Top Social

⌞H O L L A H O P E ❤⌝

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

Image Slider

Blogger Perempuan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

[Review] Sorcha Highlighter Lokal

Tuesday, March 19, 2019
Pernah ga sih merasa kesulitan mencari highlighter yang pas dengan warna skintone? apa lagi highlighter untuk kulit sawo matang, tan atau kecoklatan lainnya? Nah sekarang ada loh kosmetik lokal yang punya highlighter dengan warna yang sesuai banget sama warna kulit orang Indonesa yang eksotis! diluncurkan awal tahun ini Sorcha Cosmetics hadir dengan 4 warna higlighter yang memungkinkan digunakan diberagam warna kulit dan undertone. 



Sorcha sendiri artinya Bright atau terang, karena memang produk pertama yang mereka hadirkan adalah highlighter, jadi pengen perempuan Indonesia bisa selalu tampil glowing. Terus Sorcha Cosmetics sendiri sudah punya sertifikasi Halal. 

Nah jadi pas mereka baru launching aku sempat dihubungi pihak Sorcha & Sociolla untuk mencoba produk mereka, beberapa minggu kemudian sampai deh produknya, dan aku berkesempatan mencoba 2 warna mereka yaitu Bali Kiss & Uluwatu. Nah sekarang akan aku bahas satu persatu ya~ 



Pertama dari segi kemasan, produk ini datang dalam box Sociolla warna pink yang gemay banget, dengan bahan dus bertuliskan pretty things inside. menjadikan kemasan ini super eye catching. Didalamnya baru kalian akan menemukan bubble warp super tebal untuk melindungi kemasan dus box berwarna baby pink dengan bahan kaya glossy gitu, mirip kartu nama yang shining hahaha.

Dengan desaign minimalis baby pink dan putih, kemasan Sorcha Cosmetics ini memang cukup feminim. Pada bagian depan kemasan kalian akan menemukan shade dan ukuran produknya yang sekitar 10gr. Biasanya highlighter itu sekitar 6-8gr, jadi produk ini lumayan banyak isinya. 
Sayangnya warna putihnya membaur jadi sedikit susah membaca informasi produknya. Pada bagian atas kemasan kalian akan menemukan logo-nya, dan dibawahnya ada kode BPOM & expired date. 

 

Nah pas aku buka, ternyata produk ini ada dus pelindungnya dan bubble warp lagi! Jadi nilai plus banget karena biasanya highlighter itu gampang pecah atau rusak karena kebentur selama pengiriman. Untungnya disini kemasannya aman jaya! Jadi engga perlu takut, bakalan rusak selama pengiriman. Setelah aku buka, isi kemasannya warna rose gold yang cantik gitu, kaya familiar ya sama bentuknya? Meski begitu kemasan yang ini terasa kokoh kok, dan engga nge-jungkel kalau dibuka dalam keadaan normal hahaha. Inget banget dulu highlighter ter-highend yang gue punya bye bye pas lagi di foto karena kaca-nya berat dan bikin dia kebalik. 




Sorcha Cosmetics sendiri punya kaca juga gengs, jadi gausah takut tapi memang dia lebih stabil dan lebih kokoh, makanya hargaya lumayan naik kelas dibanding produk lokal kebanyakan. Terus pas aku perhatikan meski begitu dia ternyata ada 'pan' nya tersendiri jadi kayaknya di tempel gitu sistemnya hehe. 






Untuk ingredients sendiri, produk ini ada dikemasan belakangnya, cuma karena yang aku bilang tadi dia baur jadi aku tulis manual aja ya, 

Ingredients :
Magnesium myristate, Calcium alumunium borosilicate, Talc, synthetic fluorphlogopite, Mica, octyl palmitate,zinc oxide, polymethyl methacrylate, dimethicone, Lauroyl lysine, barium sulfate, silica, cyclopentasiloxane, triethylhexanoin, Hydroxyapatite, cyclotetrasiloxane,Bis-diglyceryl, polyacyladipate-2, triethoxycaprylylsilane,sorbitan laurate, tocopheryl acetate, dimethiconol. Titanium dioxide. Isopropyl titanium, triisostearate,Methicone., DMDM hydantoin, Aqua,Iodopropunyl butylcarbamate


Untuk produk ini sebenernya hampir semua ingredientsnya aman, kecuali untuk yang sensitif sama Talc & beberapa jenis Silikon kaya (Methicone, Cyclopentasiloxane, Dimethicone) serta beberapa kandungan yang menyebebkan fungal acne ataupun comedo genic. Jadi kalau kalian punya pori-pori besar harus extra untuk membersihkannya biar tidak ada penyumbatan. Untungnya produk ini bebas alkohol, sulfate dan paraben <3 


Seperti yang aku bilang diawal, produk ini punya 4 shade yang berbeda, menurut aku bagus banget karena memberikan lebih banyak opsi ke semua perempuan dari berbagai ras dan warna kulit, terus juga warnanya bisa masuk semua undertone, karena ada yang pink base kaya Uluwatu & Wild Rose dan Bali Kiss & Natuna dengan yelow tone! Jadi bener-bener dipikirin banget deh produknya. 

Sorcha Highlighter
Bali Kiss, Natuna, Uluwatu, Wild Rose (Sumber : Sociolla)

Nah disini aku swatch sekali aja! Langsung bener-bener keluar warnanya, testurnya buttery banget dan engga ada fall out, jadi memang pigmentasinya bagus banget tapi highlighter ini memang lebih ke yang natural finish gitu sih, bukan highlighter. Plus karena texturnya gini aku buat jadi eyeshadowpun bisa hahaha.


Untuk aromanya sendiri aku sih engga mencium aroma gimana-gimana, malah kayaknya engga ada aromanya deh. 




Untuk cara pakai berdasarkan instruksinya, kalian bisa menggunakannya blush on brush atau kabuki brush, diambil dikit aja untuk diarea pelipis dan tulang pipi, nah kalian juga bisa langsung bentuk C dari tulang pipi ke pelipis (aku contohin dibawah) dan dibubuhkan di cuping hidung serta tulang hidung. Mereka juga menyarankan pake satu kali aja buat hasil yang halus atau beberapa kali untuk yang intens. Secara gue anaknya blinding, jadi aku pake beberapa kali, well, produknya juga pigmented tjuy! 




Nah jadi aku udah coba Bali Kiss & Uluwatu, fyi, keduanya merupakan produk yang di dedikasikan untuk mereka dengan tan skin, nah di aku yang kebetulan biasanya pake warna kaya Natuna ini sebenernya sedikit kontra, hahaha, karena jadi kaya rada gosong gitu gengs~ tapi aku yakin ini akan bagus banget di kulit tan, apa lagi ternyata setelah aku pakai seharian bahkan 12 jam dia masih awet!


Biasanya dalam kondisi normal highlighter itu di aku kaya cuma numpang lewat aja, tapi ini bertahan lama banget! Which is bagus banget. Bahkan highlighter high-end pun engga seawet ini. Terus ini aku pake juga jadi eyeshadow topper dan dibagian inner corner. Kalau kalian perhatikan masih ada banget, cuma yang hidung aku emang apus karena rada aneh kalau warnanya ke gelapan aku paksa masuk jadi highlighter. 

Teksturnya sendiri lumayan halus, tapi masih memperlihatkan tekstur kulit cuma ga sampai parah ke pori-pori gitu. Overall, produk ini bisa dibilang worth it, untuk harga Rp. 185.000, karena isinya banyak, tahan lama, dan ragam pilihan warnanya yang banyak plus halal lagi. Aku jadi penasaran kalau coba shade Natuna :p dan kalau mereka mengeluarkan eyeshadow akan seperti apa hahaha *eh 

Nah segitu dulu review aku, semoga membantu kalian yang pengen cari higlighter ya! Oh ya, kalian bisa beli produknya di Sociolla dan dapatkan potongan diskon 50K dengan kode 
SBNLAW3U loh! Cuss buruan ke Sociolla





[Review] G Herbal Indonesia, Suplemen Herbal Indonesia! AMAN & BPOM

Sunday, March 17, 2019
Serum Vitamin C, Vitamin penggemuk badan, suntik vitamin C, vitamin C untuk apa, manfaat vitamin C, manfaat pegagan, manfaat cantella asiatica, temulawak, asam glugur, manfaat manggis           Holla! Setelah lama mencoba produk dalam negeri satu ini, akhirnya aku berkesempatan untuk me-review rangkaian G Herbal Indonesia! Kalau biasanya kalian minum vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh, atau mencoba mencari obat pelangsing tubuh, nah kali ini aku akan bahas vitamin yang efektif untuk menjaga daya tahan tubuh, vitamin yang melangsingkan tubuh dan bahkan vitamin yang mampu menjaga kulit kita dan memperbaiki kulit. 


Sebenernya G Herbal sendiri itu supelmen, bukan Vitamin karena kanduannya yang bukan hanya vitamin tapi extrak dari beberapa tanaman kekayaan Indonesia sendiri. Diantaranya, kandungan utamanya ada Temulawak, Pegagan atau nama kekiniannya Centella Asiatica, Teh Hijau, Asam Glugur, Mengkudu dan Mangis!


Sebelum kita bahas kandungan utamanya yang kaya banget ini, aku mau cerita sedikit tentang G Herbal Indonesia ya! Meski namanya G Herbal Indonesia dan memang diproduksi dari produsen lokal sendiri, sebenarnya G Herbal didirikan oleh Philip Goossens pada tahun 2012 setelah ia menjelajah ke kayaan Indonesia, melakukan riset dinegara lain hingga melakukan ke-mitraan dengan IPB demi meneliti dimana lokasi terbaik untuk mendapatkan tanaman terbaik untuk menjadi ingredients herbal terbaik. Soalnya, ia yakin Indonesia yang merupakan tanah vulkanik punya kekayaan mineral yang lebih banyak, makanya dia mencari yang terbaik langsung ke petani setempat. 

Nah disini aku sendiri mendapatkan 3 suplemen langsung, ada yang buat Badan, Kulit dan Penurunan Berat Badan. Ketiganya bisa diminum secara terpisah atau bersamaan, yang jelas kandungannya aktif alaminya memang cukup dominan. 

1. G 1708 WEIGHT

Karena aku sudah masuk Obesitas tingkat II, jadi yang pertama aku coba adalah yang weight, karena di formulasikan untuk mengoptimalkan metabolisme dan sistem pencernaan, mengandung ekstrak Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak), Garcinia Cambogia (Manggis) dan Camelia Sinensis (Teh Hijau), kalau teh hijau udah terkenal banget ya untuk membantu mengurangi lemak tubuh, tapi buannya Temulawak biasnaya menambah napsu makan? Disini, justru cara kerja suplemennya membuat aku jadi cepat kenyang -bahkan sampai begah. Terus aku yang doyan jajan, jadi kaya engga terlalu napsu lagi buat jajan-jajan. Alhasil, selama 3 minggu aku minum, aku merasa lebih ringan tapi salahnya aku lupa banget cek kadar lemak, karenakan mereka klaim menurunkan lemak, aku sayangnya ga tau lemak awal aku berapa hingga akhir.




Hanya saja terbukti aku turun 2kg, dengan metabolisme yang terbilang lamban (iya aku lamban makanya gemuk hehe), dan dalam kondisi ini aku sama sekali engga di bantu olahraga. Jadi bener-bener pure dari makan dan bantukan suplemen ini. 


Lumayan banget kan? Buat kalian yang pengen menurunkan berat badan secara perlahan dan aman menurut aku ini jadi alternatif bagus dibandingkan dengan menggunakan obat pelangsing yang ga jelas, ga tau isinya dan tidak terdaftar di BPOM! Inget, kebanyakan obat pelangsing menghilangkan kadar air dalam tubuh, dimana hal itu bahaya, sementara suplemen ini berfokus pada lemak yang ada dalam tubuh kita, insyallah juga memperlancar peredaran darah. 

Selanjutnya, setelah merasa baik-baik aja dengan yang weight, aku melanjutkan dengan yang skin, 

2. G 1708 SKIN

Yang skin, diformulasikan secara khusus untuk membantu
mempertahankan, mengoptimalkan dan merevitalisasi kulit dari dalam, mengandung Garcinia Mangostana (Manggis), Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak) dan ekstrak Centella Asiatica (Pegagan). 
Kalau pegagan memang terkenal membantu memperbaiki jaringan kulit kita, menggantikannya dengan yang baru dan menjaga kelembab-annya, sementara untuk Manggis memang kaya anti-oksidan yang baik untuk tubuh, kalau temulawaknya, lagi-lagi aku masih bingung nih fungsinya apa hehehe, secara umum ternyata temulawak kalau aku baca bisa membantu meremajakan kulit, menyamarkan bekas luka dan mengencangkan kulit. 




Aku pakai ini lebih dari seminggu tapi kurang dari dua minggu, karena suplemen ini diminum 2x sehari, kira-kira udah abis 12 butir hehe, hasil paling berasa di aku semenjak pemakaian pertama itu adalah kemerahan diwajah aku berkurang banget, jerawat aku lebih cepat mengering (buat jerawat tertentu), dan yang terakhir, cepet banget regenerasinya hehe, jadi metabolisme wajah aku berasa 2x lebih cepet aja :p tapi memang di aku engga terlalu fokus di jerawatnya. Jadi so far sih masih terlihat aja jerawatnya. 




3.  G 1708 BODY

yang terakhir, Body yang mengandung Centella Asiatica, Curcuma Xanthorrhiza dan ekstrak Morinda Citrifolia, yang membantu untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh tubuh. Yeps, mungkin kalian biasanya minum Vitamin C aja pas lagi ga enak badan, atau kalian juga minum jamu, tapi kalau satu ini memang suplemen yang dikhususkan untuk melindui tubuh. Jujur, aku engga pake ini, karena aku merasa 2 produk tadi sudah cukup banyak kandungan aktif didalam tubuh aku, sempet sih aku minum sekali, tapi aku merasa biasa aja. Sementara yang ini aku kasih ke Gisel dan Jody, keduanya sama-sama mau sakit waktu itu. Gisel sendiri minum tiga hari, Jody minumnya 3 hari tapi sempet bolong. Di keduanya, menurut aku suplemen ini fungsinya untuk menjadi vitamin aja, dan memang bukan obat, jadinya memang kurang berefek ke mereka. Kedua-nya sama-sama tetep sakit kemudian, mungkin faktor cape juga. 

Jadi dari ketiganya, menurut aku yang paling efektif adalah yang buat kulit dan berat badan. Suplemen ini semuanya diminum 2x hari sehari, aku sendiriminum jam 12 siang sebelum makan siang dan sekitar jam 11an pas mau tidur jadi engga lupa. Memang berat banget minum suplemen yang bentuknya begini, tapi untuknya dia dipisah jadi 5 blister jadi lebih gampang aku sebar, biasanya aku sebar di kamar, kantor dan ruang tengah. Jadi mana yang cepet aku minum duluan hehehe. 

Nah harganya sendiri masing-masing dari G Herbal ini 278.000 tapi kalau kalian beli di websitenya, harganya jadi 238.000 plus dengan kode TNGH001, kalian bisa dapet potongan 25K dan gratis ongkos kirim! Lumayan banget kan jadinya? hehehe~
Sekarang udah tau mau coba yang mana? Thank you for reading!





disclimer : Penulisan ini merupakan kerjasama dengan G Herbal Indonesia namun semua opini yang ada disini dibuat berdasarkan pengalaman penulis secara pribadi secara jujur dan menerima masukan dari kalian semua! 










[Review] Review Callista Skincare Acne Premium & Acne Series

Tuesday, March 12, 2019
Callista Jerawat, Review callista acne series, review callista seri jerawat, skincare jerawat, obat jerawat, 

Melihat box-nya aja aku udah langsung setuju banget, bahwa memang bener banget deh bahwa untuk memiliki kulit paripurna itu memang bentuk komitmen untuk diri sendiri. Kaya hubungan aja, engga bisa bergerak sendirian hahaha..... baper bener. 

Jadi awalnya aku udah tau nih produk dari gisel karena moto-in doi dengan rangakain produk mereka, tapi akhirnya berkesempatan mencoba sendiri deh pas diajak komunitas Blogger Perempuan untuk mencoba langsung me- Review Callista Skincare, sempet galau banget karena ada dua kandungan myusuh aku yaitu Niacinamide dan Aloe Vera tapi akhirnya aku memilih produk yang tanpa Niacinamide dan sedikit Aloevera-nya. Terus, karena dikasih voucher buat milih langsung produknya, aku dengan ide-nya mencoba rangkaian biasa dengan yang premium! Kira-kira gimana ya hasilnya di wajah aku yang super sensitif? Hint-nya, well, aku tidak menyesal hahaha. 

Jadi Callista ini punya konsep Callista Online Skincare yang berarti produk yang dijual bersifat online namun dengan pengawasan, melalui konsultasi online, pengecekan online dan sebagainya. 

Nah sebelum mencoba produknya, kita akan wajib diminta konsultasi melalui website mereka terlebih dahulu di Callista, jadi menurut aku ini Callista online skincare ini membantu memahami permasalahan kita terlebih dahulu, enaknya website Callista sangat interaktif, jadi bisa melakukan pengecekan bahkan di smartphone sekaligus! Kemarin karena buru-buru, aku coba di gojek dong hahaha dan aman-aman aja.



Nantinya kamu akan ditanyakan mengenai kulit kamu, mulai dari jenis kulit sampai pola hidup yang kamu jalani saat ini, baru-lah nantinya akan mendapatkan nilai untuk kondisi kulit kamu saat ini, yang nanti akan mendapatkan rujukan untuk penggunaan skincare-nya langsung dikirimkan ke WhatApps smartphone kamu. Simple banget kan? 


Selain itu disini kamu juga bisa konsultasi dengan mengirimkan foto kondisi wajah kamu yang akan dibantu oleh pihak dari Callista Online Skincare, sayangnya aku engga tau apakah memang orang tersebut sudah tervalidasi untuk melakukan pengecekan atau admin aja, karena memang setiap orang punya masalah kulit dan kebutuhan yang berbeda. Tapi sosok dibalik WhatApps ini cukup responsif setiap aku tanya, jadi lumayan enak kalau kalian coba diskusi sebelum menentukan pembelian. 


Tapi sejatinya, dari hasil konsultasi online aja kita sudah bisa liat sebenernya tipe kulit kita membutuhkan perawatan yang mana, namun kalian bisa coba satu persatu terlebih dahulu karena bisa dibeli secara satuan. Nah setelah aku fix dan melakukan pembelian, mereka juga akan mengirimkan notifikasi soal pengiriman. Pengirimannya juga lumayan cepat, sekitar 3 hari sudah sampai dengan selamat ditangan aku untuk aku coba, nah sekarang kita lanjut review ya. 



Dimulai dari kemasannya, untuk kemasannya datang dengan dus super gemay dengan bubble warp diluarnya dan sementara didalam ada kertas-kertas gitu, jadi aman dan engga tumpah apalagi bocor. Padahal yang aku pesen banyak cair-annya hahaha. 

Jadi disini, aku dengan ide-nya membeli 2 tipe yang berbeda, yaitu yang biasa untuk milk cleansing & acne night cream dan toner for oily premium hehe. Jadi ada 2 kemasan yang berbeda, untuk yang biasa dengan kemasan plastik dengan warna putih dan campuran biru kehijauan, terus meskipun plastik bahannya cukup kokoh gitu bukan yang ringkih. Selain itu dilapisi juga dengan segel plastik makanya produknya bisa aman. Sayangnya masih plastik nih, ayo dong semoga jadi kemasan lain yang ramah lingkungan hahaha *sebuah kampanye bebas plastik*.





Sementara untuk kemasan yang Premium dia dengan botol kaca, well, jauh berbeda banget dengan yang biasa. Soalnya botol kacanya super kokoh, terasa berat gitu dan benar-benar terasa premium, jadi kaya pegang produk highend!




Untuk ingredients sebenarnya di foto atas sudah aku lampirkan, some of them are nice, ada kandungan parabennya sayangnya but kalau itu bukan masalah buat kalian santai-santai aja, hal ini juga yang menjadikan produk ini cukup tahan lama dibandingkan skincare lainnya. 

Disini aku cuma mau bahas kandungan dari produk Acne Night Creamnya, karena setelah aku pake menurut aku yang paling efektif dikulit aku adalah Callista Acne Night Cream ini. Jadi kandungannya ini tuh pro-kontra banget, karena banyak yang bagus tapi banyak kandungan yang bisa menyebabkan fungal Acne, komedogenic dan harsh untuk kulit sensitif, jadi sebaiknya kalau memang kalian punya concern tertentu bisa dicek dulu baik-baik apakah oke? Tapi produk ini engga mengandung sulfate (tapi ada sulfur), tanpa steroid dan kandungan lain yang bahaya untuk kulit.







Sebaliknya, kandungan aktif produk ini 

1. Ektrak bilberry (vaccinium myrtillus)

Kebacanya kaya Blueberry padahal keduanya merupakan dua buah yang berbeda, kalau Bilberry ternyata selain punya kandungan anti-oksidan yang tinggi kaya Blueberry tapi juga punya manfaat lebih seperti anti-inflamasi, menjaga aliran yang sehat -ini ga dijelasin aliran apa disini, dan membantu juga untuk mencerahkan kulit. Selain itu menurut studi juga banyak manfaat yang diberikan dari Billberry diluar itu, beberapa studi meyakini bahwa dia membantu cancer dan membantu menjadi anti-bakteria yang menjadikan tanaman ini maquin menarik! 

2. Fermentasi tebu* ( saccharum officinarum ferment)

Menurut Bellatora, *Tanaman sejenis tebu ini sebenernya menjadi sumber utama untuk Glycolic Acid (AHA) yang membantu menghilangkan sel kulit mati, selain itu memiliki kandungan anti septik dan membantu mengikat air (moist). Selain itu dikutip dari Florencia, kandungan nya juga membantu absorbing produk setelahnya karena sifatnya yang mengikat air tadi, selain itu juga membantu memperbaiki texture kulit. 

3. beberapa jenis citrus 

Untuk citrus, ada 2 jenis yaitu Citrus Aurantium Dulcis (Mandarine Orange), menurut info yang aku dapat kandungan AHA yang membantu meningkatan produksi kolagen, menstimulasi kehadiran kulit baru dan meminimalisir kerusakan akibat paparan sinar matahari, selain itu kandungan vitamin C nya membantu untuk mencerahkan kulit dan menjadi toning.
Satu lagi ada Citrus Limon (Lemon) menurut Stylecraze membantu dengan kandungan Vitamin C juga, terus juga membantu mendetox kulit dan anti-toxic pada kulit. Selain itu juga membantu untuk menangani minyak pada kulit. 

4. Salicylic acid

Kalau ini ga perlu dijelasinlah ya, BHA satu ini memang pas banget untuk yang punya kulit berjerawat karena membantu melawan kehadirannya.

Baca juga : Beda AHA & BHA 




Untuk penggunaan produknya sendiri, aku menggunakannya pagi dan malam hari, jadi sehari 2x. 
Aku menggunakan tonernya setelah cuci muka untuk pagi hari, dan malam harinya aku menggunakan Milk Cleansing, Toner baru kemudian Acne Night Creamnya. Selama penggunannya aku juga membandingkan dengan wajah aku satunya yang tanpa Toner dan Acne Night Cream dari Callista.





Untuk tekstur Milk Cleansingnya sendiri cukup kental, mudah diratakan dan mampu mengangkat makeup yang cukup tebal hingga yang waterproof kecuali eye makeup, selain itu produknya juga tidak memiliki aroma yang menyengat jadi nyaman ketika digunakan. Setelahnya pun rasanya tidak lengket, justru malah lembab. Sayangnya produk ini belum bisa deep cleansing, karena setelah aku bersihkan, dan aku coba menggunakan Micellar Water masih ada residu yang menempel, tapi menurut aku ini bisa jadi alternatif untuk yang kurang sreg sama Cleansing Oil.


Seperti yang aku bilang, aku menggunakan Toner for Oily Skin Premium, warnanya sama dengan yang dikemasan yaitu Orange. Kandungannya sendiri berbeda dengan toner yang lain, karena ia memiliki kandungan AHA 4%, Aloevera dan Camomile yang baik untuk kulit sensitif. Oh ya meskipun warnanya orange, wanginya claming dan ketika diaplikasikan tidak berbekas dan langsung terserap jadi engga akan ada deh kaya orange-orange kunyit!



Terakhir untuk Acne Night Creamnya punya warna putih dengan tekstur sedikit lengket, berbeda dengan cream biasanya, cream ini cukup padat, harus 2x jalan untuk meratakannya hingga sempurna, namun ketika sudah diaplikasikan, sekitar 10 menit sudah tidak terasa lengket apa lagi berat. 




Jadi aku sudah menggunakan produk ini sekitar 2 minggu, disisi yang kiri aku menggunakan produknya sementara yang kanan aku menggunakan toner saja dari produk lain. Aku buat kaya gini biar jelas hasilnya karena aku sendiri takut pake langsung breakout kiri-kanan kalau memang tidak cocok. Nah jadi, untuk yang kiri-kanan ini diawal keduanya sama-sama jerawat aktif, sementara ketika masuk ke minggu kedua sudah mulai berkurang untuk yang sebelah kiri, disebelah kanan juga berkurang tapi masih cenderung aktif. Ketika di minggu ketiga, yang sisi kiri sudah sangat berkurang dan mulai kempes sementara yang kanan berkurang tapi masih dalam ke adaan aktif. 


Hal yang paling aku rasakan adalah waktu habis makeup full coverage, wajah aku langsung berjerawat (berisi) di kiri dan kanan, malamnya aku pake Acne Night Cream di bagian kiri, dan paginya langsung kelihatan kalau kiri nya langsung kempes ga bersisa. Hanya memerah aja. 


Sementara yang bagian kanan masih ada isinya meski mengecil. Jadi menurut aku produk ini cocok untuk yang berjerawat aktif, khususnya Acne Night Cream, untuk yang Toner Premium justru aku kurang merasakan perbedannya dikulit wajah aku selama dua minggu ini. Tidak menjadikan pori-pori aku mengecil atau gimana. Sementara untuk lotionnya, aku merasa dia bisa menghapus makeup dengan baik namun masih belum se-efektif itu. Jadi sayang banget! 

Nah jadi, kalian bisa menilai sendiri untuk produk ini, oh ya untuk harganya sebenarnya cukup terjangkau loh, karena rata-rata yang biasa hanya Rp.50.000 aja, sementara yang Premium sekitar Rp.200.000 aja, jadi sebenernya lumayan efektif dengan harga segitu, terlebih kalian bisa konsultasi dulu dan itu gratis! Jadi kalian bisa mengira-ira terlebih dahulu.

Lengkapnya kalian bisa cek informasinya di Callista website, baik melakukan skincheck atau informasi lainnya. 
Segini dari aku, thank you buat baca review aku, perlu diingat review ini terjadi pada aku, bisa berbeda di kamu, dia, mereka! semoga membantu ya.


Love, Tiara









[Info] Beda Klinik Kecantikan & Dokter Kulit?

Saturday, March 2, 2019
beda dokter kulit dan dokter estetika, dokter kecantikan yang bagus, dokter kulit murah, dokter kulit murah dan bagus, dokter kulit terjangkau,  dokter kecantikan bagus dan murah

Hollaho! Sudah lama banget mau buat postingan soal ini, tapi memang ilmunya dulu belum cukup hahaha sekarangpun masih belajar untuk lebih mengerti banyak, awalnya aku percaya banget sama dokter kulit sampai sekarangpun masih karena memang mereka bersertifikat dengan pendidikan yang mumpuni tapi......... Sementara dulu super skeptis sama dokter 'estetika' yang ada di klinik kecantikan sampai akhirnya aku bener-bener faham beda dan fungsi mereka. 

Nah, kita bedain dulu ya mana klinik kecantikan sama bukan, 

1. Klinik Kecantikan,

Mereka adalah tempat yang memberikan tindakan-tindakan tertentu yang bersifat mengubah estetik (keindahan) dari seseorang dari mulai filler, botox, sedot lemak, tarik benang dan tanam benang. Hal ini pun engga bisa sembarangan, hanya orang dengan pendidikan khusus yang bisa melakukan tindakan tersebut, misalnya, kalau di Amerika memberikan gelar AAAM (American Academy of Aesthetic Medicine) dan/atau telah menempuh pendidikan khusus sesuai dengan standard kedokteran, berbeda dengan mereka yang melakukan khusus mengambil kursus kecantikan dengan embel-embel sertifikat di Hongkong atau Taiwan tanpa bisa mempertanggung jawabkan dan sertifikasinyapun tidak memiliki lisensi atau tanggung jawab khusus. Ini istilah yang sama dengan dokter gigi dan tukang buat gigi, mereka tidak memiliki basic dan mutu yang sesuai, harganya pun jauh lebih murah karenanya bisa dibilang malpraktik karena mereka tidak memiliki ilmu yang mencukupi. 

Apa lagi kalau dalam bidang estetika, di wajah itu banyak banget syarafnya, salah sedikit bisa sangat fatal, dan sejujurnya banyak dokter muda yang belum mengambil sertifikasi sudah melakukan tindakan ini dengan alasan mereka sudah cukup atau cakap dalam hal tersebut, salah satunya adalah dokter waktu aku filler, 2x filler, keduanya sama-sama dokter muda yang sebenarnya belum punya hak untuk melakukan hal tersebut.

Bedanya, yang pertama dokternya masih awam banget dan kedua dokternya sudah dilatih oleh papanya yang memang dokter bedah estetika. Biasanya ini terjadi di dokter muda yang memang mau ngambil gelar dokter spesialis tapi belum bisa (entah karena biaya, belum yakin dan sebagainya).
Untuk dokter yang punya keluarga dokter yang sudah melakukan tindakan sejenis biasanya, ya sama aja kaya hal kebanyakan. Memang sudah bakat karena orang tuanya tapi balik lagi, anaknya memang memiliki passion dibidang tersebut.

Terus bagaimana dengan klinik kecantikan seperti Z*P? mereka dokter muda kebanyakan, bisa dihitung jari dokter SPKK nya, tapi dokter muda seperti itu mereka memang sudah punya bekal lebih terutama untuk anatomi dan kemampuan dasar agar tidak salah dalam tindakan, dan pada kenyataannya memang tidak ada istilah doktor kecantikan atau estetika. 

yang ada doktor kulit atau dokter bedah estetik.


2. Dokter Kulit 

Di Indonesia sendiri, orang masih datang ke klinik ketika punya jerawat atau masalah kulit, padahal setelah yang aku jelaskan diatas. Mereka itu melakukan tindakan kecantikan, ilmu mereka dalam mengobati pasti tidak sama dengan mereka yang mempelajari kulit yang sebenarnya, jadi dokter kulit adalah dokter yang telah mengambil spesialis dokter kulit sehingga mendapatkan gelar spesialis kesehatan kulit dan kelamin (Sp.KK) makanya kalau kalian ke dokter kulit, jangan kaget kalau ada sesi dimana mereka 'melihat' pasiennya dalam ruangan tertutup dan membahas soal hal-hal yang kesannya jijik (gue pernah soalnya wk) ya memang itu spesialisasi yang mereka ambil, makanya itu juga jadi pertimbangan ga sih :') 

Nah, berbeda sama dokter bedah dan rekonstruksi estetika, alias dokter operasi plastik hwhwhw. karena ya memang mereka punya ilmu untuk membedah, ini biasanya yang jadi momoknya dokter estetika atau dokter kecantikan karena ilmu mereka dalam bidang ini tuh udah pakem banget. 

Di Indonesia sendiri ada gelar yang diberikan ketika mereka menghadiri konferensi tertentu yang memberikan penambahan ilmu akan dunia kesehatan baru, dikutip dari viva,

"penganugerahan Fellow of Asian Academy of Dermatology and Venerology (FAADV) dan Fellow of Indonesian Society of Dermatology and Venerology (FINSDV) bagi para dokter kulit yang memenuhi persyaratan."


Jadi disana dokter kulit yang mendapatkan gelar semacam gelar kehormatan, dalam artian gelar karena mereka mau belajar lagi. Disini juga ya, pasti ada pendidikan, sharing knowledge dan pastinya penelitian terkait ilmu tersebut. Di dewasa ini, baca penelitian tuh kaya bercanda tapi memang beneran gengs wkwkwk    Jadi sama kaya kelar akademik diatas tapi versi Indonesia. Meningkatkan kredibilitas gitu.

Balik lagi ke dokter kulit, disini memang mereka yang sebenernya punya peranan dalam menangani penyakit kulit dari yang ringan kaya jerawat, bekas jerawat, flek dan sebagainya sampai eksim, penyakit Rosacea yang bahaya banged. Jadi memang sudah teruji, tapi balik lagi dokter itu akan semakin mahal dan bagus kalau mereka banyak belajar dan studi lanjutan, kaya dokter gue waktu itu.

Gue sendiri udah ke lebih dari 5 klinik kecantikan berbeda dan ditangani oleh lebih dari 3 dokter kulit (kalo itungan gue ga salah) hehe dan konsultasi lebih dari 5 dokter kulit dan lebih banyak lagi dokter yang tidak terspesialisasi, makanya udah kaya sedikit -iya masih sedikit, memahami soal dunia kesehatan kulit kaya gini. Okeh, jadi yang kalian perlu tahu adalah bahwa,

1. Dokter Kulit itu Membantu penyembuhan 
tapi bukan berarti mereka semua baik, kaya polisi aja, harusnya mereka melindungi masyarakat tapi pasti ada aja yang mengakali. Makanya, kalau kalian bener-bener punya masalah kulit yang susah banget dan kompleks, dalam artian kaya masalah hormonal, kulit yang kering sekaligus berminyak, dan sebagainya padahal udah punya pola hidup sehat barulah kalian ke dokter.

Seandainya, kalian merasa punya masalah tapi sadar tidur ga teratur, minum air kurang dan serat kurang, terus juga suka jajan sembarangan. Mulai dari sana, pola makan yang utama gengs, percayalah. Baru kemudian, kalau masih jerawatan menggunakan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit kalian.

Kalau kalian pagi bangun berasa kering (tanpa terpapar AC), berarti kalian kulit kering. Sementara kalau berminyak, ya, berarti berminyak.

2. Pernah menggunakan Skincare abal-abal

Aku sangat merekomendasikan ke dokter kalau kalian pernah kena krim abal-abal, kaya mengandung merukri, steroid dan hydroquinon kalau tanpa pengawasan dokter. Semua dokter juga bisa memberikan resep, dan ketika kalian mendapatkan resep, kalian harus tau apa aja isinya dalam artian jangan sampai kalian mendapatkan resep steroid di wajah. Kenapa? steroid itu memang digunakan untuk penderita eksim dan psoriasis, tapi kalau diwajah dia memang jadi obat tropik untuk jerawat aktif yang cara kerjanya berbeda tergantung pada dosis. Dimana obat ini tuh udah dilarang dibeberapa negara penggunannya karena efek setelahnya bikin hidup lebih rumit (kaya gua).

Baca lebih lengkap : Bahaya steroid

3. Klinik Kecantikan hanya untuk rekonstruksi wajah 

Dalam hal ini rekonstruksi wajah yang dilakukan bisa melalui bedah, atau penambahan serta pengurangan. Kalau filler, dia hanya menambahkan kandungan hyaluronic (umumnya) di area target, apa sih hyaluronic? itu mirip sama lemak tapi bukan. Google sendiri ya wk makanya gue berani di filler karena itu, kelamaan kaya lemak dia bisa ilang juga. Berbeda dengan botox, itu kaya merusak jaringan otot, makanya kadang bisa ketergantungan gitu.

Dokter ini juga hanya bisa memberikan resep terbatas untuk pasca sebelum dan sesudah tindakan, biasanya. Bukan dalam perawatan kulit atau skincare routine.

4. Peeling, Suntik dan tindakan medis dilakukan oleh Non-Dokter 

Jujur ini riskan, banget. Tapi memang banyak. Kaya peeling, suntik jerawat atau ektraksi komedo, sebenernya ini engga boleh loh! Karena memang berbahaya, makanya kalau kalian mau di suntik diwajah selain sama dokter mending engga usah karena riskan banget.

Gue udah pernah kok kak, dan gapapa? 
Hamdallah, tapi prosedurnya harusnya ga boleh. Itu kembali pada pilihan kalian aja. Toh, yang merasakan manfaatnya ataupun kerugiannya kalian. 

Tapi memang ada tindakan yang bisa dilakukan oleh perawat yang memang bersertifikasi atau sudah di training secara khusus agar bisa melakukan hal tersebut.

5. Ke dokter langsung, tanpa ke klinik tempat dokter bekerja. 

Dokter itu bisa kerja di RS atau di Klinik, kalau memang dokter kulit tersebut ada di RS, aku anjurkan kalian ke dokter yang ada di RS karena fokus mereka berbeda dengan dokter ketika di klinik, biasanya dokter yang di klinik itu mendapatkan target dan sponsor dari perusahaan atau dari klinik itu sendiri, klinik itu mengharuskan menjual obat tertentu. Once, aku sial dan ketemu dokter pinter ini di klinik tersebut, nyesel sejadi-jadinya. Dia memang dokter baik di klinik tersebut, sebenarnya menurutku dia engga salah, hanya saja terbentur regulasi klinik tersebut.

Intinya, lakukan ketika kalian yakin dan jangan ketika kalian tidak yakin, percayalah hati itu sangat bener adanya, kaya gebet cowo aja atau menerima cowo -loh. Terus jangan takut untuk bertanya, kalian bayar jasa mereka untuk konsultasi untuk tau jawaban, kalau mereka ga mau atau jawabannya tidak memuaskan, ya ngapaian? Mereka dibayar untuk jasa kok!



So, semangat guys dalam mencari dan jangan malas untuk baca plus tanya-tanya, kalian juga bisa follow akun kaya @korbanskincareabal untuk informasi seputar krim racikan yang mengandung steroid dalam wujud lain, atau @naturalbunnies untuk pencinta skincare natural yang sifatnya alami dan insyallah aman karena suhu-nya galak-galak.

Terus kalau mau ganti skincare, jangan langsung ya, puasa dulu. Mencoba juga ada aturannya, jangan langsung diseluruh wajah. Beberapa area dulu ok?


So goodluck, kalau mau tanya bisa langsung komen ya.


















[Review] House Of Spa di Pluit | Spa nyaman dengan harga terjangkau

Tuesday, February 19, 2019
Spa di Pluit, Salon bagus di Pluit, Spa di Jakarta, Spa pengantin, spa murah,
Spa di Pluit, Salon bagus di Pluit, Spa di Jakarta, Spa pengantin, spa murah,

Hallo peps! Aku sebenernya pengen kejar tayang karena lagi ada promo 50% semua perawatan sampai tanggl 20 Februari ini, tapi ya maaf ya geng baru sempet sekarang jadi mari kita ceritakan kisah perawatan di minggu pagi yang bela-belain ke Pluit demi mengicip sebuah tempat spa baru dikawasan Jakarta Utara ini, tapi sebelum lanjut, aku cuma mau bilang disini worth it. 

Sebagai anak nyonya a.k.a doyan banget dipijet, aku hampir selalu nemenin mama nyalon tiap sebulan sekali, karena dari jaman bayik bahkan sampai dikandungan suka banget dipijitin, sampai kebawa disaat sekarang-sekarang ini. Apa lagi menurut aku, memanjakan diri sendiri dalam me time itu penting ya sist, apa lagi zaman sudah banyak orang butuh piknik! yang syarafnya hampir semuanya kaku dan tegang. Kalau udah kaya gitu malah ga produktif! Jadi, mending kita spa~ 

Okeh, jadi Spa satu ini dibuat empat teman yang akhirnya langsung bret jadi spa dalam waktu satu bulan aja?! kemudian di launching pada 2 Februari kemarin, iya, spa satu ini masih baru banget tapi keempat owner cantiknya sudah punya pengalaman di bidang sejenis kok, makanya dalam perawatannya menggunakan produk-produk dari lokal dari Bali maupun racikan sendiri yang pastinya akan memanjakan! Nama spanya adalah House Of Spa, kalian bisa langsung aja ke instagramnya di sini untuk booking dan info lebih lengkap ya~






Ketika masuk ke daerah tersebut, kalian akan dibuat mikir sedikit karena memang bukan wilayah yang biasanya ada spa gitu karena berada dideretan ruko pertokoan, kaya, tempatnya cukup minimalis gini memangnya bisa cukup? tapi percaya deh, pas masuk sana auranya sudah berbeda. Dengan dominasi putih biru dengan design minimalis, bikin tempat ini jadi nyaman banget untuk melakukan treatment. Ownernya jago banget mengkombinasikan furniture, menggabungkan gaya modern dengan kayu jati salahsatunya, menjadikan tempat ini profesional tapi masih masuk ke generasi millennials. 

Bangunan ini sendiri punya 3 lantai, dilantai pertama merupakan operational buildings, yang merupakan tempat untuk resepsionis (menerima tamu), meracik produk, dan ruang untuk terapis. Selain itu juga terdapat kaca, hairdryer dan sisir untuk yang mau mengeringkan rambut. Ya, tempat ini sayangnya memang di khususkan untuk spa aja, jadi tanpa salon, sebenernya rada sayang sih tapi hal ini sesuai dengan keinginan dari target mereka sendiri. 

Masuk ke lantai kedua, kita akan diajak ke ruang dengan sekat-sekat kain yang ditujukan untuk spa yang terhitung cepat, yaitu signature spa yang kebanyakan terdiri dari spa kaki, pijat, scrb dan mandi. Jadi disini memang dengan kamar mandi diluar seperti kebanyakan tempat spa. Meski begitu, kasur yang digunakan merupakan kayu jati dan tempatnya juga dilengkapi dengan pendiring ruangan (AC) jadi tetap nyaman. Perawatan signature spa iniberkisar dari 230rb-an hingga 250rb-an aja kok!


sementara di lantai 3, merupakan ruangan untuk treatment Treatments Menu & Special Treatment karena hanya terdapat 3 ruangan besar, masing-masing dengan bath tub. Duh, dengernya aja langsung bikin kepengen kan? Aku sendiri mendapatkan kesempatan mencoba Treatments Menu, yaitu Royal spa, untuk treatment dengan ruangan private ini dimulai dari 345k aja, lumayan kan? menurut aku sih memang lebih worth it yang di menu ini sekalian (kalau pengen me time) tapi itu disesuaikan lagi dengan kesibukan masing-masing ya! kalau aku anaknya dedicated, sehari penuh untuk me time hehe..

Nah ruangannya sendiri seperti ini, terdapat satu kasur jati, didepannya langsung bath tub yang tidak dibatasi lagi, lalu disebelahnya ada rak kecil yang ada lampu tidur, dan spot kosong untuk menaruh barang bawaan. Disini salah satu hal yang menurut aku bisa di improve lagi, dengan memberikan kunci untuk penyimpanan, karena biasanya tempat spa tidak menanggung kehilangan barang bukan?



Saat masuk kalian akan diberikan jubah dan celana sekali pakai, aku suka banget celana nya karena memudahkan kita jadi engga usah bawa-bawa celana ganti lagi! Lebih praktis banget, sementara jubah bisa digunakan saat treatment foot spa sayangnya menurut aku jubahnya rada kependekan hehe

Sebelum treatment, ramuannya sudah disiapkan terlebih dahulu oleh terapisnya,
jadi engga perlu nunggu lama untuk memulai treatment.


Pertama dengan jelly foot, jadi disini ada kaya bubuk agar gitu yang ditaruh pada air suam-suam kuku, yang awalnya cair jadi kelaaan seperti jelly!



Nanti kita disana diminta untuk 'main-main' selama lima belas menit, sayangnya prosesi ini cukup mandiri sih. Kemudian dilanjut dengan sea salt, kalau tadi, fungsi jellynya untuk membantu memberikan relaksasi di kaki jadi ototnya engga tegang, kalau sea salt jadi kaya detox dan memperlancar peredaran darah. Membantu menghilangkan pegal~ 
Dari Sea salt ini barulah terapisnya memberikan treatment, mulai memijat kaki aku, cuma kurang relaks karena duduknya engga nyender *kebiasaan ya wk*


Nah abis sea salt ini, langsung digiring untuk pemijatan dengan minyak, buat kalian yang engga terlalu suka badan yang minyakan banget kaya abis dipinjet emak-emak gitu, ini enak banget! Karena minim minyak, jadi engga ada rasa ke pliket (lengket), pemijatannya sendiri menurut aku cukup cepat dan aku kayaknya dapet terapis yang lebih ke mijet otot gitu, jadi kurang berasa spa yang nyaman gitu lebih meregangkan otot hahaha makanya abis pijet aku tidur like, di mobil dan pas balik tetap tidur :)) Oh ya, selama pemijatan karena awalnya lampunya cukup terang, tapi pasti akan ditanyakan oleh mereka apakah lampu-nya mau dimatikan atau tidak, itu senyamannya kalian aja. Kalau aku minta matiin lampu dan AC -maklum, biasa masuk angin kalo dibawah ac langsung ahhaha.

Setelanjutnya kemudian di scrub, dan scrub nya ini coklat gengs! wangi banget sampe aku sempet sadar bentar untuk memastikan penciuman ku. Scrub coklat ini dipercaya mengembalikan kelembaban dan mencerahkan kulit serta lembut~ jadi setelahnya rada syeneng. 

Sayangnya, mungkin karena baru ya, mereka kaya bingung gitu dengan scrubnya, kalau biasanya di salon aku, terapisnya langsung angkat sprei-nya untuk buang ampasnya dan langsung nyapu sebentar hehe, tapi disini yang bagian beres-beres memang beda. Tapi jadinya abis mandi pun, residu si scrub banyak banget di lantai :') untung dikasih sendal.

Setelah discrub langsung dioles  masker susu, pake kuas bagian wajah sementara badan dibalur biasa. Biasanya kalau tempat aku, badan juga di oles pake kuas cat tembok hahaha biar merata tapi kalau disini jadi kurang maksimal menurut ku, semoga ini bisa jadi masukan ya. 

Nah untuk membilas semua sisanya, kita langsung diajak untuk berendam di bath tub yang sudah ada bubble dan kelopak mawar, tujuannya untuk relaks dan memberikan kesegaran dari kelopak mawar yang ada. Pada momen ini bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing mau berapa lama tapi biasanya akan di cek lagi sih hehehe, setelahnya barulah kalian mandi seperti biasa. 

Hanya saja disini engga ada kaca dan masker susu yang diwajah kudu bilas sendiri, karena aku engga keramas lagi jadi rada susah untuk tau mana bagian yang belum dibersihkan karena ruangan aku tanpa kaca. 




Setelah treatment kita disuguhkan teh jahe yang lumayan setrong, buat kalian yang kurang suka aku sarankan minta air anget aja hehehe tapi kalau suka enak banget badan langsung berasa hangat dan sehat kembali! Yuhuuu~  setelah treatment aku jujur cukup puas sih! karena memang setau aku treatment spa dengan pelayanan segini biasanya hanya bisa dirasakan di hotel-hotel berbintang aja dan harganya sama sekali ga make sense, bisa jutaan untuk 60 menit, tapi disini sekitar 90 menit sampai tiga jam aja, masih kurang dari sejuta semua perawatannya dan bisa di tambahkan sesuai dengan keinginan kalian! Gimana engga seneng? 
apa lagi sekarang masih ada diskon 50% jadi cuss aja langsung kesana ya~ 

House of Spa 
Jl. Peluit Karang Jelita N5 Barat No.37A
Info lengkap bisa di Instagram nya~ 

Thank you for reading  <3






disclimer - pembuatan artikel ini disponsori oleh pihak House of Spa, namun konten didalamnya menurapakan pemikiran penulis langsung secara terbuka, konten didalamnya hanya boleh digunakan oleh penulis dan House of Spa, pihak lain tanpa persetujuan penulis tidak boleh mengguakan konten tersebut dengan alasan apapun juga.