Top Social

⌞H O L L A H O P E ❤⌝

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

Image Slider

Blogger Perempuan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

[Tips] Apa itu Fungal Acne a.k.a Malassezia folliculitis || Jerawat Jamur?

Thursday, September 6, 2018



Jadi, bercerita sedikit, awalnya kalian mungkin sudah kenal dengan beberapa penyebab jerawat atau alasan kenapa berjawat, hal yang penting lagi adalah, tipe jerawat seperti apa kah kita? Kenapa demikian? Setiap Jerawat memiliki kebutuhan penangan berbeda, ada yang membutuhkan anti-biotik, ada yang hanya dengan eat cleans dan bahkan hanya dengan rajin cuci muka. 
Image result for bacteria acne
Sutterstocks
Sesungguhnya, butuh keyakinan kuat untuk menulis postingan ini, buat kalian yang baca, perlu di highlight bahwa Tiara bukanlah dokter kulit ataupun ahli sehingga kalian bisa langsung Tanya ke dokter bila merasa diperlukan.


Jadi sebagai gambaran, ada beberapa tipe jerawat, diawali dengan komedo putih (whiteheads) yang berarti komedonya masih di dalam kulit, sementara komedo (hitam – blackheads) ini sudah berada dipermukaan wajah dan kondisi pori-pori terbuka, kemudian dilanjut dengan Papule, ini yang kita kenal dengan jerawatan pada umumnya dan kemudian Pustule yang jerawat mateng.  Jadi kalua untuk tipe ini lebih kea rah fase si jerawat itu sendiri, sementara kalua yang satu lagi itu jerawat Cyst, ini nanti akan aku jelaskan lebih lanjut.

Kalau dalam fase jerawat normal seperti ini, biasanya kombinasi polusi dan pertumbuhan bakteri secara di aktif di wajah, makanya ketika dia mulai jadi Papule sebenarnya bengkak karena sel darah putih mulai memakan si bakteri dan area yang terkena infeksinya.

Lalu, bagaimana dengan Fungal Acne? Apa karena yang menyerang adalah Fungal (Jamur)?

Nah ternyata untuk FUNGAL ACNE sendiri, bukan merupakan Jerawat, lah terus kenapa ada Acne? Dalam pengertiannya memang acne berarti inflamasi di kulit dan rambut. Makanya masih bisa dibilang Acne tapi beda jenis soalnya Fungal Acne merupakan bumps atau ‘benjolan’ yang disebabkan oleh kulit iritasi akibat perkembangan jamur secara aktif di kulit kita. Tapi ini beda ya sama panuan, atau jamuran yang biasa dialami, perawatannya pun berbeda. 

Dimana sebenarnya kulit kita sendiri memang memiliki jamur di rambut-rambut halus yang ada di kulit kita, coba diinget-inget pelajaran tentang kulit pas SMP, setiap kulit kita yang berpori punya kemungkinan ada rambutnya dan kemungkinan akan ditemenin sama jamur dan bakteri, nah pertanyaannya siapa duluan yang menyerang?

Seandainya Bakteri, mereka lebih cenderung dipicu sama kotoran, polusi dan radikal bebas untuk menunjang hidupnya sementara kalau Jamur, seperti 'jamur' pada umumnya, kehidupan mereka ditunjang dengan area yang lembab dan jarang dibersihkan. 

Se-simple itu? Iya, tapi selain itu ada hal-hal yang menjadi penunjang kehidupan dan perkembang biakan si Jamur tadi, nah mari kita bahas satu persatu, 


1. Jamur Penyebab Acne Fungal 


Tokoh utama yang berperan adalah pityrosporum folliculitis, atau malassezia folliculitis yang hidup di rambut, dimana yang paling sering ditemukan adalah Malassezia.  Disini mereka akan semakin betah tinggal seandainya, dibagian tersebut juga terdapat minyak, baik dari dalam kulit kalian atau oils yang kalian tambahkan (bisa essential oil, cleansing oil dan sebagainya). Selain itu, kombo minyak akan semakin diperparah seandainya kalian tinggal di lingkungan yang humid, jadi panas, lembab dan penuh keringat. Yah, udah Indoneisa banget ga sih? Makanya, selain Indonesia, Singapur dan Filipina juga mengalami hal ini. 

Nah mungkin kalian akan bertanya-tanya, jenis oils apa yang memicu kemudian? Jawabannya adalah mereka yang memiliki kandungan fatty acid, engga harus oils aja sih. Semua yang mengandung fatty acids memicu, tapi yang kaya hampir selalu ada itu oils dalam formulasi trigycerides. Apa aja Acid-nya?


  • Undecylenic Acid (C11)
  • Lauric / Dodecanoic (C12)
  • Tridecylic (C13)
  • Myristic / Tetradecanoic (C14)
  • Pentadecanoic (C15)
  • Palmitic / Hexadecanoic (C16)
  • Palmitoleic / Hexadecenoic (C16:1)
  • Margaric (C17)
  • Stearic / Octadecanoic (C18)
  • Oleic / Octadecenoic (C18:1)
  • Linoleic (C18:2)
  • α-Linolenic (C18:3)
  • Nonadecylic (C19)
  • Arachidic / Eicosanoic (C20)
  • Heneicosylic (C21)
  • Behenic / Docosanoic (C22)
  • Tricosylic (C23
  • Lignoceric / Tetracosanoic (C24)
Untuk yang Palmatic & Oleic ini pertumbuhannya paling cepet, jadi harus diwaspadai banget-banget. 


Source: M. Nazzaro Porro, S. Passi, F. Caprilli, P. Nazzaro, G. Morpurgo. 1975. “Growth Requirements And Lipid Metabolism OfPityrosporum Orbiculare.” Institute of Dermatology, St. Gallicano, Rome, Italy.

Terus oilnya apa? Lengkapnya aku ga bisa jelasin satu-satu, soalnya banyak banget tapi yang pasti adalah kandungan dari kelapa. Seperti yang ada diatas ini. Jadi dari dulu aku udah menghindari, Mineral Oil, Costor Oil dan Coconut Oil, soalnya mereka punya bad reputation sama kalian yang kulitnya berminyak. Tapi dalam kasus ini, Mineral Oil tidak masalah, soalnya dia engga punya fatty acidstapi tetep aja, bisa menyumbat. Selain itu Oil yang aman adalah Squalane Oil. 


Selain itu kalian mungkin mau waspadai, soalnya kalo fatty acid itu makan pokoknya, ini kaya cemilan si Malessezia, engga berpengaruh banyak tapi bisa menunjang (ini turunannya, kalau kalian mau lengkapnya bisa baca disini tapi ini cukup panjang sih) 

  • PEG-7 Glyceryl Cocoate 
  • PEG-Glyceryl Stearate 
  • Polyethylene Glycol Stearates 
Selain itu, kalau kalian bisa tau tipe pembuatannya, kandungan oil apapun yang prosesnya hydrogenated bisa 'berefek' pada perubahan senyawa jadi yang cukup mempengaruhi jadi mohon di cek.  Selain itu, ada lagi kandungan Polysorbate yang jadi dasarnya, jadi, kalo kalian ketemu kandungan Polysorbate, dia bisa banget bereaksi dengan skincare kalian yang lain sehingga membantu memberikan snack ke Malessezia. 

Banyak? Hahaha masih banyak lagi tapi ga harus serba takut, perkembanganya cukup terbatas kok jadi engga usah khawatir. Hal yang perlu kalian perhatikan adalah perkembang biakannya, melalui humiditas lingkungan.
Oh ya, mungkin kalian juga bingung, apakah dia akan mirip sama biang keringat? Soalnya pemicu nya sama-sama suhu dan kelembapan. Jawabannya berbeda, soalnya kalo biang keringat hanya ketika keringat tidak bisa keluar sebagai mana mestinya. 


2. Membedakan Fungal Acne 


Nah sekarang aku kasih liat kondisi nya ya, disini aku pake 3 hal yang paling membingungkan, antara Biang Keringet, Jerawat Batu & Fungal Acne, sekilas ketiganya mirip tapi kalo kalian liat baik-baik itu berbeda kok. 

Ini sekarang aku bandingin antara hal-hal yang suka bikin kalian galau kan? 

Meski hal-hal yang pempengaruhinya bisa dibilang juga mirip-mirip, tapi balik lagi siapa yang duluan bisa kuat(?) hahaha paham ga sih, okeh kita balik lagi membedakannya.

a. Biang keringet, dia engga punya mata guys, kalo di pegang juga engga ada yang grenjel lebih ke arah kenyel karena memang isinya air kan ya. Biasanya kalo dibagian lain, bentuknya ruam. Tapi ini ada 4 tipe beda lagi :( tapi mirip-mirip yang dimana intinya mereka isinya kaya air aja jadi kalo di pencet meletus! tapi jangan ya, nanti dia nyebar kemana-mana, terus kalo kalian pake tangan ga steril bisa jadi sebelahnya a.k.a jerawat

b. Jerawat batu, kalo ini pas dipegang berasa banget. Keras. Ga ber nanah ataupun cairan. Biasanya cuma benjolan super kecil yang keras aja. Terus lagi, biasanya dia engga banyak dan ga menyebar. 

c. Fungal Acne, kalo yang ini dia kecil-kecil, bisa cuma satu doang. Like sebijik jerawat kecil, tapi sesungguhnya bukan. BIsa banyak dan kadang ada isinya, kadang engga. Tapi yang pasti satu, dia akan hadir kalau kalian abis panas-panasan dan berkertingat. Jadi kalo merasa engga abis keduanya, bisa balik ke opsi b. 

C. Penyembuhan 


Untuk menyembuhkan, sebenernya membunuh dia 11 12 sama bakteri tapi ada beberapa treatment yang berbeda, soalnya kebanyakan produk hanya non-bacterial bukan non-fungi. Dalam beberapa kasus, kalau ini parah banget butuh Anti-Biotik, kalo Jerawat kadang kalian HARUS TAU PRE-BIOTIK dulu sebelum maju ke Anti-Biotik, soalnya kalo jerawat cenderung hormonal dan jangka panjang, kalau yang ini biasanya tidak. Biasanya pun anti-biotiknya dalam bentuk krim. 

Nah tapi menariknya ada beberapa ingredients alami yang membantu penyembuhannya,

1. Green Tea Extract, atau teh hijau. Yap produk dengan kandungan teh hijau secara alami membantu menghilangkan jamur di wajah.

2. Madu dan Propolis Extract, ehm, kalian  tau kan bedanya apa? Kalo Madu ya cairannya, kalo propolis itu kaya bubuknya yang muahal banget karena itu kaya 'sisa serbuksari' yang nempel di kandang Madu :( tapi itu mahal sih dan memang terkenal banget buat Anti-Bakteri dan Anti-Fungi karena memang bener, madu itu engga bisa expired! Kenapa? Sangking higienisnya ketika dibuat. Caranya? Maskerin atau lumurkan sajah madu di wilayah yang berfungi. 

3. Sulfur kalau ini basic banget, any kind of sabun yang pake sulfur membantu tapi pastikan engga ada kandungan penyebab ya. Terus sulfur itu cenderung bersifat mengkeringkan, so kalo kalian kulitnya kering dan sangat berminyak tolong imbangi dengan hydrating. 

4. MATAHARI! Kalian paham banget kalo Jamur engga pernah hadir diwilayah yang sering terkena matahari, makanya kamar mandi gue yang dengan cahaya ilahi itu tidak pernah jamuran meski becek kali. Jadi kalo kalian merasa punya fungi acne, sering-sering ke pantai yang masih bersih! Sekalian menjernihkan raga dan jiwa *cielah. 

Sebelum itu semua, hal basic yang harus kalian pastikan adalah

1. Jangan membiarkan keringat kalian mengering
Mungkin habis olahraga males ganti baju atau males banget cuci jeans? Bahkan masker wajah. Nah ini calon-calon akan kedatangan tamu tadi. 

2. Bersihkan wajah dengan benar guys! Pastikan banget jangan sampai ada residu yang nempel diwajah apa lagi kalau kalian pake cleansing oil. 

3. Save your hair! Basicly, kalian bisa banget loh mencukur bulu halus di wajah, terutama kalian yang suka pake aloe gel :P

Nah apa lagi ya kira-kira? Coba tanya deh kalo masih bingung, akan aku coba jawab :D



Sumber Bacaan 
Simple Skincare | Beautiful with Brains | Allure | Gizmodo 




[Honest Review] BB Cushion Wardah - Wardah Instaperfect MINERALIGHT MATTE BB Cushion

Sunday, September 2, 2018
review wardah cushion, Wardah Instaperfect MINERALIGHT MATTE BB Cushion  cushion wardah review, insta perfect 
cushion by wardah 

Beberapa waktu lalu, ketika lagi buat vote soal Lippen, tiba-tiba ada yang request juga untuk mereview produk wardah terbaru satu ini, karena kepo, langsunglah aku cek ke akun offical wardah-nya sendiri yang ternyata memang benar! Ada 'sneak peak' produk baru dan bekerja sama dengan Lazada meluncurkan rangkaian InstaPerfect by Wardah yang menjadi wajah baru dari wardah. Ibarat Kakak, si Insta Perfect ini adalah adiknyalah. 

Ternyata di Lazada sendiri, sudah ada landing page atau halaman yang menampilkan produk ini. Ada 3 produk, cushion, lip cream & blush on dengan kemasan senada, menurut aku paduan antara KKW dan Fenty Beauty, mirip ga sih? Nah karena saat itu H-2 jam, akhirnya aku tunggu-in aja begadang, takut-takut produknya habis diserbu seperti Emina Lip Tint, akhirnyapun langsung deh dapet produknya dan menggunakan layanan same day! Lucu nya barangnya sudah masuk ke shipping jam 3 pagi! Tapi kayaknya di delay sama pihak Ninjanya, jadi harusnya sampai jam 1 eh malah jam 6 sore tapi ga papa. Sampailah pada first impression ini, 


Nah kali ini, aku akan review setelah pemakaian sebulan dan sudah mau abis hihihi! Jadi kalau kalian mau tau detail produk ini bisa langsung baca terus deh! 


💖 Packaging   

Nah dimulai dengan packaging! Kemasan nya kalo kalian liat emang segemesh itu genk, warnanya rose gold dengan balutan biru. Pink nya juga rose gold yang cantik banget, sukak! Siapa sih yang ga suka dengan warna packaging nya?



Dus nya sendiri cukup informatif soal produknya, mulai dari shade-nya, produksi dan isi nya. Isinya sendiri bisa dibilang dikit banget. hanya 15 gr aja :( alias setengah produk pada umumnya. Sementara SPF nya itu 29PA+++ yang memang aku butuhkan banget karena kalo tipe kulit acne dan oily engga disarankan pake SPF diatas 30 karena malah bisa memicu jerawat karena penyumbatan atau kalo kurang bersih!

Tapi ya, karena packaging produknya kaca gitu semua jadi nya sebel :( kalo kena-kena tangan ada cap nya dan kemudian kalo kebeset kelihata gitu hahaha. Terus dibagian bawah ada tulisan shade nya juga dan sisinya dove sih, kalo disini informasinya engga banyak-banyak banget. Oh ya, bahannya sendiri dari plastik, dan tidak terasa bulky, kaya pas aja di tangan dan masuk ke pouch, kalaupun jatuh juga engga akan modar, jadi lumayan kokoh, meski kalau bagian atasnya ke beset-beset akan membekas. Yah plus minus gitu deh. 


💖 Ingredients 

Nah lanjut dengan ingredients nya alias bahan-bahan dan kandungan produk ini, produk ini sendiri dibilang Mineral Matte yang di claim smart high coverage, nah ini sebenernya rada ambigu, gimana ceritanya bisa smart? Apakah ada teknologi kusus dalam produknya yang spesifik gitu? Selain itu juga ada cooling sensation yang mengingatkan aku pada Purbasari BB Cream tapi kenyataannya apakah seperti itu? Akan aku bahas dibawah. Kita lanjut ke kandungannya dulu,

Review : Purbasari BB Cream 



Produknya sendiri tidak mengandung paraben, sulfat, maupun alkohol tapi memiliki kandungan silikon yang mungkin kurang cocok untuk yang punya wajah cenderung berminyak. Nah terusnya, kalo kalian ngeh disana ada tambahan Acne Fungal ( Malassezia), sesungguhnya aku baru tau dan mau nangis sih :( jadi intinya, ada produk yang namanya Stearic Acid yang sejatinya adalah komposisi fatty acid yang dapat memicu Acne Fungal, alias Jamur Jerawat. Ini akan aku buat postingannya sendiri, karena jujur akan panjang tapi intinya ini lebih berpotensi bikin kaya jerawat kecil-kecil gitu dibanding Mineral Oil yang doyan menyumbat.



Selain itu banyak kandungan yang harus dipelajari lebih lanjut, karena kandungannya terbilang cukup banyak. Mungkin karena mau buat shade Indonesia yang susah jadi banyak campurannya? 

💖 Tekstur & Wangi 



Untuk teksturnya, produk ini lumayan kental, seperti tinted BB Cream, jadi tidak sekental BB Cream tapi juga tidak terlalu cair, sehingga ketika diaplikasikan dia engga langsung set tapi akan dengan mudah di blend/baurkan, baru kemudian kelamaan dia akan set, selain itu karena teksturnya lumayan kental, produknya jadi medium coverage dan bisa di build sampai full, tapi yang menarik, pas aku menggunakan sponge bulat pipih yang bawaan dari kemasan, BB Cushionnya jadi light banget, bahkan untuk nempelin di muka aja susah :( jadi buat dapetin hasil maksimalnya aku menggunakan beauty blender sponge bukan bawaan. 
Pas sebelum dibuka juga produknya sesuai standar, memiliki 'segel' yang menjaga produknya. Untuk wanginya sendiri, produk ini punya aroma yang kuat kemudian samar dan hilang kelamaan, wanginya kaya bunga tapi yang lembut gitu ya. 

💖 Cara Pakai 

Untuk cara pakainya sendiri, seperti produk base alias alas wajah pada umumnya, bisa digunakan setelah skincare langsung atau menggunakan primer terdahulu. Saranku sih, kalau kulit kalian cukup kering bisa pake primer yang hydrating, sementara kalau cukup oily bisa pakai yang pore filling. Karena produknya engga cepet nge-set jadi kalian ga perlu khawatir untuk nge-blend nya, bisa perbagian wajah dulu atau langsung tap ke semuanya. Kalian juga bisa menggunakan produk ini tipis-tipis dulu, baru kemudian tap-tap lagi ditempat yang membutuhkan coverage lebih. 

💖 Daya Tahan

Untuk daya tahan, produk ini bener-bener tergantung sama pengaplikasiannya, kalau kalian menggunakan tanpa di set lagi dan tipis aja, ya akan bertahan 3-5 jam tergantung juga tipe kulit kalian. Seandainya kalian pake lebih tebel, tanpa diset, bisa 5-6 jam-an, tapi kalau kalian set hasilnya biasanya engga jauh beda, sekitar 6-7 jam tapi itu udah dalam kondisi faded ya. Maksimalnya dia memang 3-4 jam saja, mengingat dia tipe yang dipakai sehari-hari. 


Claim Produk 

Dimulai dari yang awal ya, apakah saat dipakai ada cooling sensation? Jawabannya tidak ada. Jadi ketika dipakai aku merasa biasa aja, engga seperti ketika pakai BB Cream Purbasari. Lalu dimana letak dinginnya? Aku juga kurang paham, karena ketika aku pergi naik gojek pakai ini pun, kalo panas ya tetep kerasa panas. Engga ada senasi yang memberikan kesan adem. 

Selanjutnya untuk Smart High Coverage  apakah kemudian produknya menjadi kaya Shiseido yang mengikuti warna kulit? Jawabannya juga tidak. Aku pakai shade yang paling gelap tapi masih di 'natural' untuk standard biasanya (Medium Beige), kemudian warannya tidak ngabu ataupun memberikan efek brightening, jadi memang fokusnya di coverage. Mungkin beda cerita kalau shade lainnya yang notabennya lebih cerah, tapi coverage nya sendiri memang terlihat sih, terutama di bagian jerawat merah yang rada susah ditutupin. Produk ini do a good job! 

Setelah menggunakan selama 1 bulan aku baru ngeh soal yang Fungal Acne itu, pas pemakaian intens 2 minggu kemarin memang aku merasa ada little bumps, tapi aku pikir hanya karena aku ga bersih aja jadi ketika aku pakein masker ya dia hilang. Terutama dibagian alis yang memang tempat berkembang biak si jamur ini. Nah di aku, aku suka banget pake ini sehari-hari, kalau kondisinya wajah aku cukup terhidrasi dia akan bisa awet loh sampe jam 3 sore (dari jam 9 pagi), tapi mulai jam 4 keatas udah cape ya kan, ilang-ilangan deh. Paling bisa dibantu dengan touch up (but aku bukan tipe touch up :( kaya berasa kesian aja kulitnya). Hasil akhirnya setelah diapliaksikan selama dipakai itu sebenernya aku bilang natural, bukan matte karena juga ga glowing atau dead-matte gitu, jadi kaya skin like lah. Dibandingkan dengan produk Cushion sejuta umat lainnya kaya Laneige, menurut aku ini lebih light, engga berasa berat tapi untuk coverage nya medium. Jadi enak dipakenya. Kulit masih bisa napas. Terus juga dia engga lengket, biasanya dipake 2 menitan baru dia ga akan transfer kemana-mana. 

Selama itu juga aku ga merasa dia comedogenic atau bikin komedo-an, biasanya paling kelihatan di hidung aku, tapi produk ini engga sih jadi so far so good, beda sama DD Cream Wardah yang kuning, 


Selanjutnya selama sebulan ini, ada momen dimana rasanya dia jelek. HAHAHA maksudnya entah kenapa ketika aku lagi oily, produk ini menjadi sangat butek. Yang ga bikin muka jadi lebih cerah malah memperparah ke adaan hahaha. Selain itu menurut aku produk ini ga bisa jadi base untuk heavy makeup yang dipakeiin concealer terus dibake, soalnya rasanya dia menjadi aneh gitu, kaya teksturnya jadi kering dan patchy gitu. Jadi memang aku sarankan ini untuk sehari-hari aja cukup.


So, segini dulu review yang aku bisa informasikan setelah menggunakan sebulanan, kalau kalian punya pertanyaan, informasi dan sebagainya, please let me know! 

Have a nice day, semoga bisa membantu ya. 







[Review] Anti-Body untuk Wajah Artis Korea? Shiseido Ultimune 0.2 #StrengthWithin

Thursday, August 2, 2018
review Power Infusing Concentrate, korean skincare secret, rahasia kecantikan korea, skincare artis korea, review shiseido Power Infusing Concentrate, antibody wajah, skincare routine cewek korea 

Hollahope everyone! Hari ini postingannya akan aku dedikasikan untuk kalian yang punya semangat juang untuk mendapatkan kulit flawless yang sehat, kenapa? Soalnya kecantikan yang sesungguhnya itu didapatkan dari dalam ke luar, bukan cuma luar aja. Nah ini yang kemudian diserukan oleh Shiseido sebagai brand asal Jepang yang mempunyai filosofi mendalam tentang kecantikan itu sendiri, yang menurut mereka kecantikan itu ditemukan dan dirasakan bukan sekedar apa yang terlihat semata. Disinilah mengapa, akhirnya ada tagline #TheStrengthWithin yang mengedepankan kekuatan dalam diri yang akhirnya membantu kita memancarkan ke cantikan yang sesungguhnya, aku juga sempat bahas kemarin soal filosofi serupa yang dimana energi kecantikan itu menyebar dan dapat di 'kumpulkan' melalui hormon tubuh kita. Nah sekarang fokus ke produk Shiseido Power Infusing Concentrate Serum 0.2 yang baru aja di upgrade formulanya. 

Pada peluncurannya yang sekaligus menyambut brand Ambassador mereka yang mencerminkan kekuatan dari dalam sebagai salah satu Atlit Pencak Silat Nasional, Prisia Wulandari Nasution. Mba Prisa juga baru aja mendirikan yayasan untuk penderita gangguan Mental loh! Dari sisi manapun, beliau patut banget dikagumi. Jujur, aku suka banget sama mba Prisa ini! Beliau ramah dan baik banget, meski sedikit kaku-kaku tapi dia salah satu sosok feminis masa kini yang sesungguhnya. Jauh dari skandal tapi terus berprestasi hahaha.

Oh ya, balik lagi ke si Shiseido Power Infusing Concentrate Serum atau Shiseido Ultimate 0.2 karena memang merupakan generasi kedua, si produk ini mengalamai pembaruan apa sih memang? 
Jadi Shiseido Ultimate 0.2 ini merupakan Serum No.1 Shiseido untuk segala jenis kulit yang baru aja mengalami pembaruan dari segi ImuGeneration Technology yang kaya akan anti-oksidan dari Jamur Reishi dan Extrak Akar Iris yang membantu kinerja anti-bodi untuk kulit, di kulit kita sudah ada sel anti-bodi namanya Sel Langerhans yang melindungi seluruh epidermis. Masalahnya, karena kian 'parah'nya kondisi lingkungan sekitar, polusi, radikal bebas sampai paparan sinar UV, kalo biasanya anti-body nya hanya tahan 1-2 hari, setelah pembaruan ini akan tahan sampai seminggu. Nah pertanyaan nya apa sih fungsinya? Ternyata dengan Sel Langerhans ini akan membantu memperkuat kulit, membantu meremajakan kulit kembali dan mencegah masalah kulit datang hingga 28% bahkan di kulit yang mudah iritasi sekalipun. Jadiiiiiii kulit terlihat lebih halus, keyal dan hydrated. Nah bener ga sih? 





Dalam acara ini kita dikenalkan ke mba Deera Dewi yang memberikan pemahaman bagaimana Yoga itu membantu kita untuk menjadi lebih kuat dari dalam, kuncinya 2!
Bernapas dan Ikhlas. Terdengar simple? Duh susahnya tapi setengah mati! Ketika Yoga kita harus menyeimbangkan, mengeluarkan energi buruk kita lewat nafas dan mengambil energi positif dengan napas pula, dan hal itu engga mudah tapi pastinya memperkuat kita. Apa lagi kalau nafasnya sangat relax dan serius, bisa sampai tidur kaya Tiara. Bisa sampai pada tahapan yang memberikan diri kekuatan dari dalam. Btw, mba Prisia jago banget sampai aku keki :( 



Nah ini bonus wajah beliau yang begitu cuantik dengan lengan kecil vs, lengan talas ku :D tapi gapapa yang penting kita sama sama berbagi aura positif jadi akunya juga kebagian dikit lah ya? *apa nya Tir?* :p 

Nah ini foto bareng seluruh teman-teman blogger dan para media serta tim Shiseido!


Selanjutnya kita akan membahas produk Shiseido Ultimune 0.2 ini~

Oh ya, kalian tau filosofi Jepang tentang Kintsugi (金継ぎ, "golden joinery"), dimana ketika ada kerusakan atau pecahan dari sebuah benda atau hal di Jepang akan di perbaiki dengan emas cair agar menyatu kembali dengan tujuan mengingatkan kita bahwa hal tersebut berharga? Seperti diri kita. Jadi Shiseido Power Infusing Concentrate Serum 0.2 ini akan memfokuskan untuk memperbaiki dan menjadi perlawanan utama ketika kita bertemu dengan hal-hal yang merusak diri kita dari luar. Nah kira-kira ini yang aku rasakan ketika menggunakan produk ini. 



Untuk kemasan Box nya, setau aku hadir dengan box berwarna merah dengan bahan dus, hanya saja kali ini aku dalam packaging istimewa dengan bahan hardbox, yang dihiasi logo shiseido yang telah di emboss. #Fact Logo Shiseido merupakan bunga Camellia yang didesain langsung oleh President Shiseido dan tidak berubah sejak 1916! 


Untuk kemasan produk sendiri, kalian bisa melihat botol pump dengan kemasan exclusif dari botol plastik berat yang 11 12 sama kaca. Produk ini memang shiseido banget! 


Nah untuk produknya sendiri ada 3 ukuran, dari 30mL, 50mL dan 70 mL. Aku sendiri punya yang ukuran 30mL dengan kisaran harga dari 900-1.7jt dan memang termasuk mahal karena kategorinya serum ya guys! tapi jangan takut dulu, meski segitu produknya awet bisa sekitar 2-3 bulan buat yang kecil sendiri, jadi menurut aku ini investment banget karena bisa awet. 

Ingredients 

Water (Aqua), SD Alcohol 40-B (Alcohol Denat.), Glycerin, Dimethicone, Butylene Glycol, PEG/PPG-17/4 Dimethyl Ether, Triethylhexanoin, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/Beheneth-25 Methacrylate Crosspolymer, Phenoxyethanol, PEG-14M, Methylparaben, Tocopheryl Acetate, PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether, Rosa Damascena Flower Water, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Fragrance (Parfum), Disodium EDTA, Potassium Hydroxide, Silica, Isoceteth-10, Linalool, Ginkgo Biloba Leaf Extract (Ginkgo Biloba), Geraniol, Citronellol, Sodium Carboxymethyl Beta-Glucan, BHT, Thymus Serpillum Extract, Perilla Ocymoides Leaf Extract, Sodium Bicarbonate.

Kalau dilihat dari segi ingredients produk ini sebenarnya diawali dengan Aqua dan Alkohol Denat yang merupakan produk cukup keras untuk kulit sensitif tapi nampaknya sudah ada penelitian lebih mendalam hingga akhirnya aman digunakan oleh kulit kita. Produk ini juga mengandung Paraben dan Parfum, jadi mungkin kurang suitable untuk ibu hamil dan menyusui, sementara kandungan aktifnya berada diurutan bontot. 


Texture & Aroma Produk 

Seperti judulnya, produk ini merupakan serum konsentrat jadi produknya cukup kental dengan warna bening keputihan yang mudah menyerap di kulit.


Review Pemakaian

Setelah aku pakai produknya, hal yang aku notice pertama kali adalah gimana tekstur kulit aku yang jauh lebih kenyal dan engga se-oily itu, karena aku berhenti pakai day cream aku hanya pakai AHA/BHA, Toner dan ditutup sama ini, jadi kerasa banget kalau produk ini light banget. Kulitku jadi lebih alus dan berkurang teksturnya, meski memang dia bukan jawaban untuk kulit jerawatan tapi produk ini bagus banget menurutku untuk kalian yang tidak punya masalah dan ingin pakai serum untuk menjaga kesehatan dan kekenyalan kulit dan memberikan wajah yang lebih segar, kenapa gitu? 



Jadi aku nonton What's wrong with Secretary Kim jadi in kaya salah satu K-Drama yang booming gitu, setelah 3 tahun ga nonton aku nonton film ini dan merasa envy banget dengan kulitnya yang kenceng dan firm banget! Dia disana udah kerja 9 tahun sama bos-nya, Meski cuma di film, tapi hampir setiap malem ada adegan dia pake produk ini which is dipake beneran jadi ya, aku seneng banget karena dengan begitu kulit aku melangkah semakin dekat dengan kulit ciwi-ciwi Korea yang selalu kinclong :') 

Kalau kalian follow aku di Instagram, kelihatan banget kulit aku mengalami perubahan signifikan terutama dalam segi makeup yang effortless tapi sudah tampil lebih cucok beb, makeup lebih nempel dan lebih flawless meski masih berjerawat hahaha. Terus juga yang paling kerasa dibagian bawah mata, karena aku kemarin sempat kering disana, dan kata mba-mba nya ini sebenernya ada serum mata juga tapi sebagai percobaan tahap awal aku pake lebih dibagian bawah mata, alhamdulillah bawah mata aku udah engga se-crack itu lagi! Penasaran kaya gimana wajahku sekarang? Langsung follow @Tiaranab_ ya hahaha 




Nah untuk produknya sendiri bisa kalian beli di http://bit.ly/shiseidoatlazada dan Official Store Shiseido untuk memastikan produknya yang terbaru ya bukan yang lama.


<img src='https://pixel.cchan.id/UA-114368451-8/tiaranab.com/shi?pixel'style='display:none'/>

[Event Report] PIXY NEW FACE! #MyBeautyMyEnergy

Saturday, July 28, 2018

Review Pixy Baru, Pixy Cosmetics, Pixy Loose Powder,

Hollahope! Sudah lama banget engga buat event report, setelah lebaran kemarin baru aktif lagi nih. Salah satunya adalah kehadiran wajah baru dari Pixy Cosmetics yang merupakan produk Jepang yang diproduksi di Indonesia -udah kejawab ya ini produk dari mana? nah kalo kalian follow instagram Pixy yang cukup update ini, memang mereka punya kemasan dan logo baru

Image result for pixy
Pixy Website
pixycosmetics's profile picture
Pixy Instagram















Dari yang di kiri dengan tagline truly asian beauty menjadi kanan dengan desain lebih minimalis dengan tagline baru yaitu, My Beauty My Energy yang dirilis secara resmi oleh Tatsuya Arichi, Presiden Direktur PT Mandom Indonesia Tbk, pada blogger gathering di Decenter Sabtu (21/7) beliau bersama dengan rekan jajaran direksi yang hadir ingin memberikan citra feminim, simple, dan chic melalui sentuhan warna pink pastel dengan tulisan yang modern. Tagline ini diambil juga dengan semangat untuk memberikan energi positif kepada perempuan Asia modern. Sehingga setiap perempuan dapat memaksimalkan potensi kecantikannya dan memancarkannya menjadi cantik yang berkualitas, bukan sekedar dekoratif semata.




Nah, selain itu Pixy juga secara resmi meluncurkan kembali produk andalan base makeup mereka, yang terdiri dari, 4 produk yang tergabung dalam PIXY 4 Beauty Benefits yang memberikan 4 manfaat; mencerahkan, melindungi, melembabkan dan menyempurnakan tampilan wajah.


Keempat Produk

Rangkaian produk 4 Beauty Benefits terdiri dari:

1. PIXY UVW TWC Perfect Last: Two-way cake dengan tekstur lembut untuk membuat tampilan akhir tampak sempurna.

2. PIXY Concealing Base: Produk dengan dual function, Concealer sekaligus Foundation, yang dapat menutupi kekurangan pada wajah hingga 12 jam.

3. PIXY UVW BB Cream: BB Cream yang diformulasikan dengan Smart-Lock Powder yang mempertahankan makeup tetap tampak cerah hingga 12 jam dan dapat menutup noda tanpa terkesan tebal.

4. PIXY UVW Loose Powder: Bedak tabur lembut yang dapat memberikan hasil tata rias halus, tampak alami juga tidak mengkilap


Mungkin kalian bertanya-tanya, apa sih pentingnya 'energi positif?' kenapa sampai brand sebesar Pixy sampai rela mengubah tagline mereka menjadi My Beauty, My Energy? inilah yang kemudian dicoba dijelaskan oleh Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi., SFP, ACC, dimana ternyata banyak banget loh penelitian yang menjelaskan hal ini. 

Pernah ga sih kalian denger, "ih aura cantiknya keluar" atau "dia toxic banget jadi orang" hal-hal tersebut nyatanya merupakan sebuah energi yang tersalurkan dari diri seseorang, ada spektrum warna tertentu yang menentukan warna energi yang seperti apa yang kemudian terpancar. Ada hormon yang kemudian berperan, ini menarik banget kalo di bahas, insyallah aku buat postingan khusus nanti.

Disini mba Lizzie ngasih tips dulu, gimana ceritanya Energi itu bisa memberikan citraan Cantik  kepada seseorang. 

1. Maintain a healthy life style, 

Dulu aku sempet percaya kalo makanan endingnya juga jadi poo sampai akhirnya aku nyadar kalo ternyata dengan makanan sehat tubuh kita diisi bahan bakar yang berkualitas. Seperti mobil aja, bagusan kalo dikasih pertamax dibanding premium kan? Selain itu juga harus tepat, engga bisa asal. (Iya ini dibahas terpisah ya, puanjang), kemudian dengan makan yang tepat, juga diiringi dengan waktu bobo yang berkualitas. BOBO BERKUALITAS. Sengaja aku caps, banyak orang yang kurang bobo tapi banyak juga orang yang asal bobo, meski udah lebih dari 10 jam masih aja cape? nah ini yang harus di perhatikan. Terus juga olahraga yang rutin. 
Soalnya ternyata tubuh kita juga memproduksi senyawa toxic yang harus dibuang, kalo engga ya jadinya kita yang kena 'toxic'nya.

2. Positive Social Interaction

Baik memang relatif tapi kalau pertemanan sehat yang positif, masih bisa 'terukur' lah. Dengan berteman dengan orang-orang yang support kita, teman-teman yang mau membantu kita dan teman-teman yang bisa menghargai kita jelas lebih baik dan memberikan hal-hal baik kedalam hidup kita dibanding mereka-mereka yang lebih cenderung mempermasalahkan masalah hidup orang, bener ga?

3. Enhance Your Happy Hormons

Ini banyak yang engga tau, tapi sebagai manusia banyak banget hormon yang ada dalam tubuh kita, dulu taunya cuma hormon androgen atau estrogen. Sekarang, kita kenalan sama hormon lain seperti 

- Oxytocin : Hormon yang mendorong ikatan, kepercayaan dan cinta. Cara menghadirkannya cukup unik, untuk memicunya kita bisa berpelukan dengan orang yang disayang! Dokter Lizzie bahkan bilang, kita butuh setidaknya 8x pelukan sehari agar hormon ini dapat tercipta. 

- Dopamine : Hormon kesenangan karena ketika kita termotivasi, sehingga ketika kita passionate dan bekerja untuk sesuatu hal, hormon ini akan membantu kita untuk meraihnya. Lucu ya?
Menghadirkan hormon ini dengan cara memberikan diri kita sendiri penghargaan dan menghargai diri sendiri. 

- Endorphine : Hormon yang terkait rasa sakit dan stress, disini hormonnya bekerja untuk melawan perasaan gelisah, cemas dan sebagainya untuk meningkatkannya bisa dengan olahraga ya!

- Serotonin : Nah hormon terakhir ini yang sekarang lagi banyak yang kehilangan, hormon kebahagiaan yang mencegah rasa depresi dan mengatur suasana hati. Cara memelihara hormon ini lumayan unik, yaitu dengan berada dibawah matahari karena Vitamin D juga melepas hormon serotonin. 




Nah setelah kelas singkat bersama dengan mba Lizzie, acara dilanjutkan bersama Mr. Hiro Odagiri yang membawakan trend makeup Jepang terbaru yaitu One Tone Makeup! Duh flawless banget deh hasilnya tapi juga ala-ala bronze gitu! Oh ya, disini Mr. Odagiri juga pake produk Pixy terbaru yaitu eyeshadow dengan warna Teracota yang cantik banget. 


Ada beberapa tips yang diberikan oleh Mr. Odagiri, seperti memakaikan mascara sambil melihat kebawah, memberikan face spray dari atas sehingga produknya tidak langsung terpapar ke wajah dan malah menggeser makeup. Setelahnya baru deh kita ikutan makeup competition! Seru banget loh~ 
Dalam waktu 15 menit kita diminta buat makeup seperti tadi, eh sayangnya kelompok kita malah ga dapet eyeshadow teracotanya :') jadi diakal-akalain deh.


Hasilnya? tentu saja kelompok kita tidak menang hahaha, tapi gapapa yang penting seru-serunya. 
Nah untuk produk-produknya aku akan review terpisah ya, soalnya produknya menarik banget buah dibahas satu-satu, yang paling menarik adalah Loose Powder terbaru dan Concealing sticknya (yang ini udah lama tapi baru coba :p) hahaha apakah produknya akan secucok UV Filternya? 

Untuk pembelian produk barunya, Pixy sudah ada di pasar tradisional maupun pasar modern seperti Tip Top, Carefour dan Matahari (pst, yang paling lengkap di Jakarta ada di Citraland deket Grogol), soalnya Tiara nanya ke mba-mba nya karena aku suka susah nyari Removernya yang super bagus bet itu. Okeh skip. 


Info lebih lanjut soal Pixy bisa kalian cek di 



Thank you for reading!




[TIPS] Exfoliate Fisik dan Kimia? Scrub, AHA, BHA dll

Tuesday, July 24, 2018

Sebagai Acne fighter yang berurusan bolak balik sama jerawat, bekasnya dalam segala jenis mulai dari yang cuma merah, hitam, scars dan masih banyak lagi, terus juga kulit berminyak dan seterusnya banyak banget yang kemudian menanyakan bagaimana menghilangkan bekas jerawat dan/atau menjadikan kulit kita lebih cerah atau putih, jawaban utamanya cuma satu.

Mengangkat bekas kulit mati. 

Pelajaran IPA dasar yang mengajarkan kita bahwa produksi sel darah merah, putih dan agen pembaruan lainnya dalam 28 hari. Maka dari itu banyak produk yang bilang atau klaim, setelah sebulan dipakai akan terlihat hasilnya secara maksimal. Sebabnya ya itu tadi, kulit baru akan mendapatkan efeknya secara penuh setelah 28 hari setelah hari pertama dari hari penggunaan produk yang diiringi dengan pembaruan sel-sel yang telah mendapatkan efek dari produk yang kita gunakan. 

Ngejelimet ga? HAHAHA. Intinya, kulit kita baru akan merasakan efeknya setelah dipake 28 hari karena ada kaitannya sama proses pembaruan sel diri kita sendiri. 

Nah permasalahannya, selama 28 hari itu, akan ada sisa lapisan kulit mati, kulit mati ini nanti akan naik keatas seperti lapisan debu atau kotoran yang ada di rumah.

Ibarat debu rumah, kalau debunya dibiarkan aja, akan terus bertambah makanya kita harus nyapu dan ngepel setiap hari. Inilah kenapa kemudian terms atau istilah exfoliating muncul. Sebenernya tanpa sadar kita juga sudah melakukan tindakan tersebut, yang merujuk ke chemical exfoliate dengan mengandalkan kandungan produk yang kita punya, tapi untuk memahaminya lebih jauh, kita harus mengerti dulu apa itu exfoliate, tipe-tipe nya dan yang cocok untuk kita seperti apa?


1. Apa itu exfoliate?


ex·fo·li·ate
eksˈfōlēāt/
verb
  1. (of a material) come apart or be shed from a surface in scales or layers.

    "the bark exfoliates in papery flakes"
    • cause to do this.

      "salt solutions exfoliate rocks on evaporating"
    • wash or rub (a part of the body) with a granular substance to remove dead cells from the surface of the skin.

      "exfoliate your legs to get rid of dead skin"

Kalau dalam bahasa Indonesia, 

eksfoliasi/eks·fo·li·a·si/ /éksfoliasi/ n Anat pelepasan lapisan luar, seperti pelepasan epidermis dari kulit atau lidah

Jadi eksfoliasi berarti kita mencoba mengangkat lapisan kulit kita, soalnya kalau kalian tau, lapisan kulit kita itu ada epidermis, dermis, hipodermis. Yang menjadi fokusnya

adalah epidermis (kulit ari), di epidermis atau kulit terluar sendiri masih ada 5 bagian lagi, 

Epidermal layers.png


Nah kulit yang kita liat adalah Stratum Corneum dimana kulit ini sendiri ada 15-20 lapisan, termasuk didalamnya kulit mati. 


2. Tipe Exfoliate 

a. Physical Exfoliate - Eksfoliasi Fisik

Merupakan pengangkatan sel kulit mati yang langsung bersentuhan dengan kulit, dimana tindakan yang kita lakukan secara langsung menyebabkan/berefek samping pada pengangkatan kulit mati.

- Membersihkan wajah dengan kapas 

Membersihkan wajah dengan kapas baik itu mengangkat makeup atau residu/debu di wajah merupakan salah satu eksfoliasi dasar yang kita lakukan sehari-hari, tindakan ini biasanya mengangkat 1 lapisan kulit mati yang paling luar.

Tapi kok aku engga liat? Memang, soalnya mikroskopik ukurannya, perlu pake kaca pembesar untuk liatnya. 

- Menggunakan Scrub Wajah 

Nah kalo ini jelas banget, tujuannya untuk mengangkat sel kulit mati, biasanya pake scrub yang beredar dipasaran, bahanya bisa natural kaya olahan kacang, gula, garam (sea salt), kopi dll. Bisa ada baik secara terpisah (contoh : St. Ives Apricot, PIXY Facial Scrub Dull-Off Polish) atau yang menjadi satu dalam sabun wajah (Clean & Clear Facial Wash, Olay dll).

tapi jangan pake scrub dengan kandungan microbeads, soalnya dia toxic. Contohnya ada Clean & Clear FW.


- Face Wash brush / Foreo* 

Untuk yang ini, kita mengandalkan alat untuk mengangkat kulit mati kita. Bisa dengan 2 alat (setau aku baru ini, kalo ada yang tau lebih boleh diinfo), jadi bisa dengan brush yang khusus buat cuci muka kaya yang terkenal Clarasonic, atau sekarang udah banyak ada di Miniso, di Kay collection dan lain-lain, tapi kalo ini harus hati-hati banget, soalnya kalo bulu-bulu nya terlalu kasar justru malah bisa merusak kulit. Yang paling halus so far punya The Body Shop dengan gagang kayu, sayangnya dia cepet rusak, kaya 2 bulan aja sudah rusak. Jadi sekarang aku pake miniso, dia juga bagus untuk deep cleansing. Selanjutnya ada Foreo (*ini nama brandnya, aku ga tau nama alat spesifiknya apa), ini kaya cleaning device yang 'bergetar', yang membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus deep cleansing. 

- Masker 

Untuk masker, ini bisa pake peel off, dia otomatis bisa mengangkat kulit mati atau kadang beberapa masker yang clay bisa untuk angkat sel kulit mati, makanya kalian engga disarankan dengan clay sering-sering kan? karena selain bikin kering juga membuat tipis kulit.


b. Exfoliate Chemical - Eksfoliasi Kimia 

Kalau yang satu ini mengandalkan 'efek' samping dari kandungan produk tertentu yang membantu mengangkat kulit mati.

ps. This be long story

- Chemical Peeling 

Bhaiq. Yang pertama ada Chemical Peeling, ini sebenernya akan rada nyaru sama peeling di klinik kecantikan atau dokter, soalnya memang konsepnya dibuat mirip. Bedanya kalo chemical peeling ini kamu pake produk yang membantu melarutkan sel kulit mati bersama dengan residu makeup ataupun kotoran secara mandiri. Biasanya bentuknya gel bening, yang kemudian diaplikasikan diwajah bersih kemudian muncul deh 'daki' nya kita.

Contoh produknya : Bio essence peeling gel, CURE peeling gel dan lainnya.

Selanjutnya, fokusnya adalah pada peeling agent (dalam bentuk ingredients/formulasi produk)

- Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Nah sampailah kita pada tahap ini, jadi, ternyata di AHA ini tuh induk utama, sama dengan hal nya Vitamin, induk utamanya. Ada Vitamin A, B, C D dan seterusnya, untuk AHA ini dia Vitamin yang larut hanya dengan air, dapat diurutkan yang 'size' nya paling kecil

1. Glycolic Acid (paling kecil) : karena paling kecil, secara ideal dalam konsentrasi 5% dia akan bekerja optimal. Dia paling mudah terserap dikulit kita dan membantu hydrating kulit karena larut dalam air jadi kaya airnya ikutan menyerap dengan lebih baik.
didapatkan secara natural dari tebu.

2. Lactic Acid : ukurannya lebih besar, jadi engga terlalu bisa terlalu berfungsi sebagai exfoliate seandainya kurang dari 5%. Bisaanya terdapat di susu.

3. Malic Acid : ukurannya lebih besar dari kedua yang diatas, biasanya ada di apel, dengan konsentrasi 1-2% bagus untuk kulit dan membantu menjadi agent antioksidan.

4. Tartaric Acid : ukurannya 2x glycolic, dimana fokusnya membantu mengatur pH kulit, membantu eksfoliasi diarea yang spesifik.

5. Citric Acid  : Biasanya digunakan dalam konsentrasi rendah sebagai antioksidan dan pengatur pH, apa lagi pH nya cukup rendah antara 2.2-3.5pH tapi untuk exfoliate dia kurang cucok karena dianggap terlalu asam atau kadang kurang stabil.

6. Mandelic Acid : Tipe AHA yang paling besar dan kurang bisa membantu mengexfoliate so skip this ._.

Related image
healthlifemedia.com

- Beta Hydroxy Acid (BHA)

Sama dengan konsep Vitamin B yang hanya larut dalam minyak, begitu pula dengan BHA yang merupakan nama Salicylic Acid. Iya! Pasti atau kalian udah familiar banget kan? nah ternyata si Sali ini punya beberapa jenis 'komponen' yang bisa larut di air, minyak dan alkohol serta sebagainya, nah salah satunya yang larut dalam minyak ini dikenal jadi BHA kemudian.

Nah karena kandungannya minyak dia jadi lebih mudah 'terserap' hingga lapisan yang dalam jadi dia 'digging' gitu sampai ke menyerap ke pori-pori. Makanya kandungan nya berfungsi dengan cara yang berbeda untuk eksfoliasi karena membersihkan dari dalam, mencegah bakteri berkembang dan anti-inflamasi yang bagus juga untuk yang berjerawat.

- Poly Hydroxy Acids (PHA)

Mirip dengan AHA namun dengan ukuran yang lebih besar dan lebih toleran terhadap kulit yang sensitif, dimana masing-masing membantu anti-inflamasi dan antioksidan, beberapa diantaranya

1. Lactobionic Acid : Bekerja secara efektif di luar, biasanya juga membantu sebagai antioksidan dan melembutkan didapatkan dari susu sapi.

2. Galactose : dari gula, membantu menyembuhkan kulit

3. Gluconic Acid (gluconolactone) : antioksidan dan anti inflamasi.



- Peeling Pad 

Produk ini sebenernya, diantara , soalnya bekerja diawal dengan tekstur dari pad itu sendiri yang biasanya bertekstur unik membantu mengangkat kulit mati, selain itu cairan atau kandungannya sendiri memang di desain sebagai peeling agent atau chemical peeling. Jadi kerjanya lebih maksimal sesuai dengan tujuan produk itu sendiri.

Contoh : Neogen Peeling Pad, Cosrx Pad dll.




Udah panjang banget kan?

3. Manfaat Exfoliate 

Sebenernya manfaatnya udah jelas banget banget banget, dari tadi sudah aku selipkan disetiap kata tapi biar afdol aku masukin lagi disini, nanti aku juga akan buat artikel terpisah terkait exfoliator yang cocok tergantung jenis kulit kalian yaps! Kalo engga kepanjangan tjuy!

Related image
Dermal Store
Selain berfungsi untuk menghilangkan semua dosa kalian yang menerjang polusi, debu dan radikal bebas. Lalu juga membantu untuk mengangkat sel kulit mati, ternyata eksfoliasi juga membantu penyerapan kulit lebih baik, memicu produksi kolagen di kulit dan membantu mencegah penumpukan kandungan yang dapat berdampak buruk untuk tubuh kita.

a. Kapan memulai untuk Eksfoliasi?

Pernah ga sih pengen kulitnya kaya kulit bayi terus? Ternyata ada alasan kenapa si kulit bayi lebih enak dan terlihat cuakep terus, sebabnya pastinya karena mereka proses metabolismenya lebih cepat dan belum berkembang semua organnya yang berdampak pada 'sirkulasi' sel baru mereka. Makanya anak bayi biasanya kurang dari 10 hari, sementara remaja 14 hari. 
Memasuki usia 20 tahun baru lah, mulai melambat hingga 28 hari, hingga setiap tahun bertambah satu hari, jadi bisa dibilang, seiring usia (+ gaya hidup) mempengaruhi berapa lama eksfoliasi itu terjadi. Sehingga eksfoliasi disarankan dari usia yang sudah puber (dasar) dan mengijak usia 17 tahun mulai dengan eksfoliasi kusus bila diperlukan (kulit kusam, berjerawat dan makeup tidak menempel).

b. Membantu penyerapan produk lebih baik

Seperti berjalan di lantai, akan lebih enak ketika lantainya bersih. Jadi engga enak ketika lantainya kotor kan? Lebih mudah menamam produk di tanah yang kosong dibading tanah yang berlumut? begitu pula dengan konsep ini. Ketika kulitnya sudah diangkat sel kulit matinya alis sudah siap untuk diberikan skincare, jelas kulitnya langsung happy dan produk terserap dengan baik, apa lagi beberapa chemical exfoliate bisa membuka jalan untuk produk tertentu. 

c. Membantu membuat makeup lebih tahan lama 

Dengan kombo, tanpa sel kulit mati dan skincare yang terserap dengan baik, jelas ngebantu banget makeup untuk lebih menempel.

d. Mencegah jerawat

seperti yang sudah aku sebutkan diatas, eksfoliasi membantu menghilangkan kehadiran penyebab jerawat seperti penumpukan sel kulit mati, kotoran, radial bebas, pori-pori tersumbat, minyak berlebih dan sebagainya.

e. BONUS! Wajah cerah dan warna kulit merata

Jujur aku capeq, tapi ini ciyus. Kunci wajah cerah segar dan berbinar adalah eksfoliasi, TANYA MEREKA YANG PUNYA KULIT GLOWING! Ga mungkin mereka engga pernah eksfoliasi. Karena hasil dan efek samping paling nyata adalah kulit kita bersih, regenerasi kulit yang baik meratakan warna kulit sista~ 

4. Bahaya Exfoliate 

PERHATIAN!

Eksofliasi juga bergantung pada jenis kulit kalian, engga semua orang bisa mencoba eksfoliasi sembarangan, kenapa gitu? soalnya banyak banget syarat dan ketentuan yang berbeda setiap orangnya. Diatas aku udah jelasin ya, nanti akan aku buat lagi juga secara terpisah untuk 'kawin' nya sama yang mana yang pas di kulit kita. 

Oh ya, normalnya exfoliate dilakukan seminggu sekali, kalau kulit kalian berminyak bisa 2x seminggu (selama tidak sensitif) dan 2 minggu 1-2x untuk yang kering.

Komen yuk tipe kulit kalian apa biar aku ada gambaran~ 


Thank you for reading. 




Sumber

Paula Choice Website - https://www.paulaschoice.com/expert-advice/skincare-advice/paulas-choice-product-tips/difference-between-aha-and-bha-exfoliants.html
https://www.paulaschoice.com/ingredient-dictionary/exfoliant/polyhydroxy-acid.html

Beauty Journal - https://journal.sociolla.com/beauty/aha-dan-bha/

http://www.skinstore.com/blog/skincare/aha-vs-bha-what-s-the-difference/

https://www.skinbloom.no/blogs/news/aha-and-bha-in-skin-care

https://www.marieclaire.com/beauty/news/a23258/best-way-to-exfoliate-face/

https://www.truthinaging.com/ingredients/beta-hdyroxy-acid

https://beauty.popbela.com/skin/jennifer-a-tanjung/manfaat-eksfoliasi-wajah/full