kekeuh dengan kemasan plastik sebagai segel yang memberikan informasi lengkap.
Jadi PR banget kalau sudah dibuang tapi kita lupa kapan expired date. Nah khusus lip crayon ini,
sayangnya produknya engga dilengkapi dengan nama shades dibagian bawah atau samping.
Hanya kode nomer aja yang tertera dan kalian bisa liat itu pada nama jepang produk, tapi pada
bagian plastik kemasan ada nama shadenya. Selain itu yang menjadi perbedaan utama dari Lip
Crayon ini adalah dia punya rautan!


 

Secara kandungan, produk ini punya ingredients yang cukup asing bagi aku, tanpa ada butter
atau bee wax maupun mineral oil. Kebanyakan sintetis, belum jelas gimananya tapi ada kandungan
familiar kaya Silica yang pasti akan meminimalisir kondisi bibir yang pecah-pecah atau banyak garis,
kandungannya membantu memberikan efek halus atau smooth pada bibir kita.
Selain itu alkohol turunan yang aman. 


Untuk segi tekstur, aku bisa bilang produk ini kayak kebanyakan lipstick, creamy, pigmented dan
hasil akhirnya semi matte. Kadang shine. Tapi, kalau kita coba lebih jauh lagi sebenernya beda
banget! Teksturnya creamy super rich dan pigmented, warnanya konsisten banget dari awal
sampai akhir. Dengan aplikator crayon yang efisien --engga terlalu lancip tapi juga engga tumpul,
memudahkan aku buat garis bibir baru kemudian diratakan. 

Oh ya untuk mengecek warna produk setelah dibuka bisa kalian lihat dibagian setelah tulisan
“INK CRAYON” dimana disana ada bahasa Jepang dan nomer shades. 

Terus yang paling aku suka dari produk ini karena dia sangking pigmentednya. Warnanya keluar
semua! Bagus banget dipake dikulit apa aja, karena ya tadi. Dengan konsistensi warnanya, jadi
engga ragu dia akan sebeda itu disatu dengan yang lainnya. Okelah, dari warna mungkin ada
permainan efek town down dan sebagainya, tapi serius deh, engga akan berubah drastis.
Jadi I would love to say, warna mereka approved! Bagus semua~ 


Dari isi sendiri, aku tuh engga nemu dia exact berapa gram, tapi yang aku tau abis aku keluarkan
dia cukup banyak. Selain mungkin karena dia bukan kaya lipstick pada umumnya.


Seperti yang aku bilang sebelumnya bahwa kebanyakan lipstik punya ujung yang seiring zaman
akan tumpul bahkan mendem. Nah, dengan inovasinya yang mudah diaplikasikan, Maybelline
Super Stay Ink Crayon  ini punya rautan dibagian belakangnya yang selalu melekat. Kaya penghapus
gitu deh pada pensil! Lucu ya?


Jadi secara tekstur, produk ini bener-bener ok banget! Selain itu produk ini diklaim lipstik tahan
lama hingga 8 jam, beneran ga sih tapi? Apa ga ilang kalau makan? Reviewnya akan ada dibagian
akhir ya. 


Naaa~ ini adalah saat-saat yang menentukan etcieee! aku sejujurnya memang skeptis sama produk
ini. Takutnya hanya kaya pelengkap dari Super Stay lainnya yang tekenal bagus-bagus dan jadi
range favorite setelah Fit Me! Tapi ternyata salah besar. Aku langsung jatuh cinta ketika main
dengan warna-warnanya ketika aku pakai dibibir. Warnanya bagus bagus dikulit Natural Beige
kaya aku. Semuanya masuk aja! Meskipun shade yang terang sekalipun. 

Produknya bener-bener creamy dan pigmented tapi dryingnya engga yang lebay gitu, jadi masih
ada waktu untuk diblend. Enak banget! ujung tipnya yang runcing dan bisa diruncingkan enak banget,
Membantu ketika aku mencoba mengaplikasikan produk, dibandingkan dengan lip crayon
kebanyakan yang kelamaan akan tumpul. Oh ya, disini aku pake jadi blush on juga, dan pake brush.
Mudah banget di blend dan diaplikasikannya. Huhuhu seneng banget. 


Nah disini aku sudah coba beberapa warna yang menurut aku akan jadi favorite banyak orang,
kaya Enjoy The View yang nudeish banget dan Treat Yourself. Ternyata beda banget loh geng,
dalam artian ternyata yang nudeish itu dia staying powernya cukup sampai 5 jam-an aja, termasuk
sekali makan, sementara kalau warna yang lebih vivid kaya Treat Yourself dia bener-bener awet
sampai malam bahkan lebih dari 9 jam. Aku juga pake Live On The Edge, dia lebih kaya Enjoy the
View. 


Ini contoh ketika aku pake yang Treat Yourself. Kelihatan bangetkan warnanya rata dan bisa tahan
lama banget. Ini sama sekali engga aku touch up. Bahkan faded dibagian dalam aja baru kelihatan
pas sorenya, dan sedikit. Tipis aja. Bener-bener seawet itu. Sementara yang Enjoy The View ini dia
lebih cepet faded dibagian dalam sampai akhirnya hilang meninggalkan framing dibibir aja. 

Dari segi finish yang bisa kalian lihat sendiri, efek smooth dibibirnya bagus banget dan tahan lama.
Engga bikin crack apa lagi kering dibibir. Transfer? Sebenernya dibilang iya, ya iya tapi tipis.
Dia kiss prof tapi alias engga nempel kemana-mana secara lebay. Yang aku amaze dari produk
ini selain lipstick tahan lama tapi dia juga bisa senyaman ini. Masih engga percaya sih sebuah
lip crayon bisa awet sampai 9 jam tanpa touch up. 

Untuk rautannya sendiri, aku belum sempat coba karena sayang yah masih pada bagus dan
baru-baru haha nanti akan aku update lagi setelahnya bagaimana ya. Overall, aku merasa ini
produk yang worth to try. Harganya 99.000, isinya banyak. Mudah di blend dan bisa juga jadi
blush yang super pigmented. Sampai saat ini aku belum menemukan kekurangannya kecuali
shade nude nya yang lebih cepat hilang. Tapi sisanya overall oke banget! Kalau kalian mau
coba bisa beli di Toko Maybelline, Drugstore maupun Official Store di E-commerce.
Nah, segitu dulu review dari aku, kalau kalian suka warna yang mana nih?






Disclaimer : Review blog ini merupakan kerjasama dengan pihak Maybelline dan
Indobeautysquad. Semua konten yang ada disini merupakan jujur dari percobaan aku
tanpa menjatuhkan, bermaksud menimbulkan kerugian dan segala hal merugikan lainnya.