Top Social

⌞H O L L A H O P E ❤⌝

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

Image Slider

Blogger Perempuan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

[Tips] Letak Jerawat ternyata Pertanda dari Tubuh!

Wednesday, December 19, 2018
Penyebab Jerawat, Penyebab jerawat diwajah, jerawat dahi, jerawat dipipi, penyebab jerawat di hidung, cara menghilangkan jerawat, cara menghilangkan jerawat diwajah





Hollahope semuanya! Apakabar? Aku hari ini mau sharing soal hal yang udah rada lama sebenernya aku janjikan yaitu penyebab dari jerawat tapi versi 'tubuh', jadi sebenernya tubuh itu memberikan sinyal kondisi tubuh melalui berbagai cara, salah satunya adalah melalui wajah kita sendiri! Yaps, dari wajah kita mereka memberikan sinyal masalah apa yang kita hadapi, beberapa diantaranya adalah masalah kebersihan, masalah pencernaan dan masalah hormonal dalam tubuh. 

Blog kali ini engga akan panjang, akan aku buat dalam 'singkat' jadi kalian bisa langsung tanya aja kalau bingung karena sudah aku buatin chart nya, berdasarkan informasi dari beberapa sumber seperti refinery29stylecraze dan futurederm

Beberapa bahkan aku alami sendiri, mulai dari puber yang banyak jerawat kecil-kecil di jidad sampe yang sekarang susah banget hilang ada diarea pipi, meski judulnya di pipi tapi ternyata banyak banget loh!


1. Di Area T-Zone, 

Untuk area T-Zone faktornya biasanya lebih ke hormonal & psike (jiwa), ya mulai dari stress sampai kondisi tubuh yang ternyata kurang fit.




Solusinya untuk yang bermasalah diarea Dahi bisa mulai dengan tidur teratur, selalu double cleansing dan mulai makan buah-buahan. Buah abang-abang depan aja cukup kok! 
Bisa juga dengan scrub secara rutin, inget maksimal 2x seminggu untuk wajah berminyak dan seminggu sekali untuk yang kering. Sementara buat kalian yang ada dihidung, bisa dengan mengurangi makanan berminyak, atau lemak tinggi. 


2. Area Pipi 

Beda sama T-zone, kalau didaerah pipi pilihannya kalau engga masalah 'isi perut' biasanya kebersihan. Kalau kalian udah merasa cukup bersih, rajin ganti sarung bantal setiap minggu, rajin cuci tangan dan TIDAK menyentuh wajah tapi masih ada jerawat, mungkin masalahnya ada dipencernaan. Kalau udah kaya gini, solusinya satu-satunya adalah dengan cleanse diet, 

DIET disini artinya nutrisi pola makan ya, jadi mengatur asupan makanan menjadi kunci utamanya. Sudah banyak kok yang cleanse diet, engga harus selalu pake sayur, bisa juga dengan olahan daging segar dengan bahan-bahan rendah lemak dan gula juga. Tapi yang jelas, mengurangi gula bisa banget membantu, gula disini dalam artian makanan dan minuman yang tinggi gula. 

Beda cerita dengan kalau kalian konsumsi langsung dari buah ya!


3. RAHANG & DAGU 


Mirip sama yang diatas, bagian bawah juga biasanya karena kebersihan kita tapi juga dominasi dari 'hormonal' terutama yang ada di dagu, tapi kalau mulai aneh-aneh untuk daerah ini bisa jadi peringatan apakah kalian sudah minum air cukup banyak?

Biasanya kalau airnya sudah mumpuni, daerah ini akan bersih. Kalau masih juga, bisa jadi kualitas tidur kalian yang engga beres! Eits, inget tidur yang cukup dan berkualitas itu beda loh gengs! Oh ya, sama kadar lemak berlebih juga bisa jadi masalah disini. Makanya penting banget pas kaya gini kalian mulai mengeluarkan keringat dan minyak melalui olahraga rutin. 

Olahraga rutin itu engga perlu berat, yang penting keringetnya keluar secara alami agar pembakaran terjadi! Oh ya, kalau dagu kalian terlalu kering juga bisa jadi masalah serius loh. Makanya coba dicek-cek lagi wajahnya siapa tau bisa jadi alarm alami badan untuk masa depan *tsaahhh!


Semoga membantu ya, kalau masih bingung, bisa langsung tanya melalui komen ya :) 




[Honest Review] L’Oreal Promatte Lipcream Les Chocolats

Monday, December 10, 2018
Review Loreal infallible promatte lip cream, Loreal promatte Les Chocolats

Hollaa gengs! Sudah Desember aja ya engga kerasa banget udah akhir tahun ☺️ nah insyallah bulan ini aku akan lebih sering buat ngeracun untuk kalian semua ya! Nah dari yang baru aja keluar dari Loreal Paris Infallible Promatte lip cream. Kalau yang terkenalnya foundation, ternyata mereka juga punya koleksi lip cream loh! Dan baru-baru ini Di Indonesia masuk warna yang Les Chocolats. 

Dinamain rangkaian Les chocolats bukan cuma karena dominan warna coklat tapi juga karena punya aroma coklat yang pasti bikin ngiler banget hahahah JUJUR GUE PAS SWATCH LAGI BARU BANGUN! Terus kan laper ya, ini lipcream minta dimakan banget sih 🙂 jadi kalau kalian laper jangan pake soalnya ga bisa dimakan ya ini HEHEHE ☹️

Nah cukup cerita lapernya, kita langsung bahas produknya ✨ 
Kalau gue taunya Maybelline super stay matte ink yang punya warna gemesh nude gini, makanya kaget banget pas ditawarin sama Sociolla untuk coba produknya. Karena gue sendiri engga tau promatte ini awalnya, taunya promatte gloss nya 



Nah aku udah pernah coba yang itu, kalau yang ini belum sama sekali.

✨ PACKAGING
Dari segi packaging produk L’Oreal Paris Promatte Lip Cream ini engga ada bedanya sama produk sebelumnya. Ini mungkin yang bikin gue engga ngeh, sama produk infallible lainnya. Bedanya terletak pada sentuhan kemasannya, antara dove atau glass, kalau yang promatte gloss dia jadi glass (bening, plastic) sementara kalau lipcream jadi dove, plastic. Dengan warna yang sesuai dengan shade produknya. 

Dari segi kemasan sendiri, produknya sudah lebih upgrade, kalau dulu produknya ngasih kode BPOM diplastik sekarang ada dibadan kemasan jadi lebih susah dibuat palsunya 👌 terus juga dikemasannya udah diprint tanggal expired. Tapi ingredients masih dibadan plastik, jadi setelah kalian lepas plastiknya akan hilang. 

Dikemasanya sendiri juga ada shades nya dibagian bawah. Jadi engga akan ketuker satu dengan yang lainnya. Jujur warna yang Les Chocolats ini bikin puyeng karena sekilas mirip-mirip semua. Tapi ternyata engga kok gengs! Malah beda banget hihihi


✨ APLIKATOR

One of the best👌 punya L’Oreal ini sama persis sama punya Maybelline dan menurut aku ini aplikator paling enak karena gampang untuk mengisi dan membentuk bibir. Cuma kalau keenakan bisa overline jadi kalau bibirnya titip hati-hati ya. Aplikatornya juga lembut, engga bikin gatel atau sensasi aneh dibibir.



✨ INGREDIENTS

Dari segi ingredients dia ga mengandung talc & paraben, ada sedikit alcohol dan silica. Tapi meski ada sedikit sama sekali engga kering, mungkin karena formula uniknya ya. Terus juga ada Silica yang bikin dia jadi “melapisi” bibir aja engga sampai yang menyerap ke bibir jadi engga ada garis-garisnya. 

Swatches Les Chocolats
✨ SCENT & FORMULA 
Aku beberapa kali ini bolak balik cobain formulanya, memang berbeda antara yang L’Oreal Infallible Promatte LipCrem yang lama dengan yang Les Chocolats, formula yang Les Chocolats adalah formula lipstick impian banget! 
Kenapa? Lanjut terus bacanya sampai akhir ya hahaha.. tapi yang jelas keduanya punya formulasi yang basah. Jadi dia creamy liquid yang cukup cair. Jadi ketika kalian aplikasikan akan terasa basah selama beberapa saat. Sekitar 2 sampai 5 menit produknya akan set dan masih kerasa lembab tapi tenang aja itu udah set kok, engga akan geser apa lagi transfer 👌 memang ada sensasinya aja tapi that’s fine. 

Untuk yang varian lama, wanginya engga signifikan, tapi kalau Les Chocolats jelas punya wangi coklat yang mirip Choco Oreo nya cadburry yang super yummm yummm banget! Inget ini lipstick ga bisa dimakan 🤣 beda sama lipgloss yang bisa curi curi jilat hahahaha



✨ DAYA TAHAN

Produk ini sendiri diclaim bisa tahan sampai 16 jam. Menurut aku untuk varian yang biasa, bisa tahan 1x makan berat, tapi kalau udah makan berat kedua dia akan hilang kelamaan. Jadi kalau tanpa makan hanya minum cantik dan ngemil kaum bangsawan 🤫 (maksudnya makannnya ga pake minyak ahahha) Jadi sekitar 7-10 jam tapi kalau pake makan ya sampai makan pertama. Makan kedua kudu touch up. Tapi aku ga merasa kesulitan sih dalam touch up nya sendiri karena dia engga gumpel.

Untuk varian Les Chocolats dia punya satu warna yang pink, she’s special case formula nya masih sama dengan yang sebelumnya tapi lebih baik. Warnanya lebih merata dan tahan 8 jam keatas masih baik, tapi sama sama masih hilang bagian dalam setelah makan pertama. Apa lagi warnanya sama kaya bibir aku, nyapu aja udah itu 🤔 

Tapi untuk Varian Les Chocolats yang lain JUARA! Yes, dengan makan sampai 3x aja masih ada bertahan. Ya jadi bisa dibilang 15 jam bukan hal sudah untuk produk ini stay. 



✨ REVIEW 
Setelah mencoba satu-satu, meski engga semua, aku udah dapet gambaran tentang produk ini. Dari mulai diaplikasikan semuanya enak dan gampang banget, warna mudah merata tapiiiii untuk varian yang lama, so far menurut aku memang harus di re-upgrade formula terutama yang warna merah, karena dia kurang oke kalau kalian kebiasaan katupin bibir untuk meratakan. Jadi pas kalian pake, kalian katup dia akan menyebar kemana-mana jadi ada stain warna tapi pigmentnya kabur. 


But the good news is the rest baik-baik aja termasuk yang warna keinginan semua Oke aja! Tapi terbaik memang yang Les Chocolats 👌 OMG! Best lipstick formula of the year *spoiler* soalnya produk ini bener bener beyond imagination banget. Kemarin ketika Querra story, dia pake dan kelihatan masih basah tapi engga transfer sama sekali. Aku bingung dan engga percaya sampe kemarin aku rasain sendiri.

Jadi formulanya yang aku bilang set setelah 2-5 menit itu, ya bener bener kerasa masih kaya pake lip care (kaya lip balm atau gloss) yang bikin bibir kerasa banget kaya masih pake “sesuatu” yang basah diatas tapi pas dipake ga transfer apapun! Ga sedikitpun. Ya aneh sih rasanya pas diawal, orang berasa basah lembab gitu tapi engga ada yang beleber kemana-mana hahahah terus kemudian produknya juga ngasih blurring effect Jadi engga menciptakan garis-garis bibir 👌 cuccokkk eymmm... ga sampai situ aja. Ternyata produk ini juga awet pisan! 

Bener bener seawet itu gengs, aku pake makan 3x sehari dengan sholat wushu kumur 3x sama sekali engga ilang! Ya mungkin memudar tapi ga kelihatan sama sekali. Bener bener masih ada warna dan pigmentnya! Well, good job L’Oreal Paris, teknologi barunya mengalahkan New York! Ya jadi apa lagi yang kurang?

Hanya range warnanya! Mungkin beberapa orang ga suka keluar dari comfort zone dengan warna nude mauve atau nude yang ga bikin pucet. Sementara produk ini masih originally dari Paris dengan cold undertone yang bikin engga semua orang cocok kecuali mereka berani. Sebenernya wqrnanya bagus banget dipake dikulit kuning langsat sampai sawo mateng karena jadi Nude versi mereka, cuma beberapa mungkin merasa terlalu bold. So hopefully mereka akan bawa produk lebih banyak warna dengan formulasi yang super juarak ini.



















Overall review 


⭐️⭐️⭐️⭐️ 4.85/5

+ formula terbaik
+ wanginya enak 
+ mudah diaplikasikan
+ paraben & talc free 
+ tahan lama banget 
+ ga bikin kering 
+ harga terjangkau 

- warnanya kurang banyak 



Pembelian

Price 129.000 (but now on discount 109.000)
use code 
"SBNLAW3U"

 untuk diskon 50k 
min. 250 :p jadi ajak temen juga






[Event] Millenials Festival by Amway

Sunday, November 25, 2018
Holla guys! Apa kabar udah lama nih aku ga nulis, hahaha kangen banget tapi tiap di sempet in pasti engga bisa aja nulis padahal pengen 🙈 nah tapi kali ini dimusim yang sudah mulai rentan gini dan segudang aktifitas yng menuntut aku untuk kerja, blogging, dan vlogging plus main sama temen serta keluarga menjadikan aku harus banget extra! 


Salah satunya kaya minggu kemarin, pas aku ikutan Milennials festival 🙈 sebagai millenials kita dituntut untuk selalu optimal dalam berbagai situasi, memang bukan hal mudah tentu nya tapi disana aku diajarin gimana biar engga cepet cape! 


Acara dibuka dengan sambutan bapak dan ibu generasi X yang engga kelihatan ada cape nya sama sekali. Gimana engga, abis me tiap kan acara Millenials Festival yang nyewa Gedung Basket Hall Pintu 11, Gelora Bung Karno, masih loh mereka bisa senyum sumringah menyambut kesayangan awak media dan rekan-rekan bloggers yang hadir diacara ini. Mereka kemudian menjelaskan kenapa sih diadakan Millenials Festival ini, 
Ternyata karena saat ini “kadar” per duduk Millenials di Dunia itu 34% sementara usia produktif di Indonesia yang sekitar 54% adanya ya di Millenials ini, jadi kebayang dong betapa banyaknya generasi yang lahir di tahun 1984 hingga 2000 ini?  Mereka menjadi roda ekonomi, makanya dengan kesempatan ini Direktur Amway Indonesia, Pak Dharma pengen menyerahkan roda estafet nya ke kita semua! 

Eh Amway? Apa tuh? Mungkin banyak yang belum kenal sama Amway, padahal  Amway sudah 60 tahun umurnya loh, mungkin yang kenal kebanyakan ibu dan ayah kalian atau bahkan nenek? Soalnya Amway adalah perusahaan multi-nasional  asal Amerika Serikat dengan basis Multi-Level-Marketing yang menawarkan beberapa produk dengan teknologi uang terus dikembangkan dengan dukungan 1000 penelit. Dibawah naungan Amway ada Nutrilite dan Artistry Studio, kalo Nurlite banyaknya membawa produk supelmen dan vitamin, sementara Artistry studio tentu aja membawa make-up import dari Amerika! 
Nah kemarin, acaranya tuh seru banget jadi ada activation atau kegiatan yang melibatkan kita secara langsung, setelah pembukaan dari pak Dharma dan Ibu Rossy yang turut hadir kemarin, kita dibagi ke 4 kelompok yang kemudian diajak untuk masuk ke area Lapangan Basket yang sudah disulap menjadi wahana super seru 😝 
Oh ya masing-masing dari kita dikasih Millenials Passport untuk berkesempatan mendapatkan hadiah kalau terisi penuh setelah melakukan kegiatan yang ada disini. 


Pertama, kita akan diajak ke booth skin check yang bawannya berasa bakalan terima rapat. Untung paginya Udah exfoliate jadi pas dicek kulit mati aku dikit, yang banyak pori-pori besarnya 😞 ya mau gimana lagi memang begitu adanya *anaknya pasrah* *tapi tetep usaha* akhirnya aku pindah ke bangku berikutnya untuk mencoba lipstick duo Artistry Indonesia, ada 3 warna tapi kalian harus coba ditangan dulu, karena warna yang ada sedikit berbeda dengan uang terlihat. Setelah dipakein concealer baru lah aku ombré bibir aku dengan warna merah yang berubah jadi pink! Ulala gemash sekali hehehe.. terus juga ada booth untuk cukur Alis dan dibuatkan alisnya baru deh setelah coba kita di cap oleh BA nya.

Selanjutnya juga ada booth face paint, nah disini aku minta BA nya untuk bikin bintang yang gemash ✨ jadilah 3 bintang berwarna biru. Terus disebelahnya ada booth foto dengan produk Artistry Studio yang super besar, hahhaha rasanya pengen bawa pulang se gede gitu ga abis dipake satu Kota ya? 

Next, setelah itu kita ke booth aktivitas berikutnya, kali ini lebih dominasi oleh Nutrilite yaah namanya Supelmen ga jauh jauh dari timbangan jadi mengingat itu hal sensitif kita abaikan ya. HAHAHAH

NAH! Sesi paling seru ada disini, ternyata Amway ngadain NINJA WARRIOR 👌 YESSS!! They bring it into life dengan menghadirkan 6 macam rintangan, kelihatan simple tapi susah banget! Aku pun kepo dan penasaran, buat lompat aja susah banget, gap nya jauh banget satu dengan yang lainnya.  Kaki yang cukup mini ini engga nyampe ahahhaha jadi yaudah abis itu langsung nyerah karena cape jadi kelinci ke kiri dan kanan. 


Tapi sumpah ini seru banget sih, pertama kali diajakin game yang sampe seseru ini. Rasanya pengen main sampe abis tapi apa daya engga bisa hahaha Yaudah deh akhirnya cuma foto manja aja. 

Serunya lagi semua peserta yang hadir kemarin juga dilombakan loh! Untuk orang yang mencapai akhir tercepat bisa mendapatkan hadiah!

Nah setelah ada lebih dari 50 perserta yang hadir, 10 finalis kemudian diadu lagi hingga akhirnya lahirlah mereka-mereka yang tangguh ini.



Yeay selamat ya untuk kalian semua yang telah berhasil sampai dipuncak bahkan kurang dari 40 detik! Ada perempuan juga loh! Juara memang ya, kayaknya sih ini member aktif Amway makannya ga cepet cape :p Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow dengan bintang tamu Amway, yaitu Amway Influencer. Mereka generasi millenials yang sudah menjadi top membernya Amway~






Thank you Amway untuk acara yang serunya. Nah selanjutnya aku mau bahas tentang salah satu produk dari Amway yaitu Nutrilite, awalnya pesimis banget dengan produk supelmen karena menurut aku isinya ya cuma vitamin C ga sih? 

Tapi ternyata Amway beda, dengan kandungan Vitamin B, Nutrilite punya produk baru yaitu NUTRILITE Vitamin B Complex Double Layer dengan lapisan Ganda yang membuat penyerapannya lebih optimal ketika diserap oleh tubuh. Layernya juga engga sembarangan karena dengan kandungan Spirulina, kalau kalian tau Spirulina sendiri merupakan superfood yang diberi kan oleh alam. Apa sih superfood itu? Singkatnya, makanan ini dapat menggantikan makanan lainnya dengan porsi yang luar biasa. 50mL Spirulina* bisa setara dengan 1kg konsumsi sayur loh! Makanya engga salah kalau dibilang superfood. Terus gausah khawatir karena Amway menanam sendiri tanamannya di Mexico & California secara organik jadi juga lebih baik. 




Oh ya Vitamin B Complex ini terdiri dari 8 jenis Vitamin B esensial yang tidak diproduksi oleh tubuh sendiri/secara langsung makanya dengan Vitamin ini, kadar Vitamin B kita dapat terpenuhi dengan baik. Buktinya apa? Jadi engga gampang lelah. Menurut pak Dharma, Vitamin itu membantu kita untuk tetap sehat tapi bukan berarti obat, begitu pula dengan Supelmen, itu bukan pengganti makan. Tapi, dengan Vitamin uang cukup tubuh akan jadi lebih kuat. 


Aku sendiri sudah coba NUTRILITE Vitamin B Complex Double Layer selama seminggu, tapi aku minumnya cuma 3x aja tapi berasa banget! Aku nyadar ketika hari kamis temen dikantor udah mulai bersin. Biasanya aku juga jadi genk bersin, malah supplier tisu sama masker, terus mikir kok gue tumben-tumben-an masih anteng. Padahal seminggu ini udah kerja Rodi banget tidur jam 12 karena begadang edit Video tapi sofar masih bisa napas, padahal biasanya udah gelut sampe jaket berlapis. 

Eh baru inget, sudah minum NUTRILITE Vitamin B Complex Double Layer Hahahahaha sumpah saat itu aku langsung bilang ke temen kantor, “beb kayaknya lo harus coba Nutrilite” soalnya anaknya jarang minum Vitamin banget dan meski cuma 2 hari sekali masih ngefek. Memang harga Vitaminnya terbilang cukup premium, tapi dengan akhir minggu tanpa drama lelah, pilek dan segala hal nya. Sungguh itu sangat lah nikmat 🤣 ahahhaha masih muda tapi sejompo itu beb emang. 


Nah segitu dulu dari aku ya gengs, semoga menjadi pencerahan untuk kalian yang punya kondisi suka kurang fit. 


Untuk pembeliannya, kalian bisa beli di 

Harga IDR 230.000/60 tablet 


*rata-rata dari jenis tertentu


x

[Tips] Apa itu Fungal Acne a.k.a Malassezia folliculitis || Jerawat Jamur?

Thursday, September 6, 2018



Jadi, bercerita sedikit, awalnya kalian mungkin sudah kenal dengan beberapa penyebab jerawat atau alasan kenapa berjawat, hal yang penting lagi adalah, tipe jerawat seperti apa kah kita? Kenapa demikian? Setiap Jerawat memiliki kebutuhan penangan berbeda, ada yang membutuhkan anti-biotik, ada yang hanya dengan eat cleans dan bahkan hanya dengan rajin cuci muka. 
Image result for bacteria acne
Sutterstocks
Sesungguhnya, butuh keyakinan kuat untuk menulis postingan ini, buat kalian yang baca, perlu di highlight bahwa Tiara bukanlah dokter kulit ataupun ahli sehingga kalian bisa langsung Tanya ke dokter bila merasa diperlukan.


Jadi sebagai gambaran, ada beberapa tipe jerawat, diawali dengan komedo putih (whiteheads) yang berarti komedonya masih di dalam kulit, sementara komedo (hitam – blackheads) ini sudah berada dipermukaan wajah dan kondisi pori-pori terbuka, kemudian dilanjut dengan Papule, ini yang kita kenal dengan jerawatan pada umumnya dan kemudian Pustule yang jerawat mateng.  Jadi kalua untuk tipe ini lebih kea rah fase si jerawat itu sendiri, sementara kalua yang satu lagi itu jerawat Cyst, ini nanti akan aku jelaskan lebih lanjut.

Kalau dalam fase jerawat normal seperti ini, biasanya kombinasi polusi dan pertumbuhan bakteri secara di aktif di wajah, makanya ketika dia mulai jadi Papule sebenarnya bengkak karena sel darah putih mulai memakan si bakteri dan area yang terkena infeksinya.

Lalu, bagaimana dengan Fungal Acne? Apa karena yang menyerang adalah Fungal (Jamur)?

Nah ternyata untuk FUNGAL ACNE sendiri, bukan merupakan Jerawat, lah terus kenapa ada Acne? Dalam pengertiannya memang acne berarti inflamasi di kulit dan rambut. Makanya masih bisa dibilang Acne tapi beda jenis soalnya Fungal Acne merupakan bumps atau ‘benjolan’ yang disebabkan oleh kulit iritasi akibat perkembangan jamur secara aktif di kulit kita. Tapi ini beda ya sama panuan, atau jamuran yang biasa dialami, perawatannya pun berbeda. 

Dimana sebenarnya kulit kita sendiri memang memiliki jamur di rambut-rambut halus yang ada di kulit kita, coba diinget-inget pelajaran tentang kulit pas SMP, setiap kulit kita yang berpori punya kemungkinan ada rambutnya dan kemungkinan akan ditemenin sama jamur dan bakteri, nah pertanyaannya siapa duluan yang menyerang?

Seandainya Bakteri, mereka lebih cenderung dipicu sama kotoran, polusi dan radikal bebas untuk menunjang hidupnya sementara kalau Jamur, seperti 'jamur' pada umumnya, kehidupan mereka ditunjang dengan area yang lembab dan jarang dibersihkan. 

Se-simple itu? Iya, tapi selain itu ada hal-hal yang menjadi penunjang kehidupan dan perkembang biakan si Jamur tadi, nah mari kita bahas satu persatu, 


Baca juga : Jerawat ternyata tanda tubuh sakit 


1. Jamur Penyebab Acne Fungal 



Tokoh utama yang berperan adalah pityrosporum folliculitis, atau malassezia folliculitis yang hidup di rambut, dimana yang paling sering ditemukan adalah Malassezia.  Disini mereka akan semakin betah tinggal seandainya, dibagian tersebut juga terdapat minyak, baik dari dalam kulit kalian atau oils yang kalian tambahkan (bisa essential oil, cleansing oil dan sebagainya). Selain itu, kombo minyak akan semakin diperparah seandainya kalian tinggal di lingkungan yang humid, jadi panas, lembab dan penuh keringat. Yah, udah Indoneisa banget ga sih? Makanya, selain Indonesia, Singapur dan Filipina juga mengalami hal ini. 

Nah mungkin kalian akan bertanya-tanya, jenis oils apa yang memicu kemudian? Jawabannya adalah mereka yang memiliki kandungan fatty acid, engga harus oils aja sih. Semua yang mengandung fatty acids memicu, tapi yang kaya hampir selalu ada itu oils dalam formulasi trigycerides. Apa aja Acid-nya?


  • Undecylenic Acid (C11)
  • Lauric / Dodecanoic (C12)
  • Tridecylic (C13)
  • Myristic / Tetradecanoic (C14)
  • Pentadecanoic (C15)
  • Palmitic / Hexadecanoic (C16)
  • Palmitoleic / Hexadecenoic (C16:1)
  • Margaric (C17)
  • Stearic / Octadecanoic (C18)
  • Oleic / Octadecenoic (C18:1)
  • Linoleic (C18:2)
  • α-Linolenic (C18:3)
  • Nonadecylic (C19)
  • Arachidic / Eicosanoic (C20)
  • Heneicosylic (C21)
  • Behenic / Docosanoic (C22)
  • Tricosylic (C23
  • Lignoceric / Tetracosanoic (C24)
Untuk yang Palmatic & Oleic ini pertumbuhannya paling cepet, jadi harus diwaspadai banget-banget. 


Source: M. Nazzaro Porro, S. Passi, F. Caprilli, P. Nazzaro, G. Morpurgo. 1975. “Growth Requirements And Lipid Metabolism OfPityrosporum Orbiculare.” Institute of Dermatology, St. Gallicano, Rome, Italy.

Terus oilnya apa? Lengkapnya aku ga bisa jelasin satu-satu, soalnya banyak banget tapi yang pasti adalah kandungan dari kelapa. Seperti yang ada diatas ini. Jadi dari dulu aku udah menghindari, Mineral Oil, Costor Oil dan Coconut Oil, soalnya mereka punya bad reputation sama kalian yang kulitnya berminyak. Tapi dalam kasus ini, Mineral Oil tidak masalah, soalnya dia engga punya fatty acidstapi tetep aja, bisa menyumbat. Selain itu Oil yang aman adalah Squalane Oil. 


Selain itu kalian mungkin mau waspadai, soalnya kalo fatty acid itu makan pokoknya, ini kaya cemilan si Malessezia, engga berpengaruh banyak tapi bisa menunjang (ini turunannya, kalau kalian mau lengkapnya bisa baca disini tapi ini cukup panjang sih) 

  • PEG-7 Glyceryl Cocoate 
  • PEG-Glyceryl Stearate 
  • Polyethylene Glycol Stearates 
Selain itu, kalau kalian bisa tau tipe pembuatannya, kandungan oil apapun yang prosesnya hydrogenated bisa 'berefek' pada perubahan senyawa jadi yang cukup mempengaruhi jadi mohon di cek.  Selain itu, ada lagi kandungan Polysorbate yang jadi dasarnya, jadi, kalo kalian ketemu kandungan Polysorbate, dia bisa banget bereaksi dengan skincare kalian yang lain sehingga membantu memberikan snack ke Malessezia. 

Banyak? Hahaha masih banyak lagi tapi ga harus serba takut, perkembanganya cukup terbatas kok jadi engga usah khawatir. Hal yang perlu kalian perhatikan adalah perkembang biakannya, melalui humiditas lingkungan.
Oh ya, mungkin kalian juga bingung, apakah dia akan mirip sama biang keringat? Soalnya pemicu nya sama-sama suhu dan kelembapan. Jawabannya berbeda, soalnya kalo biang keringat hanya ketika keringat tidak bisa keluar sebagai mana mestinya. 


2. Membedakan Fungal Acne 


Nah sekarang aku kasih liat kondisi nya ya, disini aku pake 3 hal yang paling membingungkan, antara Biang Keringet, Jerawat Batu & Fungal Acne, sekilas ketiganya mirip tapi kalo kalian liat baik-baik itu berbeda kok. 

Ini sekarang aku bandingin antara hal-hal yang suka bikin kalian galau kan? 

Meski hal-hal yang pempengaruhinya bisa dibilang juga mirip-mirip, tapi balik lagi siapa yang duluan bisa kuat(?) hahaha paham ga sih, okeh kita balik lagi membedakannya.

a. Biang keringet, dia engga punya mata guys, kalo di pegang juga engga ada yang grenjel lebih ke arah kenyel karena memang isinya air kan ya. Biasanya kalo dibagian lain, bentuknya ruam. Tapi ini ada 4 tipe beda lagi :( tapi mirip-mirip yang dimana intinya mereka isinya kaya air aja jadi kalo di pencet meletus! tapi jangan ya, nanti dia nyebar kemana-mana, terus kalo kalian pake tangan ga steril bisa jadi sebelahnya a.k.a jerawat

b. Jerawat batu, kalo ini pas dipegang berasa banget. Keras. Ga ber nanah ataupun cairan. Biasanya cuma benjolan super kecil yang keras aja. Terus lagi, biasanya dia engga banyak dan ga menyebar. 

c. Fungal Acne, kalo yang ini dia kecil-kecil, bisa cuma satu doang. Like sebijik jerawat kecil, tapi sesungguhnya bukan. BIsa banyak dan kadang ada isinya, kadang engga. Tapi yang pasti satu, dia akan hadir kalau kalian abis panas-panasan dan berkertingat. Jadi kalo merasa engga abis keduanya, bisa balik ke opsi b. 


C. Penyembuhan 


Untuk menyembuhkan, sebenernya membunuh dia 11 12 sama bakteri tapi ada beberapa treatment yang berbeda, soalnya kebanyakan produk hanya non-bacterial bukan non-fungi. Dalam beberapa kasus, kalau ini parah banget butuh Anti-Biotik, kalo Jerawat kadang kalian HARUS TAU PRE-BIOTIK dulu sebelum maju ke Anti-Biotik, soalnya kalo jerawat cenderung hormonal dan jangka panjang, kalau yang ini biasanya tidak. Biasanya pun anti-biotiknya dalam bentuk krim. 

Nah tapi menariknya ada beberapa ingredients alami yang membantu penyembuhannya,

1. Green Tea Extract, atau teh hijau. Yap produk dengan kandungan teh hijau secara alami membantu menghilangkan jamur di wajah.

2. Madu dan Propolis Extract, ehm, kalian  tau kan bedanya apa? Kalo Madu ya cairannya, kalo propolis itu kaya bubuknya yang muahal banget karena itu kaya 'sisa serbuksari' yang nempel di kandang Madu :( tapi itu mahal sih dan memang terkenal banget buat Anti-Bakteri dan Anti-Fungi karena memang bener, madu itu engga bisa expired! Kenapa? Sangking higienisnya ketika dibuat. Caranya? Maskerin atau lumurkan sajah madu di wilayah yang berfungi. 

3. Sulfur kalau ini basic banget, any kind of sabun yang pake sulfur membantu tapi pastikan engga ada kandungan penyebab ya. Terus sulfur itu cenderung bersifat mengkeringkan, so kalo kalian kulitnya kering dan sangat berminyak tolong imbangi dengan hydrating. 

4. MATAHARI! Kalian paham banget kalo Jamur engga pernah hadir diwilayah yang sering terkena matahari, makanya kamar mandi gue yang dengan cahaya ilahi itu tidak pernah jamuran meski becek kali. Jadi kalo kalian merasa punya fungi acne, sering-sering ke pantai yang masih bersih! Sekalian menjernihkan raga dan jiwa *cielah. 

Sebelum itu semua, hal basic yang harus kalian pastikan adalah

1. Jangan membiarkan keringat kalian mengering
Mungkin habis olahraga males ganti baju atau males banget cuci jeans? Bahkan masker wajah. Nah ini calon-calon akan kedatangan tamu tadi. 

2. Bersihkan wajah dengan benar guys! Pastikan banget jangan sampai ada residu yang nempel diwajah apa lagi kalau kalian pake cleansing oil. 

3. Save your hair! Basicly, kalian bisa banget loh mencukur bulu halus di wajah, terutama kalian yang suka pake aloe gel :P

Nah apa lagi ya kira-kira? Coba tanya deh kalo masih bingung, akan aku coba jawab :D



Sumber Bacaan 
Simple Skincare | Beautiful with Brains | Allure | Gizmodo 




[Honest Review] BB Cushion Wardah - Wardah Instaperfect MINERALIGHT MATTE BB Cushion

Sunday, September 2, 2018
review wardah cushion, Wardah Instaperfect MINERALIGHT MATTE BB Cushion  cushion wardah review, insta perfect 
cushion by wardah 

Beberapa waktu lalu, ketika lagi buat vote soal Lippen, tiba-tiba ada yang request juga untuk mereview produk wardah terbaru satu ini, karena kepo, langsunglah aku cek ke akun offical wardah-nya sendiri yang ternyata memang benar! Ada 'sneak peak' produk baru dan bekerja sama dengan Lazada meluncurkan rangkaian InstaPerfect by Wardah yang menjadi wajah baru dari wardah. Ibarat Kakak, si Insta Perfect ini adalah adiknyalah. 

Ternyata di Lazada sendiri, sudah ada landing page atau halaman yang menampilkan produk ini. Ada 3 produk, cushion, lip cream & blush on dengan kemasan senada, menurut aku paduan antara KKW dan Fenty Beauty, mirip ga sih? Nah karena saat itu H-2 jam, akhirnya aku tunggu-in aja begadang, takut-takut produknya habis diserbu seperti Emina Lip Tint, akhirnyapun langsung deh dapet produknya dan menggunakan layanan same day! Lucu nya barangnya sudah masuk ke shipping jam 3 pagi! Tapi kayaknya di delay sama pihak Ninjanya, jadi harusnya sampai jam 1 eh malah jam 6 sore tapi ga papa. Sampailah pada first impression ini, 


Nah kali ini, aku akan review setelah pemakaian sebulan dan sudah mau abis hihihi! Jadi kalau kalian mau tau detail produk ini bisa langsung baca terus deh! 


💖 Packaging   

Nah dimulai dengan packaging! Kemasan nya kalo kalian liat emang segemesh itu genk, warnanya rose gold dengan balutan biru. Pink nya juga rose gold yang cantik banget, sukak! Siapa sih yang ga suka dengan warna packaging nya?



Dus nya sendiri cukup informatif soal produknya, mulai dari shade-nya, produksi dan isi nya. Isinya sendiri bisa dibilang dikit banget. hanya 15 gr aja :( alias setengah produk pada umumnya. Sementara SPF nya itu 29PA+++ yang memang aku butuhkan banget karena kalo tipe kulit acne dan oily engga disarankan pake SPF diatas 30 karena malah bisa memicu jerawat karena penyumbatan atau kalo kurang bersih!

Tapi ya, karena packaging produknya kaca gitu semua jadi nya sebel :( kalo kena-kena tangan ada cap nya dan kemudian kalo kebeset kelihata gitu hahaha. Terus dibagian bawah ada tulisan shade nya juga dan sisinya dove sih, kalo disini informasinya engga banyak-banyak banget. Oh ya, bahannya sendiri dari plastik, dan tidak terasa bulky, kaya pas aja di tangan dan masuk ke pouch, kalaupun jatuh juga engga akan modar, jadi lumayan kokoh, meski kalau bagian atasnya ke beset-beset akan membekas. Yah plus minus gitu deh. 


💖 Ingredients 

Nah lanjut dengan ingredients nya alias bahan-bahan dan kandungan produk ini, produk ini sendiri dibilang Mineral Matte yang di claim smart high coverage, nah ini sebenernya rada ambigu, gimana ceritanya bisa smart? Apakah ada teknologi kusus dalam produknya yang spesifik gitu? Selain itu juga ada cooling sensation yang mengingatkan aku pada Purbasari BB Cream tapi kenyataannya apakah seperti itu? Akan aku bahas dibawah. Kita lanjut ke kandungannya dulu,

Review : Purbasari BB Cream 



Produknya sendiri tidak mengandung paraben, sulfat, maupun alkohol tapi memiliki kandungan silikon yang mungkin kurang cocok untuk yang punya wajah cenderung berminyak. Nah terusnya, kalo kalian ngeh disana ada tambahan Acne Fungal ( Malassezia), sesungguhnya aku baru tau dan mau nangis sih :( jadi intinya, ada produk yang namanya Stearic Acid yang sejatinya adalah komposisi fatty acid yang dapat memicu Acne Fungal, alias Jamur Jerawat. Ini akan aku buat postingannya sendiri, karena jujur akan panjang tapi intinya ini lebih berpotensi bikin kaya jerawat kecil-kecil gitu dibanding Mineral Oil yang doyan menyumbat.



Selain itu banyak kandungan yang harus dipelajari lebih lanjut, karena kandungannya terbilang cukup banyak. Mungkin karena mau buat shade Indonesia yang susah jadi banyak campurannya? 

💖 Tekstur & Wangi 



Untuk teksturnya, produk ini lumayan kental, seperti tinted BB Cream, jadi tidak sekental BB Cream tapi juga tidak terlalu cair, sehingga ketika diaplikasikan dia engga langsung set tapi akan dengan mudah di blend/baurkan, baru kemudian kelamaan dia akan set, selain itu karena teksturnya lumayan kental, produknya jadi medium coverage dan bisa di build sampai full, tapi yang menarik, pas aku menggunakan sponge bulat pipih yang bawaan dari kemasan, BB Cushionnya jadi light banget, bahkan untuk nempelin di muka aja susah :( jadi buat dapetin hasil maksimalnya aku menggunakan beauty blender sponge bukan bawaan. 
Pas sebelum dibuka juga produknya sesuai standar, memiliki 'segel' yang menjaga produknya. Untuk wanginya sendiri, produk ini punya aroma yang kuat kemudian samar dan hilang kelamaan, wanginya kaya bunga tapi yang lembut gitu ya. 

💖 Cara Pakai 

Untuk cara pakainya sendiri, seperti produk base alias alas wajah pada umumnya, bisa digunakan setelah skincare langsung atau menggunakan primer terdahulu. Saranku sih, kalau kulit kalian cukup kering bisa pake primer yang hydrating, sementara kalau cukup oily bisa pakai yang pore filling. Karena produknya engga cepet nge-set jadi kalian ga perlu khawatir untuk nge-blend nya, bisa perbagian wajah dulu atau langsung tap ke semuanya. Kalian juga bisa menggunakan produk ini tipis-tipis dulu, baru kemudian tap-tap lagi ditempat yang membutuhkan coverage lebih. 

💖 Daya Tahan

Untuk daya tahan, produk ini bener-bener tergantung sama pengaplikasiannya, kalau kalian menggunakan tanpa di set lagi dan tipis aja, ya akan bertahan 3-5 jam tergantung juga tipe kulit kalian. Seandainya kalian pake lebih tebel, tanpa diset, bisa 5-6 jam-an, tapi kalau kalian set hasilnya biasanya engga jauh beda, sekitar 6-7 jam tapi itu udah dalam kondisi faded ya. Maksimalnya dia memang 3-4 jam saja, mengingat dia tipe yang dipakai sehari-hari. 


Claim Produk 

Dimulai dari yang awal ya, apakah saat dipakai ada cooling sensation? Jawabannya tidak ada. Jadi ketika dipakai aku merasa biasa aja, engga seperti ketika pakai BB Cream Purbasari. Lalu dimana letak dinginnya? Aku juga kurang paham, karena ketika aku pergi naik gojek pakai ini pun, kalo panas ya tetep kerasa panas. Engga ada senasi yang memberikan kesan adem. 

Selanjutnya untuk Smart High Coverage  apakah kemudian produknya menjadi kaya Shiseido yang mengikuti warna kulit? Jawabannya juga tidak. Aku pakai shade yang paling gelap tapi masih di 'natural' untuk standard biasanya (Medium Beige), kemudian warannya tidak ngabu ataupun memberikan efek brightening, jadi memang fokusnya di coverage. Mungkin beda cerita kalau shade lainnya yang notabennya lebih cerah, tapi coverage nya sendiri memang terlihat sih, terutama di bagian jerawat merah yang rada susah ditutupin. Produk ini do a good job! 

Setelah menggunakan selama 1 bulan aku baru ngeh soal yang Fungal Acne itu, pas pemakaian intens 2 minggu kemarin memang aku merasa ada little bumps, tapi aku pikir hanya karena aku ga bersih aja jadi ketika aku pakein masker ya dia hilang. Terutama dibagian alis yang memang tempat berkembang biak si jamur ini. Nah di aku, aku suka banget pake ini sehari-hari, kalau kondisinya wajah aku cukup terhidrasi dia akan bisa awet loh sampe jam 3 sore (dari jam 9 pagi), tapi mulai jam 4 keatas udah cape ya kan, ilang-ilangan deh. Paling bisa dibantu dengan touch up (but aku bukan tipe touch up :( kaya berasa kesian aja kulitnya). Hasil akhirnya setelah diapliaksikan selama dipakai itu sebenernya aku bilang natural, bukan matte karena juga ga glowing atau dead-matte gitu, jadi kaya skin like lah. Dibandingkan dengan produk Cushion sejuta umat lainnya kaya Laneige, menurut aku ini lebih light, engga berasa berat tapi untuk coverage nya medium. Jadi enak dipakenya. Kulit masih bisa napas. Terus juga dia engga lengket, biasanya dipake 2 menitan baru dia ga akan transfer kemana-mana. 

Selama itu juga aku ga merasa dia comedogenic atau bikin komedo-an, biasanya paling kelihatan di hidung aku, tapi produk ini engga sih jadi so far so good, beda sama DD Cream Wardah yang kuning, 


Selanjutnya selama sebulan ini, ada momen dimana rasanya dia jelek. HAHAHA maksudnya entah kenapa ketika aku lagi oily, produk ini menjadi sangat butek. Yang ga bikin muka jadi lebih cerah malah memperparah ke adaan hahaha. Selain itu menurut aku produk ini ga bisa jadi base untuk heavy makeup yang dipakeiin concealer terus dibake, soalnya rasanya dia menjadi aneh gitu, kaya teksturnya jadi kering dan patchy gitu. Jadi memang aku sarankan ini untuk sehari-hari aja cukup.


So, segini dulu review yang aku bisa informasikan setelah menggunakan sebulanan, kalau kalian punya pertanyaan, informasi dan sebagainya, please let me know! 

Have a nice day, semoga bisa membantu ya.