Top Social

⌞H O L L A H O P E ❤⌝

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

Image Slider

Blogger Perempuan

[Health] Beda Vegan, Organik dan Plant Based (+ data lainnya!)

Monday, December 4, 2017


Berawal dari percakapan dengan guru kesayangan ku, Kak Aprie. Sebuah pencerahan datang eheheh.. Jadi kak aprie buat instastory tentang rangakaian produk The Ordinary yang jujur bikin kepengen banget, kaya kalian jujur juga pasti pengen kan? (engga lo doang ra, nyari temen). Ya pokoknya aku tuh pengen banget pake produk-produk The Ordinary ini intinya.


Terus dm-dm-an lah kitah, aku bilang pengen tapi takut mina karena lebih cocok dengan produk natural gitu, nah kak aprie bales, ini Vegan kok tapi namanya aja pake nama lainnya.


Terus aku menyadari sesuatu, kalo Vegan itu kan engga pake hewan, apa dia engga ada kanduangan kimianya juga? Nah, kebetulan aku lagi ada acara masak gitu yang kebetulan pas banget temanya #YakinSehat? Yang mempertanyakan gaya hidup sok dan ala ala sehat kita yang sebenarnya justru banyak letak kesalahan.


Disana waktu itu ada mba Helga Helga dari Burgreens ada disana. Langsung tak tanyakan, apakah sebenarnya produk makanan (sekalipun) yang vegan bisa mengandung proses kimia dalam pengolahannya?


Vegan itu sebenarnya gaya hidup, kita yang vegan engga lagi mengkonsumsi, menggunakan produk, dan apapun yang menggunakan hewan. Disana dia juga bilang, memang tidak menutup kemungkinan bahwa Vegan melalui proses kimia, tapi jarang, karena proses kimia biasanya melibatkan hewan.


Kira-kira seperti itu jawabannya, dan memang konteksnya berbeda, disana kita lebih bahas makanan sedangkan maksud aku didalam hal ini makeup. Produk yang biasa kita temukan dan gunakan.

Akhirnya aku memutusukan untuk membuat sebuah artikle khusus tentang bahasan ini, well, sebelumnya aku harus bilang kalau aku bukan ahli, apalagi expert maupun peneliti (i wish :() jadi semua tulisan ini berdasarkan website yang cukup terpercaya, journal, artikle dan blog sebagai refrensi tambahan.

VEGAN (dan temannya).


Sebenarnya, mungkin kalian sudah familiar dengan istilah Vegetarian dan Vegan, tapi dari segi itu aja sebenarnya ada jurusannya lagi, ibarat masuk Teknik, ada macam-macam jenis Tenik lain, kaya bangunan, penerbangan dan sebagainya.



Vegetarian sendiri berarti tidak mengkonsumsi daging hewan, bukan berarti mereka tidak mengkonsumsi produk hewani seperti telur dan susu, apa lagi keju! Nah kalau di bedakan perjenis kira-kira bisa seperti ini,


Pescatarian, yaitu jenis diet yang tidak mengonsumsi segala jenis makanan yang terbuat dari daging dan makanan hewani daging lainnya tapi tetap mengonsumsi ikan.


Flexitarian atau semi vegetarian, yaitu suatu istilah bagi orang yang makannya didominasi oleh sayur dan buah, tapi kadang masih suka cheating untuk makan daging dan ikan.


Lacto-vegetarian, yaitu seseorang yang tidak makan telur, daging sapi, daging babi, unggas, ikan, kerang dan produk hewan lainnya. Tapi jenis ini masih mengonsumsi makanan yang berasal dari produk susu.


Ovo-vegetarian, yaitu seseorang yang mengonsumsi telur tapi tidak makan segala sesuatu yang berasal dari daging atau produk susu.


Nah kalau VEGAN, sebenarnya mereka bukan sekedar diet sehat,


Vegan itu lebih kesebuah keyakinan untuk memberikan hak hewan, dengan tidak menggunakan produk hewan dalam keseharian-nya, dari segi makanan, pakaian, aksesoris, dan bahkan dekorasi rumah atau apapun yang prosesnya dapat merugikan/menyakiti/menghilang kan nyawa hewan.


Konsep ini sebenarnya sebuah tradisi, biasanya suku atau adat tertentu yang meyakini bahwa hewan tertentu memberikan keuntungan sehingga tindakan memakanan mereka dirasa tidak menghargai hewan tersebut, atau aktivis lingkungan yang merasa dengan mengkonsumsi hewan meningkatkan kemungkinan perubahan iklim dan sejenisnya.


Jadi beda banget kan? Antara diet untuk pola hidup sehat dan keyakinan. Makanya Vegan engga terbebani dengan tidak mengkonsumsi hewani! Soalnya, tante Tiara sendiri Vegan karena agama, ia bahkan engga mau makan Tahu yang dicuci bersamaan dengan daging. Mirip-mirip konsep orang Muslim engga mengkonsumsi daging babi/hewan bertaring.


Makanya, Vegan dekat sama Animal Cruelty Free (tidak ditest pada hewan, menjadikan hewan sebagai percobaan dan lain-lain, diatur oleh PETA) karena memang produk Animal Cruelty Free untuk memudahkan para vegan menggunakan produk kosmetik!


HANYA SAJA, Dalam perjalanan kosmetika produk Vegan tidak berarti bebas dari campuran produk kimia, olahan kimia, turuan kimia, bahan natural sintetis (buatan) dan sebagainya.


Nyatanya, banyak produk-produk Vegan yang menggunakan substitusi produk yang merupakan buatan, contohnya apa?


Tiara contohkan produk The Ordinary yang terkenal, seperti Niacinamide 10% + Zinc 1% yang merupakan salah satu jenis Vitamin B3, produk ini punya klaim :




Kalian bisa liat disana bahan utamanya, Air dan Niacinamide, tapi sisa nya mungkin kalian engga familiar? Zinc PCA ini biasa diambilnya dari garam, kacang atau biji-bijian , pasti ada proses pengambilan yang melalui tahapan-tahapan tertentu, jadi material nya diproses terlebih dahulu hingga menjadi ‘Zink PCA’ ini sendiri, karena Zinc PCA biasanya digunakan untuk melembabkan kulit dan anti-bakteri, biasanya justru produk ini temukan di produk-produk perawatan rambut khususnya yang berketombe gitu. Sementara Isoceteth-20 ini lebih familiar kita baca dikandungan produk, fungsinya menstimuluskan atau memudahkan penyerapan (ini masih turunannya Alkohol) dan produk ini cukup tocix dilingkungan. Hal ini juga berlaku pada Chlorphenesin, merupakan senyawa buatan/sintetis untuk pengawet, untuk penelitian terkait bahaya ini belum sebanyak paraben, tapi penggunaannya dibatasi/dan hingga dilarang di Jepang, tidak dijual bebas di Amerika Serikat. Selain itu Chlorphenesin juga tidak dianjurkan untuk Ibu hamil dan menyusui.


Hmm… jadi Vegan belum tentu aman ya? Nah itu tergantung juga, Vegannya sendiri sih baik tapi kan semua kembali lagi pada produk-produknya masing-masing.


ORGANIK & NON GMO (genetically modified organisms)


Organik ini singkatnya merupakan produk yang tidak mencampurkan kandungan kimia dalam proses pengolahannya, seperti pestisida dan pupuk sintetis maupun vitamin atau hormon-hormon tertentu.


Untuk di Indonesia kayaknya belum ada lembaga yang memberikan sertifikasi ini. Dibeberapa negara, produk yang organik memiliki barometer khusus, misalnya kalau di luar negeri ada FDA yang mengatur regulasinya. Sementara yang mengeluarkan lisensinya adalah Pemerintah ; USDA (United States Department of Agriculture) Organic juga bisa memberikan label organik terhadap produk yang punya presentase organik yang tidak mencapai 100% jadi ini bener-bener kalian harus waspada, karena bisa aja ada label USDA Organic tapi engga 100% organik.


GMO sendiri merupakan rekayasa genetika, penduplikasi sebuah produk, dan hal-hal yang melibatkan lab untuk menciptakan produk yang dinilai berdampak negatif dan untuk kepentingan keuntungan perusahaan atau instanasi tertentu. Jadi produknya intinya, engga alami numbuh sendiri tapi melalui tahapan-tahapan tertentu.

NATURAL


Dari namanya kita bisa tau kalau ini Natural, hadir secara alami tanpa tambahan apapun tapi seiring berjalannya waktu, Natural dalam dewasa ini hanya menjelma menjadi produk-produk yang diolah dari hasil bumi langsung, tapi dalam prosesnya banyak penambahan yang dilakukan dan produk Natural bisa mengandung hewan dan turunanya, contohnya gelatin, kolagen, mutiara, dan masih banyak lainnya.
Jadi kalian yang vegan engga bisa sekedar beli produk natural karena gelatin itu dari hewan seperti sapi dan babi, kolagen dari ikan biasanya, mutiara jelas dari kerang. Oh ya juga ada beewax yang dari lebah~


PLANT-BASED
Kalau diartikan, Plant-Based artinya berasal dari sesuatu yang ditanam, jadi ini memang mirip banget sama vegetarian, bedanya ini lokasinya ada dilabel kosmetik karena memang berarti produknya sendiri natural & kemungkinan besar handmade karena tidak ada tambahan unsur kimia-kimiaann yang jelas produknya punya sifat cepat basi karena well produk alami lebih cepat terokisdasi dan kemudian basi deh. Tapi mereka engga jamin ya, dalam proses penanamannya si petani engga pake pestisida ups..


Okeh kesimpulannya?


Vegan ≠ Organik


Organik ≠ Natural


Plant-Based ≠ Vegan


Produk Organik pasti Natural dan produk Plant-Based pasti Natural dan Vegan.

Oh ya untuk produk Vegan dalam konteks makanan ada hal yang perlu kalian cermati lagi (ini bukan ranahku sih tapi aku info aja), dalam makanan banyak banget yang memberikan judul Vegan ini tapi sebenarnya itu kandungannya justru merusak tubuh, karena coba kita bayangkan susu almond dalam kemasan, isinya air, gula, perisa almond dan sedikit bubuk almond, makanya harganya kaya engga mahal-mahal banget tapi isinya? 11 12 sama Cola!


Loh engga banget kan? Mau sehat malah sakit :(


Ini banyak banget kejadian didalam produk susu (baik Vegan maupun engga sih sebenarnya), jadi baiknya kita mencoba angkat konsep plant-based yang organik karena memang mengandalkan ke alamian dan kemuriannya (yakan?).


Lama-lama pake konsep raw food lagi deh :’) *terus pengen sushi*



Sumber
NIA
https://www.truthinaging.com/ingredients/niacinamide
http://www.paulaschoice.com/expert-advice/skincare-advice/anti-aging-wrinkles/how-niacinamide-helps-skin.html?fdid=anti-aging#whatis

ZINC
https://www.ewg.org/skindeep/ingredient/707071/ZINC_PCA/#.WiUYV9KWbIU
https://www.ulprospector.com/en/na/PersonalCare/Detail/10730/329323/Zinc-PCA


ISOCETETH-20 https://www.ewg.org/skindeep/ingredient/703163/ISOCETETH-20/


CLORO - https://www.ewg.org/skindeep/ingredient/701327/CHLORPHENESIN/#.WiUR4dKWbIV
https://www.drugbank.ca/drugs/DB00856
https://www.mustela.co.id/id/content/proven-safety-and-efficacy


Refrensi tulisan
http://theordinary.com/product/rdn-niacinamide-10pct-zinc-1pct-30ml
https://willowtreesoapcompany.biz/blogs/news/38062721-natural-vs-organic-vs-vegan-vs-everything-else
http://theholistichoney.com/natural-vs-organic-vs-cruelty-free-vs-vegan/
https://www.huffingtonpost.com/entry/plant-based-diet-vs-vegan-diet_us_5923374fe4b034684b0ebff0
http://www.byrdie.com/natural-vs-organic-beauty-products

https://www.huffingtonpost.com/entry/plant-based-diet-vs-vegan-diet_us_5923374fe4b034684b0ebff0

[Ad] IC Card & Wifi mudah di Jepang!

Thursday, November 30, 2017


Holla Holla~ Pasti sudah engga sabar untuk liburan! Sebentar lagi tahun baru, suasana sudah terasa banget pas mulai hujan akhir-akhir ini. Jadi pengen cepet cepet kumpul aja sama keluarga. Akupun pengen cepet cepet jalan jalan keluar kota, kalau bisa keluar negeri pas lagi malam Tahun baru-an. Oh ya, buat kalian yang mau keluar negeri. Terutama Jepang, jangan lupa untuk membawa pocket wifi, karena kalau sudah musim-nya, jangan harap wifi hotel dapat diandalkan~

Boro-boro wifi hotel, akses untuk masuknya aja belum tentu dapat dilantai tertentu karena sudah terisi penuh dari blok yang sebelumnya! Sedih kan? Liburan mau tetap update jadi terganggu.

Nah ternyata kalian engga perlu ribet ribet nyari simcard ataupun beli tiket tiap mau jalan (plus kalo di Jepang itu tiketnya harus sesuai, kaya misal beli di Manggarai mau ke Sudirman ya harus kesana, kalo engga ga akan bisa keluar :( ) dan untuk sim card kalian bahkan belum terjamin bisa atau engga, ada paket data atau engga. Soalnya HISGO Travel Indonesia menyediakan hal-hal kaya gini.

Pertama ada IC Card, IC sendiri sebenarnya adalah kartu kalau kalian mau naik transportasi di Jepang yang berisikan e-money gitu. Jadi engga perlu bingung mau top up dimana semiasal disana. Tapi ini bukan buat JR Pass ya, soalnya kalo itu beda lagi gitu. Jadi ini buat MRT atau Buss aja.

Caranya, kalian langsung aja ke home HISGO Travel,



Nanti kalian akan menemukan tombol yang Travel support, setelah itu kalian akan menemukan opsi super banyak yang bisa bikin kalian akan tergiur untuk ngecek satu satu hahahhaa..


Aku akan menjelaskan dua opsi dulu ya.
IC Card sendiri berbeda setiap regional kira kira akan seperti ini 

dok. Japan Rail Pass


Suica (JR East) - Tokyo

PASMO  (PASMO council) - Tokyo

ICOCA (JR West) - Kansai

PiTaPa (KANSAI THRU PASS) - Kansai

TOICA (JR Central ) - Nagoya

Manaca (City of Nagoya Transportaiton) - Nagoya

Kitaca (JR Hokkaido) - Sapporo

SUGOCA ( JR Kyushu) - Fukuoka

nimoca (Nishitetsu and others) - Kyushu

Hayakaken (Fukuoka City Subway) - Fukuoka



Nah disini adanya IC card yang Suica card, kalian bisa memilih untuk persaldo gitu. Jadi misalnya kalian mau pergi beberapa kalo bisa diakumulasi. 
Untuk sekali jalan dengan di jepang itu ada harga berbeda untuk anak-anak dan dewasa. 

Kalau anak-anak sekali jalan biasanya 60 yen - 120 yen. 

Kalau orang dewasa biasanya kalau berbeda 2-4 stasiun harganya 120yen, kalau 4-6 stasiun harganya 220 yen, kalau 5 stasiun keatas biasanya 240 yen kalau udah bener bener jauh gitu bisa 360 yen. Jadi dikira-kira aja, kalian akan kemana dan habis berapa. Sucia sendiri bisa diisi ulang nanti disana. Tapi bisa dibelinya cuma pas di Jakarta, karena kalo kartu sendiri harus penduduk setempat yang punya karena minimal saldo dan masa pakai yang cukup lama, biasanya ada yang tahunan (seinget aku) jadi akan lebih hemat waktu seandainya kalian beli kartu ini. 

Berikitnya adalah Wifi Pocket,
 Jujur ini penting banget, bukan cuma untuk update semata sih. Lebih untuk kita biar engga nyasar dan mudah komunikasi, apa lagi seandainya kamu backpackeran dan individual trip gitu. Soalnya di Jepang semua bisa ditemukan melalui GPS, sayangnya Jepang engga ada wifi gratis bertebaran, beda kaya Korea dan SG kalo di Jepang apa apa bayar wifi nya (mirip Indonesia gitu) jadi Wifi Pocket ini ngebantu banget.

Satu wifi bisa untuk 4 HP biasanya, kalau HP kelima engga akan dapet sinyalnya. Aku waktu itu sekeluarga sekitar 10 orang dewasa paket 2 wifi pockets sih cukup.

Sinyalnya stabil dimana aja. Waktu itu paket yang 7 hari karena lebih murah somehow meskipun aku 8 hari dan menyesal sih karena pas hari ke 8 itu kaya struggling banget karena engga ada wifi sama sekali dimana mana :( even di Bandara itu cuma 30 menit gitu dan susah banget untuk konek.

Kira-kira ini pilihan hari dan biayanya. 
Aku sih menyarankan kalian untuk pesen sebulan-dua bulan sebelumnya karena banyak banget yang pesen, takut keabisan kuota nya. Waktu pas aku sehari itu mau perpanjang engga bisa karena kuota habis dan kalau mau harus 7 hari lagi which is sayang abanget kan? Jadi yaudah deh :') 

Nah kayaknya segitu dulu dari Tiara, kalau mau nanya atau kirim masukan apa lagi berbagi cerita let me know ya! 

Oh ya buat yang pengen tau update Japan beauty product langsung aja ke beautynesia.id 

Untuk detail info lebih lanjut 

[Honest Review + Beauty Event] Review Purbasari Alas Bedak & Purbasari Oil Control Matte Powder Hydra Series (Bonus review lain)

Monday, November 27, 2017

Selamat siang, selama hari senin yang ceria meski diguyur hujan yang cukup deras ya gengs~ 
Aku sendiri suka suasana kaya gini, rasanya kulit jadi lebih bersih karena polusi sudah dibalut hujan. 
Nah mari kita move on ke beberapa minggu lalu dimana aku datang ke sebuah event yang ditemani rintik hujan bulan November ^^

Waktu itu aku di undang Beauty Journal untuk hadir ke Purbasari Gathering, acaranya berlokasi didaerah Jakarta Selatan yang mungkin engga banyak yang tau, tapi syukur alhamdulillah tempatnya sangat homie dan nyaman untuk para bloggers, apa lagi kalau bukan karena pencahayaan yang bagus? Hihihihi, thank you ya team Beauty Journal dan Purbasari. 

Acaranya sendiri dimulai setelah makan siang *kali ini udah nanya dulu hihihi* jadi pas sampai sana kita langsung dibuatin kelompok untuk ber 6 gitu, karena ternyata ada games yang super seru! 


Lucu banget ya dekornya? Dengan nauasan putih gading dan kekuningan acara ini dimulai sekitar pukul dua, dan dibuka dengan sembutan baik pihak Beauty Journal dengan mba Mira dan mba Linda Kayz yang sudah jadi sahabatnya Purbasari banget!

Sayangnya pas mba Linda aku sibuk instastory sampe engga ngeh banget belum foto-foto ahahhaa.

Dia cerita kalau purbasari itu banyak banget yang suka dan produk-produknya dekat banget dihati para pencinta produk lokal. Dia bahkan belum bisa move on dari koleksi Lipstick yang murah meriah tapi juara itu! 

eh ternyata, mereka juga baru meluncurkan rangkaian baru dari koleksi Hydra series. Ini lebih kearah Matte produk gitu. 

 

Nah seperti yang aku bilang tadi, ada games seru yang kita mainkan bersama~
Jadi ada 3 station make up yang menyediakan 

1. Eye MakeUp
2. Complexion
3. Lipstick

Nah masing-masing dari team akan diminta untuk mengitari station itu sampai makeupnya lengkap. 



Untuk game ini kita bagi tugas, untuk yang pertama aku bantuin untuk ambilin barang eyeshadow, 

untuk station kedua, aku kedapetan untuk complexion yang setengah wajah dengan tema glam. Jadi finishing powder yang dipake berbeda dengan yang natural. Seru banget aslik! 

Ketiga baru deh aku dapet jatah buat foto ahahaha. Disini pake lipsticknya juga dimixing gitu, yang kiri glamour dengan Purbasari Hi Matte Liquid Lipstick sementara yang satu lagi dengan Lipstick Matte nya yang biasa. 

Sayangnya kita engga menang hahaha :"
Yaudahlah ya engga papa yang penting seru! 

Lanjut ya sekarang ke review produknya, gantian aku yang coba produk purbasari kaya gimana sih sebenarnya? 


EYESHADOW 

Sedari awal, aku melihat produk ini engga berfokus pada rangakain makeup-nya, boro-boro eyeshadow, nyobain lipsticknya aja sebuah pencapaian baru untuk aku. Selain itu, eyeshadow mereka engga pernah di highlight somehow. Terus pas kemarian bagian games aku engga mendapatkan bagian mata, jadi menurut aku so far semua biasa aja. Normal dan natural seperti pada umumnya. 

Beda cerita ketika aku iseng nyolek palatte yang punya warna orange. Karena jujur, kebanyakan produk lokal fail alias gagal dalam membuat produk ini jadi sebuah produk dengan formulasi juara. Jadi aku cobain aja untuk pertama kali dimakeup tutorial ulang tahu sama beautie squad (linknya dibawah ya). 

Mungkin karena sudah epet sama Liquid lipstick, melihat rangakaian eyeshadow jadi kaya cuci mata aja. 


Pas aku balur dimata, kok ya warna kuningnya mentereng banget? Eh~ kaya engga percaya gitu. Meski hasil akhirnya kaya shimmer kearah satin gitu. 

Aku swatch ditangan dan kaget. 
Lah? Bagus bener! Ini sekali aja, engga pake pemaksaan kok swatchnya. 
Yang paling PR tuh kalau di swatch pake tangan, pas pake brush bubar jalan pigment-nya dan ini engga! Like I really in love with it! Bagus banget >_<!

Aku juga review nanti dibawah soal daya tahan dan lain-lain ya. So far untuk shade ini aja, aku kasih nilai 9/10! 

Dalam kemasannya itu juga ada 2 brush yang engga bikin aku pusing kalau harus ngakalin pake ujung brush yang mana lagi. So far aku puas banget untuk palet yang ini. Semoga mereka mengeluarakan eyeshadow palet sejenis ya. 

Untuk package-ing nya sih memang bukan favorit aku banget ya, warannya putih dan rada bulky somehow jadi rada PR kalau harus aku masukin ke dalam pouch gitu. 


ALAS BEDAK ; FOUNDATION 


★  Kemasan 

Untuk kemasannya sendiri, warnanya super iconic dengan warna orange yang menjadi tutup produk ini. To be honest, seandainya engga direkomen salah seorang pembaca blog ini, kemungkinan kecil aku akan coba produk ini. Jujur aja, aku rada lelah mencoba produk complexion yang engga cocok diaku. Tapi aku akhirnya mencoba. Oke, kemasannya berbahan plastik. Engga terlalu lovely I know but, what you can expect dari produk seharga 12.000? 




Dengan detail kemasan tube yang punya tutup untuk produk dan pengaman agar dia engga tumpah aja udah bagus banget! 

★ Bahan-bahan 

Untuk bahan-bahan produknya, karena aku bukan expert jadi aku pake aplikasi aja untuk ngecek produk ya~ Jadi untuk produknya tanpa Alkohol & Sulfate! 
Tapi disamping itu ada Paraben nya. 



Untuk skintype nya sih bisa apa aja, produk ini dengan bahan dasar air jadi cukup aman dan ada beberapa produk yang membuat komedoan seperti Myristyl Myristate & Talc 

★ Tekstur & Aroma

Untuk texturenya, dia bentuknya cukup cair tapi masih dalam kategori creamy sih.
Untuk shade aku dapet yang natural dan kuning langsat. Yang Natural punya cold undertone jadi cocok buat yang punya nadi warnanya lebih ke arah biru dan punya wajah pinkish gitu.

Sementara yang kuning langsat ya, yang kaya aku, yang undertone warm dengan nadi berwarna kehijauan. Hehehe

Setelah diaplikasikan, dia akan bahas terus sampai kita setting dengan powder. Jadi pastikan kalian setting ya. Meskipun waterbase dia butuh cukup lama untuk nempel. Terbaiknya sih diaplikasikan dengan sponge ya, biar hasilnya lebih nyerep dan natural.

Oh ya, Alas bedak ini sifatnya engga build-able jadi kalau kalian mau pake natural ya dibuat titik-titik aja. Kalau mau langsung full coverage, langsung ditumplek banyak dan di tap-tap sampai dia cukup ngeset sebelum kemudian di pulas dengan powder ya. 

Tapi temenku, kak Erny punya pengalaman berbeda nih sama produk ini, bisa dilihat disini ya
Malah kalo kak Erny beli dipasar harganya 9000-an, dia sendiri pake itu untuk hari-hari, jadi kaya BB Cream aja. Memang hasilnya super light kalau dipakai secara normal.

dan dia engga ada aroma annoying kok. So far so good! 


PURBASARI HYDRA SERIES : 
OIL CONTROL MATTE POWDER

★ KEMASAN

berbeda dengan produk Purbasari pada umumnya, produk yang ini justru punya kemasan dengan dominasi warna hitam dan emboss berwarna emas yang menurut aku lumayan cantik dengan detail kaca dibagian atasnya. Tapi memang jadi mengingatkan aku pada lipstick andalan satu itu.

Berbeda dengan series yang pink putih, kemasan yang ini lebih pipih dan simple, jadi muat diselipan~ jadi bisa disimpulkan aku lebih suka dengan kemasan plastik satu ini.  




Untuk produk ini, infromasi produk ada di dus berwarna hitam senada dengan bahan dove.


Nah dibagian belakangnya bolong, jadi kalian bisa tau dan engga akan salah shade dengan bagian bolong ini. 

★  Bahan-bahan 

Untuk bahan-bahan produknya, ternyata justru produk baru ini engga seaman produk pendahulunya. Karena ditemukan alkohol, paraben, dan beberapa hal yang harus diwaspadai sama jenis kulit tertentu (tap the photo for details) tapi menurut aku sih masih dalam kategori aman. Aku sendiri make produk ini langsung (hanya beralaskan skincare) masih bisa dipake, engga gatel. Biasanya aku pake bedak doang rawan gatel. Pake ini sih alhamdulillah engga gatel hahaha. 

★ Tekstur & Aroma 

Untuk texturnya, jujur ini lebih ringan dan memang ditujukan untuk produk harian. Jadi semua aman aman aja. Aku selalu pake ini dengan brush besar karena itu yang direkomendasikan oleh pihak Purbasarinya. Untuk penggunaan dengan sponge nya sendiri, pemakaiannya engga terlalu RP dibanding bedak yang satu lagi. Ini lebih mudah diblend. Warna nya ada Natural dan Honey Beige, keduanya somehow punya efek mencerahkan. 



★ Review 



Jujur reviewnya akan lebih lengkap di video ini 
karena aku nunjulin juga setelah pemakaian 12 jam dan kalian bisa lihat secara live!


Untuk disini aku akan review mulai dari eyeshadow ya~

Untuk eyeshadow 4/5 

Keseluruhan nilainya segitu, berbeda dengan nilai yang diatas ya. Karena produknya masih belum lengkap dan praktis. Pigmentasi warnanya mengejutkan dan syukurnya bagus ke arah yang positif untuk aku. Semoga warna yang lain begitu. Untuk di blend dia cukup mudah. Sukak! 



Untuk Fondation 3.7/5

Ini bisa banget aku kasih 4 kalau kemasannya, tutupnya engga copot-copot. Sebenarnya itu engga menganggu sih karena dia syukurnya engga keluar meski buka gitu. Jadi memang kalau posisinya vertikal kebawah aja akan keluar huehehe tapi tetep aja kan bikin worry ya. Untuk orang yang engga tau cara pakenya akan cukup kesel sih karena susah banget untuk dapet coverage yang kalian inginkan! Tapi untuk daya tahan tanpa bedak, aku coba kiri kanan cuma bisa bertahan 4-6 jam aja dan ini aku pake semi full coverage ya, berbeda dengan yang di video. 

Temenku sempet ada yang nanya, bahaya engga sih pake foundation se lebay itu?

Aku jawab jujur, semua foundation yang dipakai sebanyak itu pasti akan bikin lebih cepet komedo-an. Semuanya! tanpa kecuali, apa lagi kalau kalian engga triple cleansing. 
So far di aku efek sampingnya paling kelihatan setelah seminggu justru bukan komedo, bukan jerawat juga tapi bekas jerawatku yang kemaren-kemaren engga mau kering gitu.

jadi stand still tetap bekas jerawat kemerahan seperti foto yang pertama kalian lihat :')

Sesunggguhnya itu juga masih jadi perdebatan karena aku belum nemu sabun muka yang cuco meong lagi setelah sabun Clinique ku abis dan masing mencari yang tepat hiks. 

Terakhir, 

Untuk Purbasari Hydra Series Matte Powder Control Oil 3.5/5

Ini menurut aku, bagus!
Untuk produk lokal yang punya control oil sebagus ini + engga bikin aku bersin/gatel, ini juarak! Nambahin daya tahan 2-3 jam. Aku juga pas pake ini engga lagi baked bawah mata aku. Tapi ya PR nya kalian harus punya brush besar berbeda untuk mengaplikasikan produk ini dengan baik. 

Bikin patchy? so far dikulit berminyak aku engga. Aku sih sedikit merasanya produk ini bikin wajah aku lebih seger, dan aku suka matte nya dia engga yang bikin death matte gitu! 


Nah segitu dulu ya dari aku? kalau kalian punya pendapat dan pengalaman lain plus mau nanya apa aja. Langsung aja dikomen ya~ Thank you. 


[Tips] Makeup Ulang Tahun Murah dan Natural - Kolaborasi Beautie Squad

Wednesday, November 22, 2017

Hallo selamat sore ditengah hujan deras yang menghangatkan dan penuh kerinduan. 
Untuk pertama kalinya Tiara berkolaborasi dengan Beautie Squad untuk Birthday Make Up Collaboration bareng 70an perempuan ketjeh!

Penasaran engga sih make up seperti apa yang Tiara buat?

Okeh langsung aja, Make Up nya Natural!


Loh kok Ulang Tahun make up nya Natural? Sebenarnya lebih karena ada produk-produk lokal yang melatar belakangi make up kali ini. Belum lagi, kita biasanya engga mau Make Up ulang tahun terlihat melenong dan juga Tiara mau mempermudah mereka-mereka yang baru aja belajar Make Up plus yang punya dana terbatas. 

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan untuk Makeup ulang tahun.

1. Produk memiliki daya tahan lama, seperti kebanyakan perayaan~ sebagai bintangnya kalian pengen dong punya makeup tahan seharian. Jadi pastikan kalian pake base yang bagus, kalo bisa facial dua hari sebelumnya jadi kulitnya udah cakep tapi juga engga kaget karena baru kena proses kimia gitu. .

2. Pemilihan warna riasan dengan gaun yang kalian gunakan. Seandainya kalian menggunakan gaun berwarna terang, ada baiknya make up kalian lebih soft, boleh natural boleh festive asal jangan nabrak. 

Seandainya punya warna yang dominan seperti merah, kuning, hijau, orange dan fuchia. Baiknya kalian menggunakan riasan yang lebih natural, dengan sentuhan eyeshadow yang memiliki eyeshadow corner luaran dengan warna coklat atau gelap jadi engga terlalu aneh. 

Kan engga lucu kalo pake baju merah fanta ditabrak dengan eyeshadow merah biru. Bisa sih sebenernya tapi kalau kalian sudah cukup paham paduan warna. Ini baiknya dihindari oleh pemula. 

3. Gunakan make up secara sewajarnya, karena ini acara ulang tahun. Meski Anda terlihat bertambah usia. Kamu pasti ga pengen kelihatan 'tua' gitu, jadi kalau bisa hindari warna warna mati seperti olive oil, ungu gelap, maroon dan lainnya (biasa yang fall/Autumn) tapi kalau kamu bisa menyeimbangi dengan riasan yang lebih natural atau lipstik yang sewarna dengan bibir kamu~


Produk yang aku gunakan kebanyakan dari Purbasari, karena produk lokal satu ini engga kalah ketjeh dan cetar banget. Warnanya yang pigmented menjadikan make up nya tahan lama dan pas banget untuk acara ulang tahun. 


Dimulai dengan bare face yang disiapkan dengan skincare penting banget untuk pake SKINCARE pas mau pesta biar muka kita engga cape dan pastinya juga siap <3 

Aku buat make up ulang tahun ini fun dengan foundation yang aku bentuk-bentuk, selain itu tujuannya  untuk mendapatkan coverage yang aku mau dengan produk ini. 

Karena Foundation Alas Bedak Purbasari ini harganya 12.000 dan kalo engga 'becek' make nya, engga akan dapet coverage yang aku mau. 

Baru kemudian dipulas dengan eyeshadow mata kita, warna-warna nya didominasi dengan gold dan coklat, simple dan bisa dipakai ke segala usia pastinya. 


Tadaaa... ini hasilnya, aku make up simple banget tapi semoga kena ya?
Aku akan buat tutorialnya juga di youtube ya nanti. 


Sebelumnya kalian bisa cek member BEAUTIE SQUAD lainnya yang udah make up cetar membahana semua! 


Gimana cantik semua kan? mereka semua punya cerita loh dibalik makeup nya. Karena semua ingin terlihat memukau dihari ulang tahun kan!


Cantik-cantik banget ya mereka? Uch!

Btw, Happy Birthday untuk Beautie Squad yang pertama! Semoga panjang umur dan makin HITZ!


Yuk blogwalking ke temen blogger yang juga buat make up ultah!
Mari berkunjung~ : Blog Niia Santoso


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...