[Review] Pixy Stay Last Serum Foundation

review pixy stay last serum foundation


Pas Pixy ngeluarin Stay Last Serum Foundation gue langsung kepo maksimal! Soalnya gue suka banget complexion dari Pixy, sudah pernah gue review dan sudah di repurchase juga sampai 4x lebih kali loose powdernya, jadi gimana engga kepo?! Nah, dia punya 5 shades, dari light to medium tan tapi belum cukup gelap sih😔 malah shades natural mediumnya lumayan mendominasi. Nah, tapi ternyata, banyak banget PR-nya, lengkapnya cuss langsung baca reviewnya aja.



Kemasan Pink Hitam khas Pixy UV Whitening Series, jadi koleksi ini sudah ada lumayan lama, kayaknya dari 2018 deh dan masih digandrungin oleh orang-orang karena Whitening clam-nya yang sampai Pixy Stay Last Serum Foundation. Nah yang aku suka banget dari Pixy adalah informasinya yang jelas, lengkap, dan cukup edukatif tanpa ribet mencari informasi tambahan hehe. Disini mereka claim, 
1. Whitening Formula - 2 Way Whitening membuat kulit tampak lebih cerah
2. Protecting : dengan kandungan SPF 50 & PA+++
3. Moisturizing dengan kandungan Argan Oil 
4. Beautifying dengan Stay Last Micro Powder yang tahan lama hingga 12 jam, dimana asumsiku itu adalah talc! Yaas, next kita bahas untuk kandungannya.





Nah secara kandungan, kita kupas cukup panjang ya!

Pertama kandungan utama dari Pixy Stay Last Serum Foundation adalah Cyclopentasiloxane yang merupakan salah satu anak dari silikon, makanya kalau dipetunjuknya disarankan untuk shake before use karena memang prouknya misah guis, jadi kaya ada liquid yang tidak mencampur sempurna, setelah aku cek lagi ternyata dia pake multiple Dimethicone juga yang merupakan silikon makanya ketika aku pakai, dia gesar geser. Nah, selain itu micropowdernya sesuai dugaan aku dari kandungan Talc yang cukup tinggi, which make this tricky ingredients. 


Ingredients Pixy stay last serum foundation

Selain itu kalau kamu kurang cocok dengan Fragrance atau parfum, bisa jadi perhatian khusus karena dia mengandung fragrance. Nah, untuk kandungan pelembab dan whiteningnya ada dibagian buntut yaitu ada Topocerol atau Vitamin E dan kandungan Agran Oil-nya. Lumayanlah dan cukup wajar dengan harga produk Pixy Stay Last Serum Foundation yang tidak sampai 70.000! Dengan isi 17mL yah, memang lebih sedikit dibandingkan dengan yang biasanya, karena pakai setitik aja sebenernya sudah cukup coverage! Let's see their coverage and texture shall we?


swatches pixy stay last serum foundation

Nah seperti yang kalian lihat disini, Pixy Stay Last Serum Foundation pertama kali di-apply cantik banget! Teksturenya pas pertama kali diaplikasikan itu kaya cair dengan hint oil, terus ketika dibaur dia menjadi matte ke arah velvet gitu. Punya daya coverage yang tinggi banyak hingga menutupi eyeliner aku yang gelap, jadi kalau sekedar menutupi bekas-bekas jerawat dan kemerahan jelas bukan malah besar untuk Pixy. 


Nah untuk cara pakainya, pertama dia harus dikocok terlebih dahulu karena komponennya rada misah, either itu minyak atau memang bagian dari silikonnya yang cukup tinggi, sementara aplikatornya itu pipet jadi memudahkan kita kalau mau ambil produk, cukup 1/4 pipet untuk satu wajah kalau menurut aku, bahkan itu sudah coverage banget. Nah, aplikasinya sendiri aku dengan sponge kemarin, so far aman. Produknya tidak menyerap banyak, mungkin karena terbantu silikon yang ada pada produk, jadi dia engga terlalu cair banget. 


Untuk daya tahan, klaim Pixy Stay Last Serum Foundation ini bisa tahan hingga 12 jam tapi apakah memang secantik itu? See the review below


Aku pertama kali pake kaget banget, karena setitik aja dia bener-bener bisa coverage banget. Kaget uwaw banget karena bener-bener bisa nutup semua dosa yang ada diwajah aku tapi jujur aja, this is not easy product to review, karena dia konsistensinya berubah terus, kalau tanpa powder, dengan powder, dengan tambahan setting spray dan kalau semuanya digabungin. Bener-bener serberubah itu! Bikin pusing jujurrrr sampai aku mengakhiri dengan kesimpulan bahwa, 


Dengan tekstur yang matte to Velvet sebenarnya produk ini engga perlu ditambahkan powder tapi bisa ditambahkan dengan setting spray yang bisa menjaga produk dengan baik agar tetap diam ditempatnya, soalnya produk ini transfer cukup parah, meski dia engga sampai transfer yang menghabiskan produk secara keseluruhan, selain itu produknya kalau tidak diset geser cukup parah.



Kalian bisa lihat perbandingannya setiap jam, ketika awal aku pakai dia bener-bener bikin wajah alus banget, meski dari awal dia kaya pecah dimuka karena pori-pori aku yang cukup besar dan dia tuh engga alus nyampurnya jadi rada "crack" tapi karena di hold sama micro powdernya menjadian pecahnya tuh alus banget hampir engga kelihatan kalau engga dizoom banget. Nah setelah 3 jam, mulai geser apa lagi dengan pemakaian masker yang intens, produknya mulai transfer dan yang aku notice makin mecah karena kecampur sama minyak diwajah aku dengan powdernya yang masih mencoba menahan sekuat tenaga. 

Perubahan drastis abis sholat hehe, produknya geser bubar jalan guis, sebenernya masih aku bilang normal aja sih, tapi sayangnya dia bener-bener cetak mukena aku haha jadi rada aneh gitu. Sebenernya masih terbilang normal sih tapi cukup fail buat aku untuk itungan produk Pixy! Btw, aku coba pake produk ini lagi diruangan yang ber AC bener-bener full di AC aja selama kurang lebih 6 jam dan dia bagus dong! Hahaha, jadi menurut aku kalau kalian pakai outdoor yang banyak bekeringat, banyak kegiatan dan sebagainya dia bakalan terpengaruh sama iklim wajah kita dan cairan, tapi kalau kalian tipe kulit kering dan didalam ruangan ber-AC sebenernya produk ini fine-fine aja apa lagi kalau dicombo dengan setting spray yang tepat. 

So, overall rating dari aku 2.5/5 
+ Shade lumayan
+ Coverage juara
= Daya Tahan
- Geser
- Mudah Transfer 





Thank you for ready my review! Kalau kalian punya pengalaman berbeda, let me know by comment below! 







0 komentar:

Posting Komentar