Top Social

BEGINS WITH LOVE YOURSELF FIRST
BEAUTY. HEALTH. TIPS.

[Health] Bahaya Menahan Buang Air Kecil dan dampaknya

Tuesday, June 20, 2017



Hollahope semuanya! 

Uuuhh, bulan puasa sudah mau selesai sebentar lagi, dan masa mudik pasti dateng dong!
Siapa yang selalu mudik setiap tahunnya? Pasti cukup banyak ya, sayangnya aku sendiri sudah jarang mudik. Tapi, kalau kalian tau, ada satu hal yang jadi kebiasaan bagi yang mudik melalui darat, alias nyetir maupun naik bis! 

Harus selalu berhenti rest area atau pom bensin terdekat karena menahan buang air kecil! 
Kadang ini menganggu banget, apa lagi kalau bukan anak-anak, jadi engga bisa pipis sembarangan 
dipinggir toll, tapi kalau dipikir-pikir, engga sehat juga buat menahan buang air kecil ini loh!

Soalnya ini menyebabkan bakteri dapat masuk ke kandung kemih melalui urethra kita, dan ini biasanya terjadi pada perempuan karena jalur urethra kita yang cenderung lebih pendek dibanding laki-laki, menurut health line satu dari tiga perempuan pernah mengalami kejadian ini, 
dampak ringan nya adalah justru malah anyang-anyangan, alias pengen pipis terus menerus dan ini cukup menganggu, dampak beratnya sampai ke infeksi saluran kemih :( dan pastinya, iritasi hingga pembengkakan vagina... oke ini serem banget ya T^T

Gejala anyang-anyangan itu seperti, 


Pingin untuk buang air kecil, sering! meski kadang engga pipis juga pas udahannya. 

Buang air kecilnya lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit

Nyeri pada area kewanitaan dan kadang sampai ke pinggul 

Kalo pada laki-laki , akan menimbulkan gejala nyeri pada bagian nya (?).
(biasanya karena ada kelainan atau pembesaran prostat)

berasa perih/ngilu/sakit ketika buang air kecil.

Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.


Jujur Tiara sendiri sering banget mengalami anyang-anyangan ini, aku tuh kayaknya memang pendek banget si saluran buang airnya, jadi kaya, kalau minum banyak langsung aja meloyor ke kamar mandi bolak balik, sampai kalau lagi nonton suka di protes karena lewat lewat mulu, kalau lagi nonton streaming selalu jadi tukang 'pause' yang menyebalkan! Iya lah, lagi adegan seru-serunya pipis. 

Tapi untungnya karena itu aku jadi engga sampai kena infeksi saluran kemih, ini kayaknya keturuan dikeluarga sih. Kakak ku yang ketiga juga sama kaya aku, beda nya anak ini fokus banget! 
Sampai akhirnya pas lagi kerja suka menahan pipis, akhirnya dia di vonis dokter kena infeksi saluran kencing dan ini
engga main main sakitnya, 

terdengar kaya, ah infeksi saluran kencing aja. Tapi infeksi ini bikin dia demam sampai 40 derajat, engga cuma itu, kalian harus minum banyak untuk menurunkan suhu panas di tubuh tapi ketika kalian pipis,  syakid nya bukan main! Sakit banget.. nget.. et... 
Dia bisa nangis cuma buat buang air kecil doang, soalnya memang saluran nya kan kaya infeksi alias luka gitu kan ya, jadi buat buang air sakit banget. Kalo kena 'pukul' yang laki aja sakit. apa lagi 
kalau ini luka menih sakit pisan atuh :( 
Akhirnya memang dia harus ke dokter dan dibuat resep oleh dokter, agar dapat antibiotik dan akhirnya dia jadi orang yang paling ogah buat menahan pipis nya lama-lama.

Nah kalau tadi kan kakak aku kena nya bagian kencing nya, tapi sejatinya ada beberapa tipe 
dari si komplikasi akibat 'males buang air' ini, dikutip dari AloDokter

infeksi ini dibagi berdasarkan bagian sistem kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda, seperti:

  • Ginjal (pielonefritis akut): nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah.
  • Kandung kemih (sistitis): perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine.
  • Saluran kencing (urethritis): kemaluan terasa perih saat buang air kecil. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri sistem gastrointestinal dari anus ke saluran kemih.

Serem banget kan gengs? Iyalah, wong cuma karena males kecing bisa kemana-mana akibatnya, tapi ada beberapa penyebab lain nya loh, engga cuma males kencing aja, meski itu memang yang paling besar kontribusinya anyang-anyangan itu sendiri, 

Faktor yang menyebabkan anyang-anyangan atau frequent urination

1. Kamu perempuan

Hahahaha iya, seperti yang aku sebut diatas tadi, perempuan punya saluran yang lebih pendek, 
kemungkinan untuk menjadi anyang-anyangan 50% lebih akan ada terus dibanding laki-laki

2. Cara membilas yang kurang tepat

Ketika kita membuang air, pastinya kita harus 'cebok', nah disini letak yang berbahaya. 
Kadang ada beberapa kalangan yang enggan untuk cebok, dengan alasan air nya belum tentu
bersih atau perempuan biasa nya menghindari area itu menjadi lembap dan kemudian menghitam, 
nah itu salah banget! Soalnya kalau kita engga bilas dengan air, sisa bakteri dan urin yang tercampur dengan zat berbahaya engga terbilas, si bakteri dan zat lain tadi bisa menginfeksi sekitar.

Alternatifnya bisa menyediakan tissue basah (yang baby wipes) non alcohol untuk daerah itu. 

Selanjutnya ketika kalian bilas, kalian basuh dari bagian belakang ke depan, padahal itu juga beresiko membawa bakteri dari bagian anus ke depan, meski kita engga merasa tapi nyata nya itu bisa terjadi gengs, jadinya bukan bersih tapi nyari penyakit!

3. Punya kantung kemih yang kecil

Iya, engga semua orang punya 'kantung' yang besar, begitu pula dengan aku nampaknya.
Terlebih kalau kalian punya 2 faktor ini : gemuk dan hamil. 
Ketika gemuk, lemak kalian akan menutupi dan 'turun' ke arah kantung kemih dan menekan nya, 
begitu pula konsep orang hamil, janin nya pasti mendorong kantong kemih makin ke bawah.

Untuk itu, baik yang punya turunan kantung kemih kecil, sebaiknya kalian melakukan olahraga yang mengencangkan ototr perut. Ini terbukti bagus untuk melatih ototr daerah bawah!

4. Kekurangan hormon & Imun

Kalau ini, biasanya bagi mereka yang kekurangan hormon estrogen yang mengatur kondisi kewanitaan, menyebabkan perempuan juga bisa anyang-anyangan. Terlebih kalau memang sudah menopause, ini bisa membuat infeksi saluran kemih makin tinggi soalnya kadang males minum dan malas buang air kecil. Selanjutnya adalah karena kita punya penyakit diabetes, anyang-anyangan yang berkelanjutan bisa jadi ciri-ciri nya, karena penurunan imun dan mempercepat proses pembuatan urine dan kegagalan mem filter kandungan glukosa dalam saluran kecing tadi. 

Kalau ini pastinya ke dokter, karena sudah memasuki zona berbahaya.


Nah beberapa tips untuk mengatasinya secara medis adalah kalian bisa mengkonsumsi lebih banyak air dari biasanya, bila sudah pada tahapan demam kalian bisa mencoba dengan minum parasetamol sebagai pereda nyeri, ketika sudah mulai kompleks bisa mengatasinya dengan meminum Ibnuprofen sebagai anti-peradangan (sumeber : Halo Sehat).

Kalau sudah lebih lanjut bisa ke Dokter, tapi biasakan dari diri sendiri dulu untuk teratur.


Kalau Tiara sendiri lebih memilih jalur alami atau alternatif, dengan mengkonsumsi makanan yang membantu proses ini lebih baik, seperti

1. Buah Cranberry

Kandungan vitamin C nya yang tinggi di klaim mampu untuk membantu mengurangi anyang-anyangan sebelum infeksi, namun bisa juga menjaga agar tidak datang infeksi kembali.
Caranya adalah dengan men-jus cranberry murni, dikonsumsi dari 50mg-150mg sehari, tapi kalau kalian punya maag baiknya jangan karena takut terlalu asam. 
Proses jus nya sendiri harus single alias engga boleh dicampur sama yang lainnya, alternatif nya kalau aku (biar simple) dengan minum Uri - Chan (dijelaskan dibawah).

2. Jeruk Nipis 

Caranya dengan meminum perasan air jeruk nipis hangat (boleh ditambah gula setengah sendok) dua kali sehari, jadi kalian peras jeruk nipis ditambah air, tapi hati-hati ini juga bahaya untuk yang maag dan kadang kurang efektif kalau kadar nya kurang. 

3. Rebusan air sirsak

Kalau tadi jeruk nipis peras, kalau sirsak cukup direbus aja. Jadi, kalian cukup merebus sirsak satu buah yang dikupas bersih kemudian direbus dan minum air rebusannya. Ini juga 2x sehari. 

4. Jahe

Kalau yang murah meriah dan mudah pastinya makan jahe aja. Iya, di jahe ini bisa kalian gado kalau berani, atau kalian bakar satu bar kemudian digeprek dan direbus dengan air 2 gelas, baru lah kalian minum air rebusannya saat masih hangat 2x sehari juga. 

Kalau alternatif tadi, aku dikenalin sama Blogger Perempuan Uri-Chan ini, 
kemarin sempat dapat 3 saset, ukurannya kecil banget jadi kaget juga, masa iya bisa membantu masalah anyang-anyangan engga pake ribet?

Ternyata Uri Chan ini punya kandungan Craberry sampai 375mg! Jadi kandungannya cukup tinggi, dengan tambahan zat-zat yang bermanfaat untuk menjaga saluran kemih tapi aman banget untuk dikonsumsi tanpa ribet, kalau aku sih personaly minum ini dengan 2 cara



Aku seduh dibotol ukuran 500mL atau justru aku minum di kemasan 50mL aja. 
Amazing nya, meski dilarutkan di air yang 10x lipat lebih banyak, rasa Cranberry yang asem manis masih terasa di botol dan aku larutinnya juga bisa dengan air dingin, jadi engga harus menggunakan air hangat seperti minuman alami lainnya yang harus hangat, jadi bisa seger abis minum ini.

Hasilnya sih menurut aku karena cuma 3x minum belum maksimal, 
tapi sejak minum pertama kali, aku biasanya min. 5x bolak balik kamar mandi abis imsak, sekarang jadi 3x saja cukup. Engga terlalu banyak kan?

Lumayan banget kalau kalian engga mau repot dan lebih sehat, rasanya juga enak dan engga bikin asam lambung dan maag ku kumat sih <3


Nah segini dulu cerita dari aku, kalau kalian punya pengalaman monggo di share ya!





Post Comment
Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...