Top Social

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

[Health] Bumi-ku | A Beautiful Planet #Canada150

Thursday, December 28, 2017
"Mengetahui kita mengambil terlalu banyak tanpa memberikan yang kembali, dan ia menunjukan bahwa dirinya ia dalam bahaya" - Jennifer Lawrance

'Ia' adalah sebuah rumah. 

'Ia' adalah sebuah jendela.

'Ia' adalah sebuah nyawa.

'Ia' adalah sebuah kehidupan.

'Ia' adalah sebuah napas. 

'Ia' adalah sebuah teman.

'Ia' adalah sebuah pelindung.

'Ia' adalah sebuah tanah yang tak pernah salah. 


Bagaimana kalian menggambarkan sosok 'Ia'? bahwa sejatinya 'Ia' adalah Bumi. 

Iya, sesuai judul postingan ini. 

Bumi-ku. 

Bumi bukan hanya milik 'saya', tapi milik 'ku' untuk setiap mahluk yang berada dengan anugrah dan kekayaan dari bumi itu sendiri. Aku termasuk didalamnya. Kalian? sudah pasti iya. 
Bahkan mahluk astral pun membutuhkan energi yang dihasilkan dari bumi bukan?

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Dengan sudut pandang berbeda 
 sebuah film yang dipimpin oleh Toni Myers dan
Direktur fotografi James Neihouse tercipta, 
mereka memilih menggunakan kamera digital untuk membuat sebuah film dokumenter berupa
citra Bumi dari luar angkasa dengan judul " A Beautiful Planet".

Dalam film yang ditayangkan pertama kali di Indonesia, kerja sama antara kedutaan Canada dan IMAX, menghadirkan pengalaman baru bagaimana kita melihat bumi. 

Saya dan para teman aktivis lingkungan diajak untuk melihat keindahan bumi dari SpaceX Dragon, sebuah pesawat ruang angkasa yang berisikan astronot yang telah dilatih selama 9 bulan untuk secara konstan mengamati bumi selama satu tahun lima bulan dengan hasil akhir film berdurasi 47 menit yang pure pemandangan asli bumi dari garis horizon. Bukan editan belaka.

Sumber : NASA's Earth Observatory (wikipedia)
Aku sendiri engga bisa bilang banyak, film ini sukses bikin takjub dan bersyukur banget bahwa kita masih bisa hidup dan berkesempatan untuk melihat Bumi dari berbagai sisi. 
Cara mereka berkolaborasi dengan Nasa menjadi sebuah pengalaman baru untuk kita melihat secara langsung kehidupan ini. Selain itu kita juga diajak untuk ikut melihat kehidupan para astronot yang ada disana, mulai dari kewajiban mereka untuk space walking, olahraga biar tulanngnya engga kropos dan cara mandi yang unik! menarik kan? soalnya disana mereka save water banget loh~
Bahkan mengelola kembali keringat mereka :')

Oh ya ada satu yang lucu, dimana mereka mencoba menanam tanaman di kapal luar angkasa mereka, rasanya juga jadi beda loh! 
Film ini menampilkan kilau cahaya kota di malam hari, menampilkan gunung es yang semakin menipis dan bahkan bila dalam 20 tahun kita masih kekeh dengan sikap yang apatis terhadap kelangsungan bumi ini, kota seperti New Orleans bisa hilang karena air yang naik setinggi 100cm.

Kalau disini ibaratnya Jakarta utara sudah babay, bali bisa kehilangan 1/5 lahannya dan banyak pulau di Indonesia yang akhirnya benar-benar hilang.

Jadi film ini juga sukses bikin kita ikutan khawatir.





Untuk kalian yang mau lihat cuplikannya seperti apa bisa langsung lihat di video yang ada diatas. 

Penayangan film dokumenter ini bukan tanpa alasan, hal ini di dorong oleh Mr H.E. Peter MacArthur Duta Besar Canada untuk Indonesia yang menginginkan masyarakat Indonesia juga sadar dan paham bahwa sebenar-nya ada hal penting yang kita sepelekan selama ini.

selain itu Mr. Peter juga menjawab beberapa kerja sama yang dilakukan Indonesia dan Canada seperti ikut dengan ASEAN+Canada yang sama-sama membantu menjaga ekosistem kita <3 

Mulai dari berhemat energi, mencoba kembali kepada alam dan mau berdiskusi dengan alam lagi untuk membangun negeri yang kita cintai ini.  Dalam acara press confrance juga dihadiri oleh mba Nina Tamam yang sejak lama mulai kembali menggalakan hal-hal positif yang kembali pada alam dan tidak merusak lingkungan, contohnya menurut beliau adalah dengan tidak menggunakan produk olahan Minyak Kelapa Sawit, biasanya jadi Castrol Oil yang jadi salah satu musuh terbesar ketika musim kemarau, menggunakan 'lahan' hutan sebagai kebun kelapa sawit dadakan :(


Ada hal lucu juga yang disampaikan oleh mba Nina, bahwa dengan menonton film ini kita jadi tahu bahwa bumi itu bulat! Hihihi..


Jangan lupa untuk berfoto dengan seluruh rekan aktivis, Duta Besar dan mba Nina sebagai selebriti aktivis lingkungan.


Terimakasih untuk Kedutaan Besar Canada dan Change.org yang mengajak kita kembali untuk sama sama lebih baik ditahun ini dan mendatang agar bumi-ku tetap bernapas dan hidup!






Post Comment
Post a Comment