Setelah Pandemi ingin bepergian, begini syarat terbarunya! Dikutip dari himbauan maskapai penerbangan Airasia, 


PERSYARATAN TERBANG HINGGA 31 MEI 2021

DOMESTIK

KHUSUS PENERBANGAN DARI SUMATERA KE JAWA HINGGA 31 MEI 2021


Termasuk: dari Medan (KNO), Padang (PDG), Pekanbaru (PKU), Palembang (PLM), dan Belitung (TJQ)


    1. Menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif/ negatif:

        a. Rapid Test Antigen yang berlaku paling lama 1 (satu) x 24 jam sebelum           keberangkatan; ATAU

        b. PCR Test yang berlaku paling lama 1 (satu) x 24 jam sebelum keberangkatan; ATAU

        c. GeNose C19 yang dilakukan di bandara sebelum keberangkatan.

    2. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) sebelum penerbangan, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

    3. Anak-anak umur 5 tahun ke bawah tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen atau PCR test.


PENERBANGAN DOMESTIK KE DESTINASI LAINNYA

KE BALI (DPS)

1. Menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif/ negatif:

a. Rapid Test Antigen yang berlaku paling lama 2 (dua) x 24 jamsebelum keberangkatan; ATAU 

b. PCR Test yang berlaku paling lama 2 (dua) x 24 jam sebelum keberangkatan; ATAU

c. GeNose C19 yang dilakukan di bandara sebelum keberangkatan. (Berlaku mulai 1 April 2021)

2. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) sebelum penerbangan, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

3. Anak-anak umur 5 tahun ke bawah tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen atau PCR test.

KE PONTIANAK (PNK)

1. Surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR yang berlakupaling lama 3 (tiga) x 24 jam sebelum keberangkatan. 

2. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) sebelum penerbangan, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

3. Anak-anak umur 5 tahun ke bawah tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen atau PCR test.


DARI ATAU MENUJU KE KOTA-KOTA LAINNYA SELAIN YANG DISEBUTKAN SEBELUMNYA

Termasuk: dari Jakarta (CGK), Bandung (BDO), Surabaya (SUB), Semarang (SRG), Solo (SOC), Yogyakarta (YIA), Lombok (LOP), Labuan Bajo (LBJ), Sorong (SOQ) dan ke Belitung (TJQ), Padang (PDG), Medan (KNO), Palembang (PLM), Pekanbaru (PKU)


1. Menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif/ negatif:

a. Rapid Test Antigen yang berlaku paling lama 2 (dua) x 24 jamsebelum keberangkatan; ATAU

b. PCR Test yang berlaku paling lama 3 (tiga) x 24 jam sebelum keberangkatan; ATAU

c. GeNose C19 yang dilakukan di bandara sebelum keberangkatan. (Berlaku mulai 1 April 2021)

2. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) sebelum penerbangan, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

3. Anak-anak umur 5 tahun ke bawah tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil rapid test antigen atau PCR test.


INTERNASIONAL


KE INDONESIA

1. Pelaku perjalanan Warga Negara Asing (WNA) dari seluruh negara untuk sementara dilarang masuk ke Indonesia kecuali pemegang visa diplomatik, visa dinas terkait kunjungan resmi setingkat menteri ke atas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).

2. Menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil paling lama 3 x 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Indonesia.

3. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) sebelum penerbangan, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

4. Menjalani pemeriksaan RT-PCR pada saat kedatangan.

5. Selama masa tunggu hasil RT-PCR, WNI wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan oleh pemerintah dan WNA di tempat akomodasi karantina (hotel/penginapan) yang telah disertifikasi dengan biaya mandiri. Pada hari kelima karantina akan dilakukan tes RT-PCR kembali, dan jika hasil tes negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

6. Bila hasil pemeriksaan ulang RT-PCR positif, maka dilakukan perawatan di rumah sakit atas biaya pemerintah untuk WNI, dan atas biaya mandiri untuk WNA.


TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT!



Review Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water Toner 



Holla everyone, setelah aku pakai produk ini sampai lumayan lama, kalau engga salah aku sudah pakai dari Februari. Akhirnya baru sekarang aku bisa ngasih review Review Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water! Semoga masih pada excited untuk produk lokal satu ini ya. Awalnya memang aku sempet misuh-misuh karena engga bisa coba produk coba Avoskin yang memang kebanyakan menggunakan bahan dasar niacinamide yang mana sayangnya aku engga cocok :( 

Hingga akhirnya Avoskin menghadirkan rangkaian Skin Bae yang mana terdiri dari Toner & Serum. Nah, setelah excited banget, aku bisa coba beberapa produk salah satunya yaitu Toner Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water! Nah produknya sendiri aku pakai sekitar 3 bulanan dan belum abis loh! Soalnya memang aku pakai hanya malam hari dan mostly diselingi dengan serum Retinol dari Avoskin juga, nah beginilah kira-kira pengalaman aku setelah 3 bulan pakai Review Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water



Kemasan dari Toner Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water ini cantik banget, warnanya pink dengan box warna senada. Box nya sendiri juga super informatif banget terkait produknya. Melalui boxnya kita bisa tau beberapa hal, pertama ada klaim dari Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water yaitu mengurangi komedo hitam & putih, (baca ya: mengurangi), membantu melawan jerawat, mengurangi kadar minyak berlebih dan mengangkat sel kulit mati.  


Nah tapi yang menurut aku lucu, informasi dari avoskin di kemasannya rada campur-campur nih, jadi kaya bahasa anak jaksel. Sebagaian bahasa inggris, sebagian lagi bahasa Indonesia. Bukan bilingnual (dua bahasa) tapi benerbener campur campur peletakannya dan rada gemesh kalau aku liatnya :") kaya urutannya manfaat - how to use - cara pakai - caution - ingredients - another caution - benefits - clean concept. Mungkin sih karena launchnya rada 'cepet' ya, ga menganggu banget kok!


Sementara dikemasan produknya sendiri lucu banget karena mereka pake beberapa tagline kaya "bye acne, bye blackhead, loveable, and unique." Memang sih, baru Avoskin deh yang mengeluarkan ingredients focus kaya gini (kalo sekarang sih udah ada dear me beauty juga, uhuy!). Dikemasnnya juga tetera jelas bahwa produk ini punya isi 100mL, untuk hargabya sendiri aku beli kemarin 149.000,- kalau tidak salah.  





Produknya sendiri diproduksi di Indonesia! Membuat aku makin cinta deh sama produk lokal yang makin banyak opsi bagus-bagus semua dengan kualitas yang engga kaleng-kalenglah ya. Ingredientsnya cukup simple, enak banget buat yang suka minimalist ingredients maupun penganut multilayer skincare. 

So far engga ada kandungan yang aneh-aneh juga, free alchol, free paraben, atc! Yuhuu~


Untuk kanduangannya sendiri memang mereka menginformasikan main ingredientsnya adalah Salicylic Acid yang membantu membersihkan pori-pori dan secara aktif membantu melawan jerawat ya sayang. Selain itu ada Tea Tree yang memang memiliki sifat mengeringkan jerawat juga dan membantu melawan bakteri penyebab jerawat, dan terakhir ada Zinc. Disini Zinc PCA yang fungsinya konon membantu untuk mengurangi kadar minyak berlebih pada wajah. Jadi memang toner ini didedikasikan untuk pemiliki kulit berminyak dan berjerawat, kalau kamu punya kulit yang renderung kering atau normal bisa cari opsi & alternatif lain ya! 



Bagiaman dengan teksturnya? Tekstur dari Toner Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water ini sangat wateryyy, bener-bener kaya air mengalir aja. Plus sangat cepat menyerap dikulit wajah. Selain itu meski dia sifatnya exolifating toner, tapi menurut aku engga meninggalkan sensasi kering yang gimana-gimana sih. 






Berdasarkan cara pakainya, memang produk ini harus digunakan dengan menuangkan produk pada kapas baru kemudian diusapkan menyeluruh kepada wajah. Catatan, kalau ditulis demikian, lakukanlah demikian teman-teman! Soalnya beneran deh, hahaha aku pake selama 3 bulan kan, setiap malem selang-seling. Oh ya, karena toner ini emang sifatnya ada BHA (Salicylic Acid) jadi baiknya memang digunakan malam hari dan diikuti dengan sunscreen dipagi hari ya.  Nah, selama 2 bulan aku pakai, aku merasa biasa aja. Masih ada loh kadang jerawat muncul satu dua. 

Sebab cara pakai aku salah! aku maksain dia ga pakai kapas. Aku tepuk tepuk aja diwajah. Padahal jelas-jelas disuruh pakai kapas. Akhirnya sebulan belakangan setelah aku beli kapas pakai ulang (reusablle cotton pad) akhirnya better dong! Lebih efektif diwajah aku~


review toner avoskin skinbae salicylic acid

Nah, jadi sesuai namanya, Toner Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 1% + Zinc + Tea Tree Water ini punya kandungan BHA (Salicylic Acid) sebesar 1% teman-teman, yang mana itu masih batas normal untuk adult skin. Kalau kamu masih dibawah 15 tahun aku engga menyarankan produk ini. Instead kamu bisa cari yang 0.5% yah! Soalnya masuk 1% sudah cukup keras dikulit yang baru pakai skincare.

Untuk produk BHA 2% kayaknya di Indonesia belum banyak juga deh yang mengeluarkan, apalagi diatas 4% karena masih dilarang sebab terlalu keras penggunaannya. Soalnya BHA memang untuk mengangkat sel kulit mati juga, takutnya jadi overexfoliasi yang membuat kulit malah merah-merah. Nah seperti yang sempat aku informasikan diatas bahwa memang penggunaan produk ini diawal aku sempat salah. Jadi aku baru bisa bener-bener melihat hasilnya setelah 1 bulan belakangan dengan menggunakan kapas. Dimana memang aku merasa produk ini efektif banget ngempesin jerawat aku, mencerahkan kulit wajah aku, dan yang pasti membuat produksi jerawat yang cukup berkurang tanpa rasa kalau kulit aku ketarik-tarik atau kering. Nah sayangnya yang aku rasakan untuk mengatasi komedo dia masih kurang ya, mungkin karena BHA memang partikelnya lebih besar dari AHA juga. Jadi kalau mau treatment ke komedo juga aku kayaknya akan balik dengan AHA aja. 

So far, aku merekomendasikan produk ini kalau kamu tipe wajahnya yang berminyak dan berjerawat gede terutama kalau hormal. Dia membantu treatment banget, tapi bener-bener harus dipakai dengan menggunakan kapas ya! Overall gimana? Worth it dong!

Harga 100mL : 149.000
Where to buy?

Overall 4.2/5
+ Produk Lokal
+ Simple Ingredients
+ Melawan Jerawat
+Mengurangi Minyak Wajah
- Mengatasi Komedo
- Mostly beli online 


 

 review Emina Squeeze Me Up Liquid Conceale


r, review emina, review squeeze me up concealer, review emina concealer

Jujur dari lama aku menanti kapan nih Emina Concealer keluar? teruss pas keluar Concealer Emina awal nyobain produk ini aku tuh penasaran kakak, karena masa sih kaya gini hasilnya? Ga percaya sampai akhirnya aku coba pakai beberapa kali, dan hasilnya menakjubkan! (imo). Jadi Emina akhirnya mengeluarkan rangkaian Squeeze Me Up yang mana salah satu produknya adalah Emina Squeeze Me Up Liquid Concealer! Sebelumnya Emina sudah mengeluarkan rangkaian BB Cream, CC Cream, Foundation, dan Cushion, nah kayaknya kurang lengkap rasanya kalau engga ditambah dengan Liquid Concelar! Setelah lama menanti akhirnya rasa penasaran aku terjawab dengan kehadiran produk ini.  

 

Nah, pertama kita bahas kemasannya dulu yah! Jadi kemasan Emina Concealer ini super simple, dibandingkan dengan aneka klaim yang diberikan, kemasan ini cuma informasikan bahwa kemasannya itu silky texture light-weight, udah gitu doang. Sebenernya rada nanggung ya karena ternyata produk ini sangat promising! Nah,  selain itu sama dengan kemasan Squeeze Me Up lainnya dia punya informasi seputar produknya, expired datenya, dan pastinya informasi soal shadesnya. Nah, warnanya sendiri ada tampak sedikiittt di kemasannya. Selain itu untuk hal yang paling aku engga suka adalah ingredients-nya yang berada dalam kemasan, kaya kenapa gitu?

 

Sementara untuk tube Squeeze-nya dia, ada informasi seputar expirednya yang cukup jelas. Aku suka banget kalau tercetak karena ga akan ilang. Selain itu juga ada informasi seputar shades yang ada di masing-masing produknya!





Nah untuk ingredientsnya, Emina Squeeze Me Up Liquid Concealer punya kandungan yang cukup aman. Satu-satunya notes adalah dia mengandung silikon yang memungkinkan untuk produknya menyumbat pori-pori teman-teman yess!

Oh ya sama dia punya Disodium EDTA yang mana mungkin berpengaruh ke tubuh, tapi karena kadarnya dikit harusnya cukup aman.




Nah sekarang kita masuk ke shades warna, teksture, dan wanginya Emina Squeeze Me Up Liquid Concealer, jadi disini dia punya 3 warna, yang pertama itu ada
1. Light - Cold Undertone
2. Natural - Neutral to Warm  Undertone
3. Caramel - Neutral to Cold Undertone


Untuk ketiga warna ini sendiri cukup okeh untuk kulit Indonesia ya, meski engga bisa mengakomodasi semua warna kulit tapi lumayan cukup sebagai permulaan produk Emina Concealer, apalagi kalau kalian lihat warnanya nanti akan mulai oksidasi, jadi menyesuaikan warna kulit. Dari segi teksture, mereka bilang silky ya namanya. Memang sih teksturenya produk ini tuh menarik, dia engga thick, ga creamy, mirip sama punya Maybelline Fit me tapi lebih light. Jadi memang teksturenya engga berat dan cenderung mudah diblend gitu. Nah, dari segi wangi, dia engga ada hint wangi yang signifikan menganggu akuuu. 



Sementara untuk cara pakainya, aku akan bilang karena teksturenya light, sebisa mungkin dicover aja ke semua area yang pengen kamu taro. Dia tuh teksturenya akan sit on ke kulit kamu dan ringan, memang cocok sih jadi concealer untuk remaja karena ga pengen heavy ataupun sampe cakey ya! 
Nah, selain itu juga produknya ketika nempel dikulit akan sangat mudah dibaurkan~


Untuk daya tahan mereka engga ada Claims, tapi kalian bisa lihat sendiri ditangan aku. Setelah 2x mandi (iya, bagian itu engga aku gosok cuma ke bilas air aja, anggeplah wudhuwkakak). Dia tahan lumayan lama banget, jadi sekitar 4 jam dari pemakaian awal dia masih baik-baik aja meski emang oxidise ya, dan lumayan parah untuk shade Natural dan Lighta, sementara yang Caramel masih "aman" buat aku. 


So far, aku puas banget sama Squeeze Me Up Liquid Concealer! Review ini aku lakukan sampe bener-bener yakin banget karena aku masih engga menyangka kalau dia akan melampaui expektasi aku sejujurnya. Dari segi harga, daya tahan, formulasi, dan sampai ke produknya yang lighweight tanpa membuat jerawat dikulit! Such a dreamy product banget ga sih? 

Eits, tapi dia ada sedikit flaw-nya, yaitu kalau kamu pake dia dibawah mata ala korean style yang cuma dipake ala concealer bagian ujung depan mata dan ujung winged bawah mata, dia memang ga akan bekerja sebagus itu untuk menutup masalah (apalagi kalo udah diatas 20++ ya Bunda). Dia akan masih memperlihatkan dark circle kalau ditaro dikit doang.

Beda sama punya Wardah Lightweight Concealer yang sungguh aku sukai dan plan re-purchased tapi karena udah nyobain ini malah jadi ga move on dong!


Iya, aku beneran sesuka itu sama produk ini, karena aku pakepun engga bikin berminyak diwajah terutama T-zone aku! Terus dia masih awet meski kena masker. Selama kalian taro doang engga kucek-kucek, produknya ga ada hilang atau wipe off, paling transfer dikit dan menurut aku masih tolerabel banget.

Well, this is hard for me karena aku pelit kalau kasih nilai, but this will be
4.9/5! 

+ Harga Murah
+ Coverage
+ Blendable
+ Tahan Lama
+ Transfer Resistant (dikit wajar kalo pake makser)
+ Warnanya lumana 
- Warnanya terbatas 


So segitu dulu kalau dari aku, nah kalau kamu mau cobain`, kamu bisa langsung check out disini
Shopee 


review emina squeeze me up lip matte, review emina squeeze me up, emina squeeze me up lip matte shades.




Hollahope semuanya! Kali ini aku akan review salah satu produk lokal dari Emina Cosmetics yaitu rangkaian Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte! Jadi Emina baru aja mengeluarkan varian baru lip product mereka, yang sebelumnya Lip Creamatte, serta menambahkan variannya menjadi Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte. Nah, kayaknya ya, emina ini memang tetap mempertahankan image mereka yang buat remaja jadi produknya punya daya tahan yang so-so. Soalnya kalau kamu mau produk yang memang baguss dan tahan lama, kamu bisa dapetin di makeover, ya ga sih? Jadi gimana memangnya pengalaman aku mencoba Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte? Yukk baca reviewnya.

                                                         


Kemasan Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte ini berbeda dengan kemasan pendahulunya, yang kali ini dibuat lebih simple dengan satu warna yang sama dan dibedakan sedikit dari dotsnya dan touch of fun dengan deskripsi masing-masing shadesnya--which aku lebih prefer whole package beda warna sih jadi lebih gampang! Kaya kemasan creamatte ataupun liptint yang lain. Misalnya ada Lil Dancing, dia akan menceritakan tentang "filosofi" dari warna tersebut. 


Sementara itu, untuk kemasnnya sendiri dia dibuka dari samping, dan kamu baru bisa menemukan ingredientsnya disana. Rada disayangkan sih karena menurut aku jadi less transparant ya, padahal ada space kosong disalah satu sisinya. Masa kita harus buka kemasannya kalo mau liat? Aku beli originally dari Lazada, which saat itu juga engga ada label buat segel pengamannya. Dengan kemasannya yang kaya gini, aku juga yakin banget makin "kebuka" sama orang-orang yang punya tangan usil kalau harus didisplay.


Sementara itu masuk ke detail produknya sendiri, kalian bisa liat kalau kemasan produknya itu gemesh banget! Kaya tube odol dengan aplikator yang punya ujung pointy. Aku suka sih dengan aplikator maupun tube-nya, coba aja warnanya warna warni juga kaya biasanya hahaha. Untuk satu kemasan Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte isinya 6.5gr yah! Lumayan banyak tuh ga akan abis 2 bulan kalau dipake tiap hari. 


Nah kalau ingredients dari Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte ini love-hate banget menurut aku. Banyak banget kandungan silikon sintetis dari dimethicone, sampai 3 jenis coba! plus dibagian pertama-tama. Sebenernya sih engga ada penelitian yang membutikan kalau dia berbahaya bagi tubuh ya cuma gemesh aja gitu kalau dengan pake lipstick ini kita pake silikon sentetis ditubuh kita.


Nah meski begitu, kandungan Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte ini juga punyaaa banyak banget yang namanya oil pelindung bibir, jadi fungsinya untuk melembabkan bibir tentu saja~ Mulai dari Jojoba Oil, Apricot Oil, Sunflower Oil, dan masih banyak ingredients lainnya. Jadi love! Makanya aku bilang love-hate, karena diluar banyak "kimia" beratnya tapi dia punya kandungan bagus lainnya.



Terus gimana dengan teksture Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte? Teksturenya matte! Hahha iya sesuai namanya dia memang lip matte yang punya teksture bluring finish yang bagus jadi engga akan bikin bibir kelihatan pecah-pecah (tapi kalau bibir kamu keklupas masih akan kelihatan ya!) dan terus untuk wanginya sendiri dia ada hint vanilla chemical yang aku engga suka, but no worry itu cuma kecium aja tapi pas dipake engga ada aroma yang ninggal sama sekali dan engga strong juga wanginya.



Nah, untuk produknya sendiri dia ada 4 warna yang wearable untuk semua skintone kulit menurutku, meski kayaknya kalau kamu punya kulit yang putihhhh banget dia akan stand out ya tapi kalau kulit kamu engga fair lebih ke light - deep, pemilihan warnanya bagus dan aman banget. No fail at all~ Nah, disini dia  Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte shades ada, 


1. Have a Picnic : Hint Pink dengan Warm Undertone
2. Vake a Cookie : Hint Nude ke coklatan dengan warm undertone
3. City Cycling : Hint Orange Burn dengan warm undertone
4. Lil Dancing (my fav!) : Warnanya mauve ke unguan aslinya, dengan cold undertone, kalau dipake ngasih efek stronger personality aja 





Kalau daya tahan Emina engga punya claim apapun sih, dan cara pakainya cukup diaplikasikan dibibir yang kering aja, engga perlu yang lembab/pake lip balm, karena produknya cukup moist.




Nah sementara itu pengalaman aku pake Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte adalah semua warnanya gampang diaplikasikan, super duper mudah, engga ada rasa gumpel, terus kaya kaku, bener-bener langsung aja nyatu dibibir dan ringan banget engga berasa pake. Terus dia juga di ombree gampang. Ini aku gabungin Bake a Cookie dan Lil Dancing. Cumaaaa dia itu tuh rada lama keringnya, dan ketika kering ya so so. Engga matte yang nge-set alias dia masih transfer dan ga kiss proof. Jadi kalau pakai masker dia masih bisa nempel. Cumaaa engga separah itu. Nah, selain itu kalau dipakai dia juga akan ilang ketika makan. Kalau engga makan, misal lagi bulan puasa gitu ya, bisa lumayan lama tuh 5-6 jam, cuma kalau pake masker 3-4 jam ilang apalagi kalau udah makan aku rasa langsung bubar jalan ya. 


Seperti yang bisa dilihat, setelah aku pakai sekitar 3 jam dengan makan, langsung deh dia bubar jalan, cuma Emina Cosmetics Squeeze Me Up Lip Matte ini masih stain dibibir aku rona-rona-nya! Pertanyaannya apakah jadi worth it untuk dibeli? So far aku bilang lumayan banget sih kalau kamu lagi cari lip matte yang engga kering dibibir tapi apakah must buy? Hm, aku engga merasa sih. 

So far, aku akan kasih nilai 3/5
+ Banyak kandungan vitamin
+ Kemasan Unik
+ Ga bikin kering
+ Ga Gumpel
- Banyak silikon
- Tahan lama biasa
- Ga terlalu stay lama
- Warna kurang loveable :p
- Harga masih mehong meski ga mehong sik. 


Bisa dibeli dimana? 



Perhiasaan emas dan diamond terjangkau untuk generasi terkini




Perhiasan emas rasanya cukup terjangkau, tapi bagaimana dengan diamond? Batu mulia yang satu itu sering kali didengar namun kebanyakan orang terutama wanita tidak terlalu memilih diamond sebagai perhiasaan wanita sebab harganya yang terbilang premium dan hanya dapat dinikmati oleh sebagian kalangan saja. Maka sebab itu dalam memilih kalung, gelang, dan cicin emas, wanita cenderung tidak melihat apakah batu yang berkilau itu dikategorikan diamond. 


Faktanya memang biasanya batu tersebut diklasifikasikan sebagai Zircon (Sirkon) atau Berlian imitasi. Padahal jika kita membelinya, berat dari carat batu tersebut juga terhitung. Rasanya sayang bukan? Tapi tidak perlu khawatir lagi karena ketika kamu membeli kalung, gelas, dan cicin emas wanita sekarang sudah ada dengan diamond dengan harga terjangkau!


Perhiasan emas dan diamond terjangkau ini bisa kamu dapatkan di koleksi terbaru dari The Palace Jeweler, Toko perhiasan yang mengusung konsep terlengkap, terjangkau, terjamin yaitu Moela. Mengusung konsep perhiasan emas dan diamond terjangkau, The Palace Jeweler menghadirkan Diamond grade H-VS mulai dari harga Rp999.000,- aja! Penasaran kan kayak gimana sih kira-kira, akan sama ga ya sama kebanyakan perhiasan emas terjangkau lainnya? Moela atau yang berarti Mula, mengajak kamu yang belum pernah membeli emas sebelumnya untuk mencoba membeli emas dengan sentuhan diamond, dengan 5 rangkaian koleksi! Yaitu ada Kamoela, Modela, Trimoela, Bermoela, dan Lovela.


Sebelumnya, aku jelasin sedikit ya kenapa harga dari Moela ini memiliki harga perhiasan cincin emas, pendant emas, dan anting emas dengan diamond yang terjangkau tapi tetap 100% diamond asli bukan zikron. Jadi, kalau kamu beli berlian ada beberapa tolak ukurnya, 

a. Warnanya - Color Scale, untuk warnanya sendiri paling bagus adalah D dan paling biasa ada Z. Jadi grade yang premium biasanya di D-F, sementara semi premium ada di G-H, sisanya masih dikategorikan diamond tapi sudah menguning warnanya. 

B. Kemurnian - Clarity, kalau ini lebih seberapa banyak pecahan dalam berlian tersebut. Biasanya ketika terbentuk ketika proses Berlian itu sendiri menjadi sebuah berlian. Jadi makin ga ada cacat dibagian dalem dia makin tinggi harganya. 






Sumber : GIA

Kira-kira kaya gitu gambarnya, biasanya ketika di ZOOM sampai 10x kalau masih kelihatan bagus dia akan dapet rate Flawless terus kemudian VVS2-VVS1 kemudian VS2-VS1, dan S2-S1 dan seterusnyaaa. 

C. Cutting, potongan. Makin besar potongannya TANPA ada cacat menjadikan harganya sangat mahal. Makanya ketika dia dengan potongan kecil akan menjadi lebih terjangkau. Makanya, sekarang kita bisa melihat koleksi dari Moela~ 




  1. Bermoela 

Koleksi ini mengusung konsep minimalis, cocok banget buat kamu yang baru mau coba diamond dan suka design yang simple. Selayaknya diamond lainnya, dia punya ukuran 0.010-0.020 karat dengan berat emas 1.3-1.7gram! Kira-kira harganya berapa ya? Koleksi yang satu ini mulai dari 999K-3000K yah!



  1. Kamoela 

Kalau koleksi yang ini cocok buat kamu yang suka design feminine, stackable rings, dan suka dengan cicin tipis yang engga terlalu menonjol. Pas banget kalau kamu suka koleksi kecil-kecil dan manis! Harganya mulai dari 2.600K sampai dengan 3000K yah!





  1. Modela

Secara personal ini yang jadi favorite aku, soalnya desainnya unik-unik banget, paduan emas putih dan emas kuning, permainan diamond dengan desain yang minimalis tapi kekinian! (plus poin banget engga sih?!) Ala ala cincin emas model terbaru dari Korea. Selain itu harganya semua dibawah 3000K aja! Kalo kamu mau stack bareng koleksi bermoela pasti lucu banget. Bisa dibilang ini fancy jewel sih! 



  1. Trimoela

Nah kalau koleksi yang ini, dia lebih spesifik lagi dengan 3 butir diamond dengan konsep trilogi! Alias masa lalu, kini, dan masa depan.  Arti filosofi ini adalah kamu dengan orang tersayang yang memiliki cerita dari masa lalu hingga kini, uch-uch romantis banget yakaaann~ 



  1. Lovela 

Terakhir ada Lovela, kalau ini sih fix banget buat ngasih orang tercinta! Iyalah semuanya ada tulisan Love dan gambar hati yang manis. Cocok buat hadiah orang tersayang atau ke diri sendiri sebagai bukti nyata cinta kamu ke diri kamu!



Semua rangkaian tadi sudah dilengkapi dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga semuanya teruji dan pastinya engga tipu-tipu! Semuanya sudah memiliki emas dengan kadar 75% dengan kadar emas 18K! Kamu bisa menguji keaslian emas dari The Palace dan emas yang kamu punya dengan Karatimeter yang bisa kamu temukan di toko-toko The Palace yah!  Nah, perhiasan wanita maupun pria lainnya juga kamu bisa temukan di The Palace terdekat kamu, eits ga perlu sedih kalau ga ada The Palace di kota kamu karena The Palace juga memiliki Toko Resminya di Shopee!

Website The Palace | Shopee The Palace



Disclimer : Tulisan ini bekerjasama dengan The Palace